- Meta resmi meluncurkan fitur keamanan iklan baru di Threads untuk memberikan kendali lebih besar kepada para pengiklan.
- Pengiklan kini dapat memblokir konten sensitif melalui kerja sama dengan mitra keamanan pihak ketiga yang telah ditentukan.
- Pembaruan ini bertujuan menjaga kepercayaan merek dengan memastikan penempatan iklan tetap aman di seluruh platform milik Meta.
Suara.com - Meta resmi menghadirkan pembaruan fitur keamanan iklan di Threads dengan teknologi kontrol kesesuaian merek yang lebih canggih.
Langkah ini memungkinkan pengiklan memblokir konten tertentu agar iklan tidak muncul berdampingan dengan unggahan yang dianggap sensitif atau tidak sesuai dengan citra merek.
Pembaruan terbaru tersebut menghadirkan fitur daftar blokir konten pihak ketiga di Threads Feed, yang sebelumnya lebih dulu tersedia di Facebook serta Instagram Feed dan Reels.
Meta menjelaskan fitur baru ini kini didukung oleh empat mitra keamanan dan kesesuaian merek, yakni DoubleVerify, Integral Ad Science (IAS), Scope3, dan Zefr.
“Meta senantiasa memberikan lebih banyak kontrol dan transparansi kepada pengiklan atas lingkungan merek mereka di seluruh platformnya,” tulis Meta dalam pengumuman resminya, Rabu (20/5/2026).
Menurut Meta, daftar blokir konten dirancang agar pengiklan dapat menghindari penempatan iklan di samping konten yang dinilai tidak sejalan dengan identitas merek mereka.
![Logo Meta. [Pixabay]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/02/20/42722-logo-meta.jpg)
Pengiklan nantinya dapat bekerja langsung dengan mitra pihak ketiga untuk menentukan kategori konten apa saja yang ingin diblokir dari penempatan iklan.
Selain itu, fitur tersebut juga dapat digunakan bersamaan dengan filter inventaris bawaan Meta untuk meningkatkan kontrol keamanan iklan secara lebih personal.
Meta mengklaim lebih dari 99 persen konten yang muncul di samping iklan pada Feed dan Reels di Facebook, Instagram, hingga Threads telah dinilai aman bagi merek berdasarkan evaluasi independen dari mitra keamanan mereka.
“Lebih dari 99 persen konten yang muncul di samping iklan di Feed tetap aman bagi merek di Facebook, Instagram, dan Threads,” lanjut pernyataan Meta.
Tak berhenti di situ, Meta juga memperluas kerja sama dengan mitra baru untuk memperkuat sistem verifikasi keamanan iklan di platformnya.
Dalam beberapa bulan ke depan, pengiklan disebut akan dapat menggunakan layanan dari Channel Factory dan Protected by Mediaocean untuk pengelolaan keamanan dan kesesuaian merek.
Langkah ini dinilai menjadi strategi penting Meta dalam menjaga kenyamanan pengiklan sekaligus meningkatkan kepercayaan brand terhadap ekosistem iklan digital di Threads yang terus berkembang pesat.