- Telkomsel mengintegrasikan layanan CapCut ke dalam aplikasi MyTelkomsel untuk memudahkan akses penyuntingan video berbasis kecerdasan buatan bagi pelanggan.
- Pelanggan dapat membeli paket bundling CapCut yang mencakup akses fitur premium serta kuota internet untuk mendukung aktivitas kreatif.
- Kolaborasi ini bertujuan mempercepat adopsi teknologi kreatif dan memperluas ekosistem layanan digital Telkomsel bagi kreator maupun pelaku UMKM.
Suara.com - Ledakan ekonomi kreator dan konsumsi video pendek membuat kebutuhan terhadap aplikasi editing berbasis kecerdasan buatan (AI) terus meningkat.
Namun, proses berlangganan layanan kreatif digital masih kerap mengharuskan pengguna berpindah platform dan menggunakan metode pembayaran terpisah.
Menjawab tantangan tersebut, Telkomsel menghadirkan integrasi layanan CapCut langsung di aplikasi MyTelkomsel, membuka akses yang lebih praktis terhadap teknologi penyuntingan video berbasis AI bagi jutaan pelanggan di Indonesia.
Langkah ini memperlihatkan bagaimana operator telekomunikasi tidak lagi hanya menyediakan konektivitas, tetapi mulai membangun ekosistem digital yang menghubungkan akses internet dengan layanan produktivitas berbasis AI dalam satu platform.
Integrasi tersebut diharapkan mempercepat adopsi teknologi kreatif sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi digital nasional.
Melalui kolaborasi ini, pelanggan kini dapat berlangganan CapCut langsung melalui aplikasi MyTelkomsel tanpa perlu berpindah ke platform lain.
Layanan tersebut memberikan akses ke berbagai fitur premium CapCut, mulai dari penyuntingan video profesional, efek visual, filter, stiker, font, template kreatif, hingga fitur-fitur berbasis AI yang semakin banyak digunakan kreator untuk menghasilkan konten secara lebih cepat dan efisien.
Sebagai tahap awal, Telkomsel menghadirkan paket CapCut Standard 30 Days yang menggabungkan akses fitur premium dengan kuota internet dalam satu paket. Dengan harga Rp68.000, pelanggan memperoleh layanan editing premium sekaligus konektivitas data untuk mendukung proses produksi hingga distribusi konten digital.
Selain paket tersebut, tersedia pula pilihan CapCut Standard dan CapCut Pro dengan masa aktif mulai dari 30 hari hingga 365 hari, sehingga pengguna dapat menyesuaikan layanan dengan kebutuhan produksi konten maupun aktivitas profesional mereka.
Vice President Digital Lifestyle Telkomsel Kemas M. Fadhli mengatakan meningkatnya aktivitas kreator digital menjadi alasan utama perusahaan menghadirkan layanan tersebut dalam ekosistem MyTelkomsel.
"Telkomsel menghadirkan paket bundling CapCut di MyTelkomsel agar pelanggan dapat mengakses CapCut dengan lebih mudah, praktis, dan dalam satu aplikasi. Harapannya, pelanggan bisa lebih fokus berkreasi tanpa perlu melalui proses pembelian yang berbelit," ujar Kemas M. Fadhli dalam keterangan resminya, Selasa (21/7/2026).
Integrasi ini juga memperlihatkan pergeseran strategi Telkomsel menuju penyedia layanan digital yang tidak hanya menawarkan akses internet, tetapi juga menghadirkan platform pendukung produktivitas berbasis AI.
Dengan semakin luasnya penggunaan teknologi generative AI dalam proses editing video, kebutuhan akan akses layanan kreatif yang sederhana menjadi semakin penting, terutama bagi kreator konten, pelaku UMKM, hingga pekerja digital.
Teknologi AI yang tersedia di CapCut memungkinkan pengguna mempercepat proses penyuntingan melalui fitur otomatis, seperti pembuatan subtitle, penghapusan latar belakang, penyesuaian efek visual, hingga optimalisasi audio.
Inovasi tersebut membantu memangkas waktu produksi tanpa mengurangi kualitas hasil akhir.
Menurut Kemas, kolaborasi dengan CapCut menjadi bagian dari strategi Telkomsel dalam memperluas layanan digital yang relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini.
![Paket Bundling Telkomsel dan CapCut. [Telkomsel]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/07/21/41709-paket-bundling-telkomsel-dan-capcut.jpg)
"Ke depan, Telkomsel akan terus memperluas kolaborasi dengan berbagai mitra digital untuk menghadirkan pengalaman yang lebih mudah, relevan, dan bernilai bagi pelanggan," katanya.