Huawei Kembangkan Chip Kirin 1,4 nm Setara TSMC pada 2031, Bagaimana Teknologinya?

Farah Nabilla, Rezza Dwi Rachmanta

Jum'at, 29 Mei 2026 | 10:46 WIB
Huawei Kembangkan Chip Kirin 1,4 nm Setara TSMC pada 2031, Bagaimana Teknologinya?
Chipset Kirin. [Hisilicon]
baca 10 detik
  • Chip Kirin Huawei siap adopsi arsitektur LogicFolding pada musim gugur 2026.

  • Teknologi baru ini menggantikan penskalaan geometris dengan prinsip penskalaan waktu.

  • Chip Kirin Huawei ditargetkan mencapai proses ekivalen 1,4 nm pada 2031.

Suara.com - Perkembangan chipset HP flagship Huawei tak sekencang milik pesaing karena perusahaan tersebut terkena sanksi Amerika Serikat.

Meski begitu, dapur pacu Huawei diprediksi mengalami lompatan signifikan berkat teknologi anyar yang dikembangkan perusahaan.

Huawei bahkan berambisi menghadirkan chip berteknologi litografi yang setara dengan 1,4 nm milik TSMC.

Sebagai informasi, Huawei terkena sanksi keras dari Amerika Serikat yang membatasi akses mereka terhadap chip semikonduktor, perangkat lunak, dan teknologi buatan AS.

Sanksi ini diberlakukan sejak tahun 2019 dan terus diperketat karena pemerintah AS menganggap teknologi Huawei menimbulkan risiko keamanan nasional.

Catatan khusus, 'nm' adalah singkatan dari nanometer. Dalam chipset, satuan tersebut digunakan untuk mengukur ukuran transistor atau jarak antar komponen.

Logo Huawei . [Unsplash/BoliviaInteligente]
Logo Huawei . [Unsplash/BoliviaInteligente]

Semakin kecil ukuran nm pada sebuah chipset (misal dari 5 nm ke 3 nm atau 2 nm), semakin canggih, cepat, dan hemat daya performanya.

Teknologi Anyar Huawei

Setelah bertahun-tahun ditekan oleh sanksi Amerika Serikat, raksasa teknologi asal China justru mengumumkan peta jalan ambisius menuju produksi chip 1,4nm secara mandiri.

baca juga

Langkah berani ini menandai babak baru dalam kemandirian semikonduktor global, di mana Huawei tidak lagi bergantung pada rantai pasokan luar negeri untuk menciptakan inovasi mutakhir.

Dalam simposium bergengsi IEEE ISCAS 2026 di Shanghai, He Tingbo, Presiden Unit Bisnis Semikonduktor Huawei, mengungkapkan rahasia di balik ketahanan mereka.

Huawei memperkenalkan pendekatan teknologi revolusioner yang menggantikan "penskalaan geometris dengan penskalaan waktu sebagai prinsip panduan baru untuk sistem semikonduktor dan elektronik".

Inti dari inovasi ini adalah arsitektur LogicFolding. Itu merupakan sebuah terobosan desain yang mampu memampatkan penundaan sinyal dan meningkatkan kepadatan transistor secara stabil tanpa harus bergantung pada mesin litografi EUV konvensional dari ASML.

He Tingbo menegaskan bahwa efektivitas teknologi ini bukan sekadar teori.

Ia menyatakan bahwa "penskalaan waktu yang baru telah diuji pada lebih dari 381 chip selama enam tahun terakhir", mencakup berbagai sektor mulai dari smartphone hingga kecerdasan buatan (AI).

Kabar menarik lain adalah rencana peluncuran chipset Kirin pertama dengan arsitektur LogicFolding yang akan disematkan pada perangkat flagship terbaru Huawei pada musim gugur 2026.

Mengutip Huawei Central, chipset diklaim menghadirkan lonjakan performa signifikan yang siap menantang dominasi kompetitor global.

Namun, ambisi Huawei tidak berhenti di situ. Perusahaan menargetkan pencapaian kepadatan transistor yang setara dengan proses 14A (1,4nm) milik TSMC pada tahun 2031.

Untuk mewujudkan hal yang dianggap mustahil ini, Huawei dikabarkan bekerja sama erat dengan SiCarrier, perusahaan China yang fokus mengembangkan peralatan EUV domestik.

Dengan dukungan pendanaan besar, Huawei berupaya membangun ekosistem manufaktur yang sepenuhnya mandiri.

