Viral Orang Indonesia Diduga Palsukan Riset di Konferensi Internasional, Tuai Hujatan

Cesar Uji Tawakal, Rezza Dwi Rachmanta

Selasa, 26 Mei 2026 | 14:55 WIB
Viral Orang Indonesia Diduga Palsukan Riset di Konferensi Internasional, Tuai Hujatan
Ilustrasi pemalsuan riset. (Pixabay/ Geralt)
baca 10 detik
  • Periset Indonesia diduga memalsukan data riset AI di konferensi internasional Kopenhagen.

  • Oknum memanipulasi identitas dan mencatut lembaga fiktif demi mendapat Travel Grant.

  • Abstrak riset fiktif lolos karena panitia menggunakan sistem Blind Review.

Suara.com - Sebuah utas mengenai kejanggalan karya ilmiah viral di media sosial. Sejumlah orang Indonesia diduga memalsukan riset di konferensi internasional sehingga menuai hujatan publik.

Kehebohan bermula dari postingan akun Threads milik Ida Bagus Mandhara Brasika @mandharabrasika.

"Merusak nama Indonesia di mata dunia. Skandal pemalsuan di konferensi internasional. Beberapa orang Indonesia ketahuan melakukan pemalsuan terorganisir di depan ribuan ilmuwan dunia. Hal ini terungkap di konferensi ilmiah ISPPD 2026, sebuah konferensi ilmiah bergengsi untuk ahli Pneumonia diseluruh dunia yang tahun ini diadakan di Kopenhagen, Denmark," tulis @mandharabrasika.

Para periset yang tertuduh yaitu Prihatini, Rifaldy Fajar, dan Rini Winarti.

Postingan @mandharabrasika diunggah ulang oleh akun Ardianto Satriawan (@ardisatriawan) sehingga viral di X.

Unggahan viral setelah memperoleh 7.300 Retweet dan ratusan komentar dari netizen.

Viral dugaan skandar pemalsuan riset internasional oleh orang Indonesia. (Threads)
Viral dugaan skandar pemalsuan riset internasional oleh orang Indonesia. (Threads)

Skandal ini bukan sekadar masalah akademis biasa, melainkan sebuah aksi manipulasi identitas yang terorganisir.

Dalam unggahannya, Mandhara menyebutkan bahwa pelaku melakukan pemalsuan identitas selama presentasi berlangsung

Modusnya tergolong berani sekaligus janggal. Oknum tersebut diduga berganti-ganti nama identitas hanya dengan bermodalkan perubahan jilbab dan nametag agar terlihat sebagai orang yang berbeda di hadapan ribuan ilmuwan internasional.

baca juga

Kecurigaan semakin menguat ketika materi penelitian yang dipresentasikan mulai dibedah.

Data riset yang mencakup lokasi dari Peruvian Andes hingga dataran tinggi Ethiopia tersebut diduga kuat merupakan hasil fabrikasi total.

"Datanya palsu di-generate AI, gambar dan tulisan juga," ungkap Mandhara.

Keanehan lain muncul karena riset global tersebut tidak melibatkan kolaborator lokal maupun izin etik yang jelas, namun semua perisetnya tercatat berasal dari Indonesia.

Bahkan, lembaga yang dicatut seperti AI-BioMedicine Research Group terdeteksi sebagai institusi fiktif.

"Lokasi riset tidak masuk akal: Peruvian Andes, dataran tinggi Ethiopia, dataran tinggi Guatemala, Lebanon, Jordan, Bangladesh, South Sudan, Philippines, Kenya, Nepal, Malawi, India utara. Tapi perisetnya semua Indonesia, tanpa kolaborator setempat, tanpa keterangan persetujuan etik. Bahkan afiliasinya: Al-BioMedicine Research Group, IMCDS-BioMed Research Foundation, Jakarta, Indonesia tidak ditemukan," tulis Mandhara.

Motif di balik aksi nekat ini diduga kuat adalah demi mendapatkan Travel Grant.

Itu adalah bantuan biaya perjalanan ke luar negeri yang diberikan oleh penyelenggara konferensi kepada peneliti yang abstrak penelitiannya terpilih.

Publik turut penasaran mengapa abstrak penelitian terduga pelaku bisa lolos di konferensi bergengsi.

Akun @ardisatriawan berpendapat bahwa panitia hanya memilih abstrak dengan metode Blind Review.

