Pemanfaatan Platform AI untuk Mitigasi Bencana di Asia Tenggara

Agung Pratnyawan

Selasa, 30 Juni 2026 | 14:12 WIB
Pemanfaatan Platform AI untuk Mitigasi Bencana di Asia Tenggara
Ilustrasi Dataiku. [Dataiku]
baca 10 detik
  • Platform AI Dataiku mempercepat pemantauan bencana alam di Asia Tenggara.
  • Teknologi pembelajaran mesin memprediksi wabah penyakit endemi secara akurat.
  • Palang Merah Singapura mengubah manajemen logistik berbasis analisis data.

Suara.com - Pemanfaatan kecerdasan buatan kini merambah sektor kemanusiaan demi mengoptimalkan penanggulangan dampak bencana alam di kawasan Asia Tenggara.

Melalui inisiatif global bertajuk AI-for-Good, Palang Merah Singapura berkolaborasi secara strategis dengan Dataiku untuk mengintegrasikan platform AI dalam mendeteksi potensi krisis dan memprediksi sebaran wabah penyakit secara lebih cepat.

Kerja sama ini memfasilitasi tim inovasi kemanusiaan untuk mengakses analitik canggih serta mendapatkan dukungan teknis secara sukarela dari para ilmuwan data.

Implementasi sistem cerdas tersebut ditujukan untuk mengubah metode kerja konvensional menjadi berbasis data yang lebih terukur serta responsif.

Otomatisasi Pemantauan Bencana di Asia Tenggara

Palang Merah Singapura memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan untuk mengotomatiskan seluruh alur pemantauan data terkait bencana alam maupun aktivitas manusia.

Langkah digitalisasi ini berhasil memangkas proses manual, meningkatkan akurasi visualisasi data, serta menyatukan berbagai format dokumen yang sebelumnya tidak konsisten.

Integrasi platform ini juga memungkinkan organisasi kemanusiaan tersebut memasukkan variabel data kontekstual baru seperti pergerakan iklim dan perubahan cuaca secara real-time.

Hasil analisis yang komprehensif tersebut sangat membantu para relawan di lapangan dalam mengambil keputusan darurat secara cepat dan akurat.

baca juga

Prediksi Akurat Wabah Penyakit di Thailand

Selain mitigasi bencana fisik, teknologi ini juga diterapkan untuk memetakan risiko penyebaran penyakit leptospirosis yang menjadi endemi di negara Thailand.

Melalui penerapan model pembelajaran mesin terhadap data cuaca lokal, sistem mampu memproyeksikan potensi munculnya wabah di suatu wilayah secara presisi.

Kemampuan prediksi ini memberikan kesempatan bagi para pengambil kebijakan untuk melakukan intervensi medis lebih awal kepada komunitas yang rentan.

Penyaluran logistik kesehatan dan tenaga medis kini dapat direncanakan dengan matang sebelum kondisi di lapangan memburuk.

Pergeseran Strategi Kemanusiaan Masa Depan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Microchip: Tren Migrasi Teknologi Menuju Edge AI Mulai Saingi Dominasi Cloud

Microchip: Tren Migrasi Teknologi Menuju Edge AI Mulai Saingi Dominasi Cloud

Tekno | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:56 WIB

AI Agents Diprediksi Bernilai 450 Miliar Dolar AS, Drife Perkuat Adopsi Agentic Automation

AI Agents Diprediksi Bernilai 450 Miliar Dolar AS, Drife Perkuat Adopsi Agentic Automation

Tekno | Rabu, 24 Juni 2026 | 07:48 WIB

Microsoft Perluas Literasi AI di Indonesia, 50 Ribu Peserta Kantongi Sertifikasi Kecerdasan Buatan

Microsoft Perluas Literasi AI di Indonesia, 50 Ribu Peserta Kantongi Sertifikasi Kecerdasan Buatan

Tekno | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:18 WIB

Terkini

5 Rekomendasi Wireless Charger untuk Semua HP, Awet dan Praktis Tanpa Kabel

5 Rekomendasi Wireless Charger untuk Semua HP, Awet dan Praktis Tanpa Kabel

Tekno | Selasa, 30 Juni 2026 | 13:21 WIB

5 Cara Menyambungkan HP ke TV Tanpa Kabel, Nonton Makin Seru

5 Cara Menyambungkan HP ke TV Tanpa Kabel, Nonton Makin Seru

Tekno | Selasa, 30 Juni 2026 | 13:10 WIB

Krisis Biokultural Mengancam Indonesia: Saat Bahasa dan Ritual Penjaga Alam Mulai Punah

Krisis Biokultural Mengancam Indonesia: Saat Bahasa dan Ritual Penjaga Alam Mulai Punah

Tekno | Selasa, 30 Juni 2026 | 13:08 WIB

Apple Siapkan iPhone Air 2, iPhone 18 dan iPhone Lipat Baru, Ini Bocoran Spesifikasinya

Apple Siapkan iPhone Air 2, iPhone 18 dan iPhone Lipat Baru, Ini Bocoran Spesifikasinya

Tekno | Selasa, 30 Juni 2026 | 12:01 WIB

Realme P4x Pecahkan Rekor MURI Main Game MOBA 10 Jam Nonstop

Realme P4x Pecahkan Rekor MURI Main Game MOBA 10 Jam Nonstop

Tekno | Selasa, 30 Juni 2026 | 11:38 WIB

WiFi Terbaik untuk Rumah, Kos, dan UMKM, Ini Tips Memilih Internet yang Stabil

WiFi Terbaik untuk Rumah, Kos, dan UMKM, Ini Tips Memilih Internet yang Stabil

Tekno | Selasa, 30 Juni 2026 | 09:54 WIB

Grab Genjot Kendaraan Listrik, Armada EV Ditargetkan Melampaui 3 Kali Lipat Tahun Ini

Grab Genjot Kendaraan Listrik, Armada EV Ditargetkan Melampaui 3 Kali Lipat Tahun Ini

Tekno | Selasa, 30 Juni 2026 | 07:55 WIB

Komdigi Ungkap Modus Baru Judi Online 2026, Spam Bot di Instagram hingga TikTok Naik 128 Persen

Komdigi Ungkap Modus Baru Judi Online 2026, Spam Bot di Instagram hingga TikTok Naik 128 Persen

Tekno | Senin, 29 Juni 2026 | 19:47 WIB

7 HP Murah untuk Live Streaming TikTok dengan RAM Besar dan Baterai Jumbo

7 HP Murah untuk Live Streaming TikTok dengan RAM Besar dan Baterai Jumbo

Tekno | Senin, 29 Juni 2026 | 17:25 WIB

5 HP 5G Termurah dengan RAM hingga 8 GB, Harga Mulai Rp1 Jutaan

5 HP 5G Termurah dengan RAM hingga 8 GB, Harga Mulai Rp1 Jutaan

Tekno | Senin, 29 Juni 2026 | 17:14 WIB

×