- Microsoft Indonesia dan PT Fokus Target Solusi menggelar Festival AI Nusantara untuk mempercepat adopsi teknologi bagi talenta digital.
- Program AILeap Nusantara berhasil menjangkau 100.000 peserta di 12 provinsi untuk meningkatkan literasi AI sektor pendidikan dan UMKM.
- Kegiatan ini bertujuan memeratakan akses teknologi di daerah 3T agar inovator lokal dapat meningkatkan daya saing ekonomi nasional.
Suara.com - Kesenjangan literasi digital antara kota besar dan daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar) masih menjadi hambatan dalam membangun talenta teknologi yang mampu bersaing di era ekonomi digital.
Menjawab tantangan tersebut, Microsoft Indonesia bersama PT Fokus Target Solusi menggelar Festival AI Nusantara, sebuah ajang yang mempertemukan ratusan talenta digital dari berbagai wilayah Indonesia untuk mempercepat adopsi kecerdasan artifisial (AI) di sektor pendidikan, UMKM, dan ekonomi kreatif.
Mengusung tema "Manusia sebagai Pilot, AI sebagai Copilot", festival yang berlangsung di Garuda Spark Innovation Hub tersebut menjadi puncak dari program AILeap Nusantara, inisiatif yang selama dua tahun terakhir fokus memperluas literasi AI hingga ke berbagai daerah di Indonesia.
Dalam kesempatan tersebut, Menteri Ekonomi Kreatif RI, Teuku Riefky Harsya, menegaskan bahwa AI seharusnya menjadi alat yang memperkuat kapasitas manusia, bukan menggantikannya.
"Dengan memberdayakan talenta lokal melalui teknologi, kita dapat menghadirkan inovasi yang berdampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat," ujarnya dalam keterangan resminya, Sabtu (20/6/2026).
Festival ini turut mendapat dukungan dari berbagai pemangku kepentingan, termasuk Kementerian Komunikasi dan Digital, AICO Community, serta Lenovo Indonesia.
AILeap Nusantara Jangkau 100 Ribu Peserta di 12 Provinsi
Sebagai fondasi utama Festival AI Nusantara, program AILeap Nusantara berhasil menjangkau lebih dari 100.000 peserta dari sedikitnya 12 provinsi di Indonesia.
Dari jumlah tersebut, lebih dari 50.000 peserta telah memperoleh sertifikasi keterampilan literasi AI yang didukung Microsoft.
Direktur PT Fokus Target Solusi, Fima Rosyidah, mengatakan pemerataan akses teknologi menjadi fokus utama program tersebut.
"Kesenjangan akses terhadap teknologi tidak boleh menjadi penghambat lahirnya inovator dari daerah. Karena itu, kami ingin AI dapat diakses oleh siapa pun, dari pelajar hingga pelaku UMKM di wilayah 3T," kata Fima.
Ia menambahkan bahwa konsep kolaborasi manusia dan AI menjadi pendekatan utama yang terus diperkenalkan kepada masyarakat.
"Melalui konsep manusia sebagai Pilot dan AI sebagai Copilot, bersama Microsoft, kami ingin mengedukasi bahwa setiap orang memiliki kendali penuh dalam kolaborasi AI untuk menciptakan karya dan nilai tambah yang berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi Indonesia," lanjutnya.
Pelaku UMKM Daerah 3T Mulai Manfaatkan AI
Komitmen pemerataan teknologi juga diwujudkan melalui berbagai pelatihan tatap muka yang menyasar wilayah di luar pusat ekonomi nasional.