- WhatsApp merilis fitur username mulai 30 Juni 2026 untuk memungkinkan komunikasi tanpa harus membagikan nomor telepon pribadi pengguna.
- Pengguna dapat memesan username sejak pekan ini agar identitas digital tetap konsisten dengan akun Instagram atau Facebook mereka.
- Fitur ini meningkatkan privasi dengan meniadakan direktori publik serta menambahkan lapisan keamanan tambahan berupa kunci akses khusus username.
Privasi Lebih Ketat dengan Username Key
![WhatsApp perkenalkan Username. [WhatsApp]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/06/30/36538-whatsapp-perkenalkan-username.jpg)
Berbeda dengan media sosial pada umumnya, WhatsApp menegaskan bahwa fitur username tetap mengedepankan aspek privasi.
Perusahaan memastikan tidak akan menyediakan direktori publik maupun sistem pencarian username secara bebas.
Artinya, seseorang hanya dapat menghubungi pengguna apabila mengetahui username yang benar.
Untuk meningkatkan keamanan, WhatsApp juga menghadirkan Username Key, yaitu lapisan perlindungan tambahan yang bersifat opsional.
Dengan fitur ini, orang lain harus mengetahui kunci username tersebut sebelum dapat mengirim pesan kepada pengguna.
"Tidak ada direktori untuk ditelusuri dan tidak ada saran. Orang harus mengetahui nama pengguna Anda dengan tepat untuk menghubungi Anda untuk pertama kalinya," terang WhatsApp.
Nomor Telepon Tidak Lagi Ditampilkan
Saat fitur ini resmi tersedia, pengguna yang mengaktifkan username tidak lagi menampilkan nomor telepon kepada orang atau bisnis yang baru pertama kali menghubungi mereka melalui WhatsApp.
Langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan keamanan data pribadi sekaligus memberikan kontrol yang lebih besar kepada pengguna mengenai informasi yang ingin dibagikan.
Untuk melakukan reservasi, pengguna cukup memperbarui aplikasi WhatsApp ke versi terbaru, kemudian membuka menu Pengaturan > Akun > Nama Pengguna (Username).

WhatsApp menyatakan, peluncuran fitur username akan dilakukan secara bertahap dalam beberapa bulan ke depan. Pengguna akan menerima notifikasi langsung di aplikasi ketika fitur tersebut sudah tersedia di negara masing-masing.