- Segera matikan daya ponsel yang kemasukan air untuk mencegah terjadinya arus pendek pada komponen internal HP.
- Lepaskan aksesori HP dan keringkan bagian luar secara manual dengan kain penyerap tanpa menggoyang-goyangkan perangkat secara berlebihan.
- Gunakan silica gel dalam wadah kedap udara selama 48 jam untuk menyerap kelembapan tanpa meninggalkan residu kotoran.
Mitos merendam HP di dalam beras sangat populer. Meski beras bersifat menyerap kelembapan, butiran debu beras bisa masuk ke lubang HP dan menjadi residu yang merusak.
Cara yang lebih efektif adalah menggunakan Silica Gel. Masukkan HP dan beberapa bungkus silica gel ke dalam wadah kedap udara (seperti tupperware).
Silica gel jauh lebih efisien dalam menyerap kelembapan tanpa meninggalkan kotoran.
6. Tunggu Minimal 24 hingga 48 Jam
Sifat air yang terperangkap di dalam perangkat elektronik sangat sulit menguap. Jangan terburu-buru ingin menyalakan HP. Diamkan di dalam wadah kedap udara tadi selama minimal 1 hingga 2 hari.
Kesabaran adalah kunci keberhasilan dalam menyelamatkan HP Anda.
7. Uji Coba Secara Perlahan
Setelah didiamkan selama 48 jam, coba nyalakan HP Anda. Jika menyala, segera lakukan pengecekan pada:
- Responsivitas layar sentuh.
- Kualitas suara speaker dan mikrofon.
- Fungsi pengisian daya (charging).
- Kamera (apakah ada embun di lensanya).
Kapan Harus ke Service Center?
Jika setelah dikeringkan HP tetap tidak mau menyala, atau layar menunjukkan garis-garis aneh, segera bawa ke teknisi profesional. Air (terutama air laut atau air manis) bisa meninggalkan korosi (karat) pada komponen mesin seiring
berjalannya waktu.
Teknisi akan membersihkan sisa korosi menggunakan cairan khusus yang tidak bisa Anda lakukan sendiri di rumah.
Kunci utama menyelamatkan HP kemasukan air adalah kecepatan untuk mematikan daya dan kesabaran untuk tidak menyalakannya terlalu dini. Dengan langkah yang tepat, risiko mati total bisa diminimalisir.