TikTok Buka Suara soal Isu PHK Tokopedia, Benarkan Restrukturisasi Divisi R&D

Dythia Novianty

Kamis, 02 Juli 2026 | 18:00 WIB
TikTok Buka Suara soal Isu PHK Tokopedia, Benarkan Restrukturisasi Divisi R&D
Ilustrasi TikTok. [Unsplash/Collabstr]
baca 10 detik
  • TikTok mengonfirmasi adanya restrukturisasi organisasi pada divisi riset dan pengembangan untuk mendukung pertumbuhan bisnis jangka panjang perusahaan.
  • Perusahaan menepis klaim PHK besar-besaran di media sosial dan belum memberikan rincian pasti mengenai jumlah karyawan terdampak.
  • TikTok menegaskan komitmen untuk terus berinvestasi demi meningkatkan layanan Tokopedia bagi seluruh pengguna dan pelaku usaha lokal Indonesia.

Suara.com - Isu pemutusan hubungan kerja (PHK) di perusahaan teknologi kembali menjadi sorotan. Kali ini, kabar mengenai dugaan PHK besar-besaran di Tokopedia ramai diperbincangkan di media social, setelah beredar klaim bahwa sebagian besar karyawan terdampak.

Menanggapi spekulasi tersebut, TikTok akhirnya memberikan penjelasan resmi terkait kondisi yang terjadi.

TikTok mengonfirmasi bahwa perusahaan memang sedang melakukan penyesuaian organisasi di bidang riset dan pengembangan (Research & Development/R&D).

Langkah tersebut disebut sebagai bagian dari strategi perusahaan untuk memperkuat pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang.

"Kami tengah menyelaraskan organisasi riset dan pengembangan (R&D) pada ranah yang dapat mendorong pertumbuhan jangka panjang yang berkelanjutan bagi bisnis kami, komunitas kreator, dan penjual di platform kami," kata Juru Bicara TikTok.

Perusahaan mengakui bahwa keputusan tersebut bukan hal yang mudah. TikTok menyatakan saat ini fokus memberikan dukungan kepada para karyawan yang terdampak selama proses transisi berlangsung.

TikTok Tegaskan Tetap Berinvestasi di Tokopedia

Meski melakukan restrukturisasi organisasi, TikTok memastikan komitmennya terhadap pengembangan Tokopedia tidak berubah.

Perusahaan menegaskan akan terus berinvestasi untuk meningkatkan kualitas layanan bagi pengguna maupun pelaku usaha di Indonesia.

baca juga

"Kami akan terus berinvestasi untuk menjadikan Tokopedia sebagai platform yang lebih baik bagi pengguna dan penjual kami, serta terus memberdayakan pelaku usaha lokal dalam membangun ekosistem e-commerce yang berkelanjutan di Indonesia," ujar Juru Bicara TikTok.

Pernyataan tersebut sekaligus menegaskan bahwa pengembangan bisnis Tokopedia tetap menjadi bagian dari strategi jangka panjang perusahaan setelah bergabung dalam ekosistem TikTok.

Bermula dari Isu PHK Besar-Besaran di Media Sosial

Respons resmi TikTok muncul setelah sebuah akun Instagram mengunggah informasi yang menyebut ByteDance, induk perusahaan TikTok, melakukan PHK besar-besaran di Tokopedia.

Unggahan tersebut mengklaim sekitar 90 persen karyawan Tokopedia terdampak, dengan divisi Research & Development (R&D), Trust and Safety (TnS), serta keuangan menjadi unit yang paling banyak terkena pengurangan tenaga kerja.

Selain itu, unggahan tersebut juga menyebut perusahaan hanya mempertahankan sekitar 10 persen karyawan untuk menangani proyek yang masih berjalan.

Bahkan disebutkan pula bahwa Tokopedia secara bertahap beralih ke sistem Tokopedia Lite yang menggunakan infrastruktur internal TikTok Shop.

Ilustrasi PHK massal (Pixabay/geralt)
Ilustrasi PHK massal (Pixabay/geralt)

TikTok Tidak Benarkan Klaim Jumlah Karyawan yang Terdampak

Meski telah mengonfirmasi adanya restrukturisasi organisasi, TikTok tidak memberikan rincian mengenai jumlah karyawan yang terkena PHK maupun membenarkan klaim yang beredar di media sosial.

Perusahaan hanya menegaskan bahwa penyesuaian organisasi difokuskan pada fungsi R&D sebagai bagian dari upaya meningkatkan efisiensi dan memperkuat pertumbuhan bisnis di masa depan.

Dengan demikian, informasi mengenai 90 persen karyawan terdampak PHK, jumlah pegawai yang dipertahankan, maupun migrasi penuh ke Tokopedia Lite belum dikonfirmasi secara resmi oleh TikTok.

