Harga PS5 Melonjak, Sony Hadapi Tuntutan Hukum di Amerika Serikat

Husna Rahmayunita, Rezza Dwi Rachmanta

Rabu, 20 Mei 2026 | 18:15 WIB
Harga PS5 Melonjak, Sony Hadapi Tuntutan Hukum di Amerika Serikat
Ilustrasi PS5 dan PS5 Pro. [PlayStation]
baca 10 detik
  • Sony hadapi gugatan hukum dari gamer di Amerika Serikat terkait harga PS5.

  • Konsumen menuduh Sony meraup keuntungan ganda dari kebijakan tarif impor lama.

  • Perusahaan teknologi lain seperti Nintendo dan Amazon juga terseret polemik serupa.

Suara.com - Sebelum kebijakan lonjakan karena krisis chip memori, harga PS5 meningkat karena masalah 'Tarif Trump'.

Raksasa teknologi asal Jepang, Sony Interactive Entertainment, kini harus menghadapi tuntutan hukum dari para pelanggan.

Gamer di Amerika Serikat baru saja melayangkan gugatan class action yang menuduh Sony mengambil "keuntungan besar" dari kenaikan harga PlayStation 5 (PS5).

Masalah bermula dari kebijakan tarif impor era pemerintahan Trump yang memicu lonjakan harga perangkat elektronik, namun belakangan kebijakan tersebut dibatalkan oleh hukum.

Gugatan yang diajukan di California awal bulan ini menuntut pengembalian dana bagi siapa pun yang membeli konsol PS5 selama periode kenaikan harga tersebut.

Cukup menarik, konflik hukum berakar pada keputusan Sony menaikkan harga PS5 pada Agustus 2025.

Saat itu, Sony berdalih bahwa langkah tersebut diambil karena "lingkungan ekonomi yang menantang."

Namun, situasi berbalik ketika Mahkamah Agung AS memutuskan dengan suara 6-3 bahwa tarif yang diberlakukan di bawah Undang-Undang Kekuasaan Ekonomi Darurat Internasional tidak memiliki dasar wewenang sah.

Keputusan pengadilan tersebut mewajibkan pemerintah federal mengembalikan dana tarif kepada perusahaan yang terdampak. Di sinilah letak masalahnya bagi para konsumen.

baca juga

Gugatan tersebut mengklaim bahwa Sony telah membebankan biaya impor tambahan kepada pelanggan, sementara di sisi lain, mereka juga menerima pengembalian dana dari pemerintah.

Praktik ini dinilai menciptakan "keuntungan ganda" yang merugikan dompet gamer.

Penggugat berpendapat bahwa konsumen membayar harga lebih mahal untuk menutupi biaya yang pada akhirnya justru kembali ke kantong perusahaan.

Mengutip Engadget, Sony tidak sendirian dalam menghadapi badai hukum ini. Nintendo sebelumnya telah menghadapi gugatan serupa pada April, meskipun mereka juga balik menggugat pemerintah AS atas kerugian finansial akibat tarif tersebut.

Nama-nama besar lain seperti Amazon, Nike, dan Adidas pun turut terseret dalam polemik serupa.

Meski demikian, perlu dicatat bahwa hingga kini belum ada bukti Sony sengaja melakukan pelanggaran hukum.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rayakan Satu Dekade Perjalanan, Headphone Mewah Sony WH-1000X The ColleXion Rilis

Rayakan Satu Dekade Perjalanan, Headphone Mewah Sony WH-1000X The ColleXion Rilis

Tekno | Rabu, 20 Mei 2026 | 14:09 WIB

Penjualan PS5 Anjlok usai Harga Naik, Sony Pastikan PS6 Sudah Dalam Pengembangan

Penjualan PS5 Anjlok usai Harga Naik, Sony Pastikan PS6 Sudah Dalam Pengembangan

Tekno | Sabtu, 09 Mei 2026 | 17:13 WIB

Sony Xperia 1 VIII Segera Debut, Pakai Chip Terkencang Qualcomm dan Fotografi Premium

Sony Xperia 1 VIII Segera Debut, Pakai Chip Terkencang Qualcomm dan Fotografi Premium

Tekno | Jum'at, 08 Mei 2026 | 14:50 WIB

Penerus Kejayaan Patapon, Ratatan Bersiap ke Konsol pada Bulan Depan

Penerus Kejayaan Patapon, Ratatan Bersiap ke Konsol pada Bulan Depan

Tekno | Senin, 27 April 2026 | 09:56 WIB

Terkini

Langganan Strava Kena Pajak, Ini 4 Aplikasi Lari yang Bisa Dipakai Gratis

Langganan Strava Kena Pajak, Ini 4 Aplikasi Lari yang Bisa Dipakai Gratis

Tekno | Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:08 WIB

Oppo Reno16 Series Resmi Rilis, Ini Harga, Spesifikasi, dan Fitur AI Terbaru di Indonesia

Oppo Reno16 Series Resmi Rilis, Ini Harga, Spesifikasi, dan Fitur AI Terbaru di Indonesia

Tekno | Sabtu, 04 Juli 2026 | 09:28 WIB

Tak Bisa Lagi Pakai NIK Orang Lain, Registrasi SIM Kini Wajib Scan Wajah

Tak Bisa Lagi Pakai NIK Orang Lain, Registrasi SIM Kini Wajib Scan Wajah

Tekno | Sabtu, 04 Juli 2026 | 08:48 WIB

Reddit Kembali Dibuka di Indonesia, Komdigi Ungkap Alasan dan Syaratnya

Reddit Kembali Dibuka di Indonesia, Komdigi Ungkap Alasan dan Syaratnya

Tekno | Sabtu, 04 Juli 2026 | 07:17 WIB

8 Rekomendasi Laptp Murah RAM Besar di Bawah Rp 10 Juta, Cocok untuk Pelajar dan Mahasiswa

8 Rekomendasi Laptp Murah RAM Besar di Bawah Rp 10 Juta, Cocok untuk Pelajar dan Mahasiswa

Tekno | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:35 WIB

Registrasi Kartu SIM Pakai Biometrik Mulai Berlaku, XLSMART Ungkap Nasib Pelanggan Lama

Registrasi Kartu SIM Pakai Biometrik Mulai Berlaku, XLSMART Ungkap Nasib Pelanggan Lama

Tekno | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:14 WIB

XLSMART dan Kemnaker Luncurkan Future Ready, Siapkan 1 Juta Talenta Digital dan 1.000 Peluang Kerja

XLSMART dan Kemnaker Luncurkan Future Ready, Siapkan 1 Juta Talenta Digital dan 1.000 Peluang Kerja

Tekno | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:16 WIB

Sony Berhenti Produksi Game Fisik PlayStation mulai 2028, Hanya Digital Saja!

Sony Berhenti Produksi Game Fisik PlayStation mulai 2028, Hanya Digital Saja!

Tekno | Jum'at, 03 Juli 2026 | 15:20 WIB

3 Pilihan HP Samsung 3 Kamera Belakang Termurah, Hasil Foto Tajam dan Performa Kencang

3 Pilihan HP Samsung 3 Kamera Belakang Termurah, Hasil Foto Tajam dan Performa Kencang

Tekno | Jum'at, 03 Juli 2026 | 15:00 WIB

Indosat dan Arsari Bangun Tulang Punggung Internet Indonesia, Kelola Fiber 86.000 Km

Indosat dan Arsari Bangun Tulang Punggung Internet Indonesia, Kelola Fiber 86.000 Km

Tekno | Jum'at, 03 Juli 2026 | 09:18 WIB

×