- Telkomsel mencatatkan laba bersih Rp19,7 triliun dan pendapatan Rp109,3 triliun sepanjang tahun 2025 melalui transformasi layanan digital perusahaan.
- Trafik data meningkat 15 persen dengan jumlah pelanggan mencapai 156,1 juta pengguna yang didukung oleh 293 ribu BTS.
- Perusahaan turut mendorong pertumbuhan ekonomi digital nasional dengan membantu peningkatan omzet UMKM hingga rata-rata sebesar 32 persen.
Suara.com - Telkomsel mencatatkan performa positif dengan laba bersih mencapai Rp19,7 triliun dan pendapatan sebesar Rp109,3 triliun selama 2025.
Memasuki usia ke-31 tahun, kinerja tersebut didorong transformasi layanan digital dan peningkatan konsumsi data pelanggan.
Direktur Utama Telkomsel, Nugroho mengatakan tahun 2025 menjadi momentum penting bagi perusahaan dalam memperkuat fondasi bisnis digital yang lebih berkualitas.
“Tahun 2025 menjadi momentum penting bagi Telkomsel dalam memperkuat fondasi pertumbuhan yang lebih sehat, berkualitas, dan berkelanjutan," ujar Nugroho dalam keterangan resminya, Kamis (21/5/2026).
Di tengah dinamika industri yang masih penuh tantangan, dia menambahkan, Telkomsel terus menjaga kepemimpinan pasar melalui fokus pada customer value, kualitas layanan broadband, dan pengalaman digital yang semakin relevan bagi masyarakat Indonesia.
Trafik Data Telkomsel Naik 15 Persen
Telkomsel mengungkapkan kontribusi bisnis digital kini menyumbang lebih dari 95 persen pendapatan layanan mobile perusahaan.
Sementara itu, trafik data meningkat 15 persen secara tahunan seiring tingginya kebutuhan layanan internet dan digital masyarakat.
Jumlah pelanggan Telkomsel kini mencapai 156,1 juta pengguna dengan rata-rata pendapatan per pengguna (ARPU) meningkat menjadi Rp45 ribu.
Selain layanan seluler, Telkomsel juga memperkuat bisnis fixed broadband dan layanan konvergensi digital. Penetrasi layanan konvergensi telah mencapai sekitar 59 persen, sedangkan pelanggan fixed broadband kini menembus lebih dari 10 juta pelanggan.
Perusahaan juga terus memperluas pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan atau AI untuk mendukung pengalaman pelanggan yang lebih personal dan seamless, termasuk melalui layanan aplikasi MyTelkomsel.
Telkomsel Perluas Jaringan Broadband dan AI
Sebagai bagian dari penguatan infrastruktur digital nasional, Telkomsel kini memiliki lebih dari 293 ribu BTS on-air yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia, termasuk kawasan 3T (terdepan, terluar, tertinggal).
Pengembangan jaringan broadband disebut menjadi salah satu fokus utama perusahaan untuk memperluas akses internet sekaligus mendukung percepatan transformasi digital nasional.
“Telkomsel akan terus memperkuat perannya sebagai digital ecosystem enabler melalui pengembangan konektivitas broadband, layanan digital terintegrasi, serta pemanfaatan teknologi berbasis AI untuk menghadirkan pengalaman pelanggan yang semakin seamless, relevan, dan bernilai,” kata Nugroho.