Langkah restrukturisasi ini menjadi salah satu strategi perusahaan dalam menyelaraskan organisasi pasca integrasi bisnis TikTok Shop dan Tokopedia, sekaligus memperkuat daya saing platform di tengah persaingan industri e-commerce yang semakin ketat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Cara Download Video TikTok Tanpa Watermark dengan Mudah, Kualitas Tetap Bagus

5 Cara Download Video TikTok Tanpa Watermark dengan Mudah, Kualitas Tetap Bagus

Tekno | Minggu, 24 Mei 2026 | 15:12 WIB

5 Cara Unggah Video TikTok Tidak Pecah dan HD untuk Penjual Online, Bikin Penonton Tertarik

5 Cara Unggah Video TikTok Tidak Pecah dan HD untuk Penjual Online, Bikin Penonton Tertarik

Tekno | Jum'at, 22 Mei 2026 | 16:00 WIB

Tren Kamera Vintage 2026 : Foto Blur dan Aesthetic ala Gen Z Kini Viral di TikTok

Tren Kamera Vintage 2026 : Foto Blur dan Aesthetic ala Gen Z Kini Viral di TikTok

Tekno | Jum'at, 15 Mei 2026 | 14:20 WIB

TikTok Shop Bantu Brand Lokal Tembus Pasar Asia Tenggara, Penjualan LIVE Naik hingga 50 Kali Lipat

TikTok Shop Bantu Brand Lokal Tembus Pasar Asia Tenggara, Penjualan LIVE Naik hingga 50 Kali Lipat

Tekno | Rabu, 13 Mei 2026 | 16:17 WIB

7 Cara agar Kualitas Video TikTok Tidak Pecah dan Buram, Pengaturan Ini Sering Terlewat

7 Cara agar Kualitas Video TikTok Tidak Pecah dan Buram, Pengaturan Ini Sering Terlewat

Tekno | Selasa, 28 April 2026 | 07:05 WIB

TikTok Shop dan Tokopedia Latih UMKM Perempuan, Rahasia Jualan Online Laris di Era Digital

TikTok Shop dan Tokopedia Latih UMKM Perempuan, Rahasia Jualan Online Laris di Era Digital

Tekno | Rabu, 22 April 2026 | 18:26 WIB

Terkini

Dari UMKM hingga Pekerja Migran, Ini 8 Kontribusi BRI untuk Indonesia

Dari UMKM hingga Pekerja Migran, Ini 8 Kontribusi BRI untuk Indonesia

Surakarta | Senin, 17 Agustus 2026 | 16:44 WIB

Senin 17 Agustus, Korban Jiwa Gempa NTT Bertambah 68 Orang, 213 Terluka

Senin 17 Agustus, Korban Jiwa Gempa NTT Bertambah 68 Orang, 213 Terluka

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 16:41 WIB

Semarak HUT ke-81 RI, Ini 8 Kontribusi BRI dalam Mendorong Kemajuan Negeri

Semarak HUT ke-81 RI, Ini 8 Kontribusi BRI dalam Mendorong Kemajuan Negeri

Sulsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 16:40 WIB

SBY Minta Maaf Absen Upacara HUT ke-81 RI di Istana, Ungkap Alasan Jalani Check-Up di Mayo Clinic AS

SBY Minta Maaf Absen Upacara HUT ke-81 RI di Istana, Ungkap Alasan Jalani Check-Up di Mayo Clinic AS

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 16:38 WIB

81 Tahun Indonesia Merdeka, BRI Perkuat Ekonomi Kerakyatan Lewat 8 Kontribusi Utama

81 Tahun Indonesia Merdeka, BRI Perkuat Ekonomi Kerakyatan Lewat 8 Kontribusi Utama

Sumut | Senin, 17 Agustus 2026 | 16:37 WIB

Rupiah Lagi Berotot di HUT RI, Bergerak di Level Rp17.798

Rupiah Lagi Berotot di HUT RI, Bergerak di Level Rp17.798

Bisnis | Senin, 17 Agustus 2026 | 16:35 WIB

Rayakan 81 Tahun Kemerdekaan, BRI Hadirkan 8 Kontribusi untuk Ekonomi Indonesia

Rayakan 81 Tahun Kemerdekaan, BRI Hadirkan 8 Kontribusi untuk Ekonomi Indonesia

Kalbar | Senin, 17 Agustus 2026 | 16:34 WIB

Witch Hat Atelier Raih Penghargaan Anime Terbaik di Astra TV Awards 2026

Witch Hat Atelier Raih Penghargaan Anime Terbaik di Astra TV Awards 2026

Your Say | Senin, 17 Agustus 2026 | 16:30 WIB

Gempa Flores, Pasokan LPG dan BBM untuk Warga Dipastikan Tetap Aman

Gempa Flores, Pasokan LPG dan BBM untuk Warga Dipastikan Tetap Aman

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 16:29 WIB

SBY Minta Maaf Tak Ikut Upacara HUT Kemerdekaan di Istana: Saya Pulang September

SBY Minta Maaf Tak Ikut Upacara HUT Kemerdekaan di Istana: Saya Pulang September

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 16:27 WIB

×