"Kenapa bisa lolos? Saya highlight 3 alasan. Karena yang disubmit buat diseleksi itu HANYA ABSTRAK. Ya paling 200-300 kata aja. Bukan riset keseluruhannya. Karena BLIND REVIEW. Jadi reviewer Gak tau siapa yang nulis abstrak ini. Semuanya. Tidak ada nama-nama dan instansi. Niatnya biar OBJEKTIF. Dan mereka juga asumsi peniliti yang submit itu semuanya punya INTEGRITAS. Tapi juga jadi loophole ternyata. Ya karena paper tim ini abstraknya WAH banget, datanya dari mancanegara dan pakai metode terbaru yang WAH. Jadi terlihat outstanding dibanding abstrak lain," cuit @ardisatriawan.

Postingan viral mengenai orang Indonesia yang diduga memalsukan riset menuai beragam komentar.

"Ini mah mimpiku pas demam. Jalan-jalan keluar negeri sambil dianggap pintar," tulis @re**p**rlily.

"Kalau terbukti bener-bener keterlaluan. Bayangkan gimana efeknya sama periset lain yang jujur pasti bakalan dicurigai," pendapat @b**an_o*dal.

"Bukan konferensinya yang abal. Blind review memang by design gak bisa cek identitas — niatnya objektif. Yang dieksploitasi justru celah kepercayaan itu," tambah @g**i*ya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mas Bahlil Ganteng itu Siapa? Viral Lagu MBG di TikTok

Mas Bahlil Ganteng itu Siapa? Viral Lagu MBG di TikTok

Lifestyle | Selasa, 26 Mei 2026 | 09:21 WIB

Riset ITB Ungkap Dampak Konektivitas Digital ke Pertumbuhan Ekonomi dan UMKM

Riset ITB Ungkap Dampak Konektivitas Digital ke Pertumbuhan Ekonomi dan UMKM

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 08:52 WIB

Bikin Heboh! Rombongan Orang Berselawat dan Main Rebana di dalam MRT Jadi Omongan

Bikin Heboh! Rombongan Orang Berselawat dan Main Rebana di dalam MRT Jadi Omongan

Entertainment | Senin, 25 Mei 2026 | 17:28 WIB

Viral Bocah Hafal Lagu MBG 'Mas Bahlil Ganteng', Dikira Buah Beneran: Buahlil Itu Stroberi Yah?

Viral Bocah Hafal Lagu MBG 'Mas Bahlil Ganteng', Dikira Buah Beneran: Buahlil Itu Stroberi Yah?

Entertainment | Senin, 25 Mei 2026 | 15:37 WIB

Terkini

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

News | Minggu, 13 September 2026 | 21:20 WIB

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

Sport | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Otomotif | Minggu, 13 September 2026 | 21:00 WIB

Cara Pesan Tiket Liga Indonesia Seharga Rp1 Lewat BRImo

Cara Pesan Tiket Liga Indonesia Seharga Rp1 Lewat BRImo

Bri | Minggu, 13 September 2026 | 20:41 WIB

eK Cross EV: Mobil Listrik Murah Mitsubishi yang Harganya Mirip Wuling Air EV, Jarak Tempuh?

eK Cross EV: Mobil Listrik Murah Mitsubishi yang Harganya Mirip Wuling Air EV, Jarak Tempuh?

Otomotif | Minggu, 13 September 2026 | 20:39 WIB

Ramalan Cinta 12 Zodiak pada 14-20 September 2026, Ada yang Dihantui Masa Lalu

Ramalan Cinta 12 Zodiak pada 14-20 September 2026, Ada yang Dihantui Masa Lalu

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 20:10 WIB

Ada Hadiah Eksklusif! Cukup Pakai Fitur BRImo Ini di Indonesia Sport Summit 2026

Ada Hadiah Eksklusif! Cukup Pakai Fitur BRImo Ini di Indonesia Sport Summit 2026

Bri | Minggu, 13 September 2026 | 20:08 WIB

6 Orang Tewas dalam Insiden Kapal Virgo Transport 8, DPR Minta Evaluasi Menyeluruh

6 Orang Tewas dalam Insiden Kapal Virgo Transport 8, DPR Minta Evaluasi Menyeluruh

News | Minggu, 13 September 2026 | 20:04 WIB

×