Meskipun tantangan eksekusi di dunia semikonduktor sangat berat, kepercayaan diri Huawei memberikan sinyal kuat bahwa peta kekuatan teknologi dunia kemungkinan sedang bergeser.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Huawei Watch Fit 5 Series Mulai Tersedia, Punya Fitur Deteksi Risiko Diabetes Pertama di Smartwatch

Huawei Watch Fit 5 Series Mulai Tersedia, Punya Fitur Deteksi Risiko Diabetes Pertama di Smartwatch

Tekno | Sabtu, 23 Mei 2026 | 13:43 WIB

Chipset Huawei MatePad Pro Max Terungkap: SoC Flagship, Tantang iPad Pro

Chipset Huawei MatePad Pro Max Terungkap: SoC Flagship, Tantang iPad Pro

Tekno | Jum'at, 22 Mei 2026 | 17:58 WIB

iQOO Pad 6 Pro Andalkan Chipset Terkencang Snapdragon, Harga Tembus Rp11 Jutaan

iQOO Pad 6 Pro Andalkan Chipset Terkencang Snapdragon, Harga Tembus Rp11 Jutaan

Tekno | Kamis, 21 Mei 2026 | 20:20 WIB

iQOO Z11 dan Z11 Lite Bersiap ke Indonesia: Kombinasikan Chip Snapdragon serta Dimensity

iQOO Z11 dan Z11 Lite Bersiap ke Indonesia: Kombinasikan Chip Snapdragon serta Dimensity

Tekno | Senin, 18 Mei 2026 | 18:14 WIB

Terkini

Bisakah Gibran Segera Dilengserkan?

Bisakah Gibran Segera Dilengserkan?

News | Senin, 02 November 2026 | 21:20 WIB

Tanpa Waktu Istirahat, Maung Bandung Langsung Alihkan Fokus ke Markas Melbourne Victory

Tanpa Waktu Istirahat, Maung Bandung Langsung Alihkan Fokus ke Markas Melbourne Victory

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 21:19 WIB

Diiming-imingi Bonus Rp620 Juta, WNI Direkrut Jadi Tentara Bayaran Rusia

Diiming-imingi Bonus Rp620 Juta, WNI Direkrut Jadi Tentara Bayaran Rusia

News | Senin, 02 November 2026 | 21:17 WIB

Ekonom Unsri Hitung Kerugian Karhutla Sumsel 2026 Capai Rp5,7 Triliun

Ekonom Unsri Hitung Kerugian Karhutla Sumsel 2026 Capai Rp5,7 Triliun

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 21:04 WIB

Merayakan Rindu dan Kegelisahan lewat Puisi di Buku Kidung Para Pencari

Merayakan Rindu dan Kegelisahan lewat Puisi di Buku Kidung Para Pencari

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 21:00 WIB

Fakta TPPO Modus Tentara Bayaran Rusia, Cuma Modal Latihan Sebulan Langsung Tempur

Fakta TPPO Modus Tentara Bayaran Rusia, Cuma Modal Latihan Sebulan Langsung Tempur

News | Senin, 02 November 2026 | 20:55 WIB

Santriwati Tidur Digeledah Polisi, KPAI Ungkap Dugaan Penodongan Senjata

Santriwati Tidur Digeledah Polisi, KPAI Ungkap Dugaan Penodongan Senjata

News | Senin, 02 November 2026 | 20:49 WIB

Direkrut Jadi Tentara Bayaran Rusia, Korban TPPO Cuma Dilatih Sebulan Sebelum ke Medan Perang

Direkrut Jadi Tentara Bayaran Rusia, Korban TPPO Cuma Dilatih Sebulan Sebelum ke Medan Perang

News | Senin, 02 November 2026 | 20:36 WIB

Wanita Diduga ODGJ Melahirkan di Pinggir Jalan Pematangsiantar, Bayi Meninggal Dunia

Wanita Diduga ODGJ Melahirkan di Pinggir Jalan Pematangsiantar, Bayi Meninggal Dunia

Sumut | Senin, 02 November 2026 | 20:26 WIB

Proteksi Double! 4 Sunscreen Lokal PDRN Ini Bikin Wajah Awet Muda dan Sehat

Proteksi Double! 4 Sunscreen Lokal PDRN Ini Bikin Wajah Awet Muda dan Sehat

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 20:25 WIB

×