Kekayaan Elon Musk Saingi Bitcoin Usai IPO SpaceX, Jauh Lampaui Pengusaha Teknologi Lain

Cesar Uji Tawakal, Rezza Dwi Rachmanta

Rabu, 17 Juni 2026 | 17:13 WIB
Kekayaan Elon Musk Saingi Bitcoin Usai IPO SpaceX, Jauh Lampaui Pengusaha Teknologi Lain
Ilustrasi SpaceX dan Elon Musk. (SpaceX, U.S. Department of Defense/ Trevor)
baca 10 detik
  • Kekayaan Elon Musk mencetak sejarah baru dunia dengan menembus 1 triliun dolar AS.

  • Keberhasilan IPO SpaceX menjadi pendorong utama lonjakan kekayaan Elon Musk secara signifikan.

  • Nilai kekayaan Elon Musk tersebut sempat menyaingi total kapitalisasi pasar aset Bitcoin.

Suara.com - IPO (Initial Public Offering) perusahaan transportasi luar angkasa swasta, SpaceX, cukup sukses sehingga membuat kekayaan sang pendiri, Elon Musk. Total kekayaan Elon Musk bahkan melampaui pengusahaan teknologi ternama lainnya.

Selain itu, kekayaan Elon Musk bahkan sempat menyaingi Market Cap Bitcoin di kisaran 1,3 triliun dolar AS.

Sebagai informasi, SpaceX sekarang dipandang sebagai perusahaan teknologi bermasa depan cerah.

Mereka mempunyai layanan peluncuran roket komersial, penyediaan jaringan internet satelit global (termasuk Starlink), dan pengembangan wahana antariksa.

Saat pertama kali melantai di bursa Nasdaq dengan kode emiten SPCX, valuasi pasar perusahaan antariksa tersebut ditetapkan senilai 1,77 triliun dolar AS (sekitar Rp31.683 triliun).

IPO ditawarkan pada 135 dolar AS per lembar, namun dibuka di harga 150 dolar AS dan sempat menyentuh level tertinggi 218 dolar AS.

Roket SpaceX saat peluncuran dan pendaratan. (SpaceX)
Roket SpaceX saat peluncuran dan pendaratan. (SpaceX)

Saat nilai saham SpaceX mencapai nilai tertinggi (untuk sementara), Elon Musk langsung mencetak sejarah sebagai triliuner pertama di dunia.

Dengan kata lain, Elon Musk merupakan orang pertama di dunia modern yang meraih kekayaan tembus 1 triliun dolar AS atau Rp17.781 triliun.

Itu hampir 6 kali lipat lebih banyak dibanding proyeksi pendapatan negara Indonesia pada APBN 2026 (pendapatan Rp2.996,87 triliun).

baca juga

Sempat tembus 1 triliun dolar AS, kekayaan Elon Musk lantas turun mengingat saham SpaceX sempat melemah pada Rabu (17/06/2026).

Menurut Forbes, kekayaan Elon Musk sekitar 839 miliar dolar AS setelah saham SpaceX ada di angka 201 dolar AS.

Meski turun, kekayaan Elon Musk membuat sejumlah pengusaha teknologi tetap 'terlihat miskin'.

Pasalnya, selisih kekayaan orang terkaya di dunia pertama (Elon Musk) dengan penghuni peringkat kedua terpaut jauh.

Sebagai informasi, lima orang terkaya di dunia didominasi oleh pengusaha teknologi.

Deretan orang terkaya di dunia per Juni 2026 adalah Elon Musk (SpaceX, Tesla), Larry Page (Google), Sergey Brin (Google), Jeff Bezon (Amazon), dan Mark Zuckerberg (Amazon).

Larry Page di tempat kedua 'hanya' mempunyai harta 257 miliar dolar AS (Rp 4.569 triliun), terpaut ratusan miliar dolar dari Elon Musk.

Elon Musk mengunjungi Akademi Angkatan Udara AS di Colorado, 2002. (U.S. Department of Defense, Trevor)
Elon Musk mengunjungi Akademi Angkatan Udara AS di Colorado, 2002. (U.S. Department of Defense, Trevor)

Kekayaan Elon Musk Meroket

Saham SpaceX meroket hampir 50 persen dari harga IPO, mendorong valuasi perusahaan mendekati angka 3 triliun dolar AS.

Fenomena ini membuat Musk bukan sekadar orang terkaya, melainkan entitas ekonomi yang kekayaannya kini melampaui gabungan harta lima taipan teknologi dunia, termasuk Jeff Bezos dan Larry Page.

Dominasi Musk tidak hanya berasal dari roket. Mengutip Investopedia dan Crypto News, kepemilikan 11 persen saham di Tesla tetap menjadi pilar utama meski perusahaan sedang bertransformasi fokus pada AI fisik dan robot humanoid.

