- Samsung meluncurkan Galaxy Watch Ultra2 dan Galaxy Watch9 pada Juli hingga Agustus 2026 di Indonesia.
- Perangkat baru ini mengintegrasikan kecerdasan buatan canggih untuk mengubah data kesehatan biometrik menjadi panduan proaktif.
- Seri smartwatch tersebut menawarkan berbagai peningkatan spesifikasi ekstrem seperti layar terang, baterai tahan lama, dan sensor akurat.
Suara.com - Selama dekade terakhir, teknologi wearable sering kali hanya berakhir sebagai pengumpul data mentah di pergelangan tangan, seperti angka langkah, detak jantung, hingga durasi tidur tanpa interpretasi yang mendalam.
Pengguna sering kali baru menyadari masalah kesehatan saat gejala fisik muncul, sebuah pendekatan kesehatan yang bersifat reaktif.
Tantangan terbesarnya adalah bagaimana mengubah tumpukan data biometrik yang kompleks menjadi panduan hidup yang nyata dan mampu memprediksi risiko sebelum menjadi masalah serius.
Menjawab tantangan tersebut, Samsung Electronics Co., Ltd. resmi meluncurkan Galaxy Watch Ultra2 dan Galaxy Watch9.
Perangkat ini bukan sekadar pembaruan estetika, melainkan sebuah lompatan arsitektur teknologi yang mengintegrasikan kecerdasan buatan (AI) tingkat lanjut untuk menggeser paradigma dari perawatan kesehatan reaktif menuju proaktif.
Inovasi Inti: Snapdragon Wear Elite dan Sensor BioActive
![Peluncuran Galaxy Watch Ultra2 vs Galaxy Watch9 di Jakarta, Kamis (23/7/2026). [Suara.com/Dythia]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/07/24/94375-galaxy-watch-ultra2-vs-galaxy-watch9.jpg)
Di balik desainnya yang elegan, Samsung menanamkan Snapdragon® Wear Elite Platform. Ini adalah dapur pacu generasi terbaru yang dirancang untuk efisiensi daya ekstrem namun memiliki kemampuan pemrosesan AI yang masif.
Chipset ini memungkinkan sensor BioActive bekerja secara kontinu tanpa menguras baterai, mengolah data biometrik secara real-time langsung di perangkat.
TM Roh, Chief Executive Officer, President and Head of the Device eXperience (DX) Division Samsung Electronics, menegaskan bahwa perangkat ini adalah manifestasi visi masa depan perusahaan.
"Galaxy Watch Ultra2 dan Galaxy Watch9 menjadi lompatan besar dalam mewujudkan visi Samsung di bidang kesehatan," ujar TM Roh dalam keterangan resminya, Jumat (24/7/2026).
Menurutnya, smartwatch ini hadir sebagai pendamping kesehatan yang selalu siaga, mengubah berbagai indikator kesehatan harian menjadi insight yang dapat langsung ditindaklanjuti.
Galaxy Watch Ultra2: Menembus Batas Teknologi Ekstrem
Bagi para pegiat performa tinggi, Galaxy Watch Ultra2 hadir dengan spesifikasi yang memecahkan rekor industri.
Inovasi yang paling mencolok adalah layar dengan tingkat kecerahan hingga 5.000 nits, menjadikannya layar smartwatch paling terang di dunia saat ini, memastikan visibilitas mutlak di bawah terik matahari ekstrem.
Dibalut material titanium, Ultra2 juga memperkenalkan fitur menyelam profesional dengan sertifikasi EN13319. Berkolaborasi dengan Mares, perangkat ini mampu melacak ascent/descent speed serta batas aman penyelaman secara presisi.
Ketahanan baterainya pun meningkat 35 persen dengan kapasitas 800 mAh, sebuah kebutuhan krusial bagi atlet trail run yang membutuhkan navigasi GPS akurat di medan berat.
![Peluncuran Galaxy Watch Ultra2 vs Galaxy Watch9 di Jakarta, Kamis (23/7/2026). [Suara.com/Dythia]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/07/24/67626-galaxy-watch-ultra2-vs-galaxy-watch9.jpg)
Galaxy Watch9: Presisi dalam Kenyamanan Harian
Sementara itu, Galaxy Watch9 difokuskan pada optimalisasi gaya hidup sehat sehari-hari. Meski tampil lebih ramping 12 persen dibandingkan generasi sebelumnya, Samsung berhasil menyematkan baterai 390 mAh dan layar 3.000 nits.
Fokus utama pada model ini adalah akurasi pelacakan tidur dan deteksi Sleep Apnea yang telah mendapat pengakuan FDA, didukung algoritma AI yang mampu mendeteksi gangguan pernapasan halus saat pengguna terlelap.
AI-Powered Health: Mengubah Data Menjadi Strategi
Kekuatan utama dari kedua perangkat ini terletak pada fitur kesehatan berbasis AI. Beberapa fitur kunci yang menjadi standar baru inovasi Samsung meliputi:
- Heart Health Score: Mengonversi data jantung yang kompleks menjadi skor sederhana dengan rekomendasi gaya hidup.
- Daily Cardio Load: AI yang menghitung volume latihan optimal agar pengguna tidak mengalami overtraining.
- Vitals Monitor: Sistem peringatan dini yang memberikan notifikasi jika terjadi perubahan signifikan pada metrik tubuh selama tidur.
Komitmen Ekosistem dan Ketersediaan
Samsung juga memperkuat aspek layanan dengan menghadirkan integrasi Samsung Care+ yang kini dapat diakses langsung melalui One UI 9.
Pengguna juga mendapatkan nilai tambah berupa akses eksklusif ke komunitas olahraga global seperti Strava dan iFIT secara gratis untuk periode terbatas.
Harga dan Ketersediaan di Indonesia:
![Peluncuran Galaxy Watch Ultra2 vs Galaxy Watch9 di Jakarta, Kamis (23/7/2026). [Suara.com/Dythia]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/07/24/59426-galaxy-watch-ultra2-vs-galaxy-watch9.jpg)
Galaxy Watch Ultra2 dan Galaxy Watch9 akan tersedia untuk pre-order mulai 22 Juli 2026, dengan peluncuran resmi pada 7 Agustus 2026.
- Galaxy Watch Ultra2 (47mm): Rp10.499.000
- Galaxy Watch9 (44mm): Rp6.499.000
- Galaxy Watch9 (40mm): Rp5.499.000