Selain itu, investasi di Neuralink yang bernilai 3,42 miliar dolar AS serta proyek The Boring Company semakin memperkokoh posisinya.

Analis kripto seperti Scott Melker bahkan mengungkap bila kekayaan Elon Musk dapat memperkuat BTC.

"Jalan tercepat menuju Bitcoin senilai 1 juta dolar AS adalah dengan meyakinkan Elon Musk untuk menginvestasikan 10 persen dari kekayaan bersihnya ke dalam BTC," tulis Melker.

Namun, di balik angka fantastis ini, kontroversi terus membayangi. Lonjakan harta Musk memicu debat panas mengenai pajak kekayaan di Amerika Serikat.

"Sistem kita dimanipulasi sedemikian rupa sehingga satu orang menjadi triliuner sementara jutaan warga Amerika tidak mampu berobat ke dokter. Kekayaan disalurkan kepada orang kaya sementara yang lain hidup susah," kritik Senator Elizabeth Warren.

Di sisi lain, pendukung Musk seperti Anatoly Yakovenko berargumen bahwa memaksa Musk menjual saham untuk membayar pajak justru akan menghambat inovasi dan penyerapan tenaga kerja di sektor teknologi tinggi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Investor Kembali Borong Kripto, Harga Bitcon Tembus USD 65.900

Investor Kembali Borong Kripto, Harga Bitcon Tembus USD 65.900

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 08:15 WIB

Harta Kekayaan Chatib Basri, Dirumorkan Gantikan Posisi Menkeu Purbaya

Harta Kekayaan Chatib Basri, Dirumorkan Gantikan Posisi Menkeu Purbaya

Lifestyle | Rabu, 10 Juni 2026 | 12:06 WIB

Aset Sony Sonjaya Eks Wakil Kepala BGN, Hartanya Naik Rp12 Miliar dalam Setahun

Aset Sony Sonjaya Eks Wakil Kepala BGN, Hartanya Naik Rp12 Miliar dalam Setahun

Lifestyle | Kamis, 04 Juni 2026 | 13:47 WIB

Lebih Kaya dari Dadan Hindayana, Intip Aset Lodewyk Pusung Eks Wakil Kepala BGN

Lebih Kaya dari Dadan Hindayana, Intip Aset Lodewyk Pusung Eks Wakil Kepala BGN

Lifestyle | Kamis, 04 Juni 2026 | 11:41 WIB

Terkini

Daftar 25 Merek Beras Fortifikasi yang Ditarik Pemerintah, Cek Sebelum Beli

Daftar 25 Merek Beras Fortifikasi yang Ditarik Pemerintah, Cek Sebelum Beli

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 07:17 WIB

Ini Penyebab Pinjol Ilegal Terus Bermunculan

Ini Penyebab Pinjol Ilegal Terus Bermunculan

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 07:17 WIB

Bikin Malu! WNI Ini Jadi Orang Pertama Dipenjara di Malaysia karena Buang Puntung Rokok

Bikin Malu! WNI Ini Jadi Orang Pertama Dipenjara di Malaysia karena Buang Puntung Rokok

News | Rabu, 16 September 2026 | 07:17 WIB

Dana Rp100 Miliar Mengucur, 50 Km Jalan Lampung Selatan Siap Mulus Total

Dana Rp100 Miliar Mengucur, 50 Km Jalan Lampung Selatan Siap Mulus Total

Lampung | Rabu, 16 September 2026 | 07:16 WIB

Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia

Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia

Bola | Rabu, 16 September 2026 | 07:10 WIB

Ramalan Shio Kuda 16 September 2026: Harus Lebih Sabar dalam Asmara, Karier hingga Keuangan

Ramalan Shio Kuda 16 September 2026: Harus Lebih Sabar dalam Asmara, Karier hingga Keuangan

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 07:00 WIB

Mobile Suit Gundam RG XARX-ZERO Tayang April 2027, Hadirkan Dunia Baru

Mobile Suit Gundam RG XARX-ZERO Tayang April 2027, Hadirkan Dunia Baru

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 07:00 WIB

3 Zodiak yang Berpeluang Dapat Keuntungan Finansial pada 16 September 2026

3 Zodiak yang Berpeluang Dapat Keuntungan Finansial pada 16 September 2026

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 06:41 WIB

Kondisi Korban Serangan Brutal Eks Timnas Indonesia Jhon van Beukering: Tujuh Gigi Copot

Kondisi Korban Serangan Brutal Eks Timnas Indonesia Jhon van Beukering: Tujuh Gigi Copot

Bola | Rabu, 16 September 2026 | 06:40 WIB

BMKG dan Badan Geologi Mau Dilebur, Benarkah Mitigasi Bencana Bisa Lebih Cepat?

BMKG dan Badan Geologi Mau Dilebur, Benarkah Mitigasi Bencana Bisa Lebih Cepat?

News | Rabu, 16 September 2026 | 06:25 WIB

×