- Erajaya Active Lifestyle resmi meluncurkan Shokz OpenDots 2 di Indonesia pada Agustus 2026.
- Perangkat audio clip-on open-ear ini dijual seharga Rp3.999.000 dengan teknologi Dolby Audio.
- Produk tersebut diperkenalkan melalui pop-up store di Mall Kota Kasablanka Jakarta.
Suara.com - Bagi pengguna yang aktif bergerak, earbuds yang menutup saluran telinga dapat terasa kurang nyaman ketika digunakan berjam-jam.
Di sisi lain, desain open-ear harus menghadapi tantangan berbeda: bagaimana menghasilkan suara yang tetap kaya tanpa menutup telinga pengguna.
Persaingan tersebut mendorong produsen audio mengembangkan desain yang tidak lagi menempatkan perangkat di dalam saluran telinga.
Salah satunya adalah Shokz OpenDots 2, perangkat open-ear berbentuk clip-on yang kini resmi tersedia di Indonesia melalui Erajaya Active Lifestyle (ERAL).
Berbeda dari earbuds konvensional, OpenDots 2 dirancang untuk berada di sekitar telinga sehingga pengguna tetap dapat mendengarkan audio tanpa harus memasukkan perangkat ke dalam liang telinga.
Pendekatan ini menjadi semakin relevan ketika perangkat audio tidak hanya digunakan untuk mendengarkan musik, tetapi juga menemani aktivitas kerja, olahraga, perjalanan, hingga penggunaan sehari-hari.
![Peluncuran Shokz OpenDots 2 di Jakarta, Selasa (11/8/2026). [Suara.com]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/08/11/69436-shokz-opendots-2.jpg)
Tantangannya: Suara Tetap Kaya Tanpa Menutup Telinga
Desain open-ear memiliki satu tantangan utama: suara harus diarahkan ke telinga dengan efektif tanpa mengandalkan isolasi seperti earbuds in-ear.
Shokz mencoba menjawab persoalan tersebut melalui teknologi Bassphere 2.0, yang menggunakan desain akustik berbentuk sferis untuk menghasilkan karakter suara dari perangkat yang berukuran relatif ringkas.
Teknologi tersebut kemudian dipadukan dengan Dolby Audio untuk memperluas pengalaman mendengarkan, termasuk menghadirkan bass yang lebih dalam, soundstage yang lebih luas, dan detail audio yang lebih kaya.
OpenDots 2 tidak hanya mengejar kenyamanan desain open-ear, tetapi juga mencoba mengurangi kompromi pada kualitas suara yang selama ini menjadi tantangan perangkat jenis tersebut.
Bukan Lagi Earbuds Biasa, OpenDots 2 Dijepit di Telinga
Salah satu perubahan paling terlihat berada pada desain fisiknya. Shokz OpenDots 2 menggunakan mekanisme clip-on open-ear.
Perangkat tidak dimasukkan ke dalam telinga, tetapi ditempatkan di sekitar telinga menggunakan struktur yang dirancang mengikuti bentuk telinga pengguna.
Bagian yang bersentuhan dengan pengguna menggunakan material silikon, sementara struktur JointArc berbahan nikel-titanium dibuat fleksibel agar dapat menyesuaikan bentuk telinga.
Masalah kenyamanan menjadi semakin penting karena perangkat audio sekarang tidak lagi digunakan hanya selama beberapa lagu. Banyak pengguna memakainya selama bekerja, bepergian, berolahraga, atau mengikuti aktivitas sepanjang hari.
![Peluncuran Shokz OpenDots 2 di Jakarta, Selasa (11/8/2026). [Suara.com]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/08/11/90121-shokz-opendots-2.jpg)
Open-Ear Mulai Bertemu dengan Fashion
Shokz juga mencoba memperluas fungsi OpenDots 2 dari sekadar perangkat audio.
Earbuds ini dapat dipadukan dengan berbagai aksesori untuk memberikan tampilan yang lebih personal dan dapat menjadi bagian dari gaya berpakaian pengguna.
Konsep tersebut menunjukkan perubahan arah industri perangkat wearable. Ketika fungsi teknologi semakin kecil dan mudah disembunyikan, produsen justru memiliki ruang untuk menjadikan perangkat sebagai bagian dari identitas penggunanya.
OpenDots 2 tersedia dalam tiga pilihan warna, yaitu Pearl White, Grey, dan Black.
ERAL: Konsumen Kini Mencari Audio yang Lebih Fleksibel
Erajaya Active Lifestyle melihat kategori open-ear audio memiliki peluang seiring meningkatnya kebutuhan perangkat yang menggabungkan kualitas suara, kenyamanan, dan mobilitas.
Sebagai distributor resmi Shokz di Indonesia, ERAL membawa OpenDots 2 sebagai bagian dari portofolio perangkat audio lifestyle premium.
“Sebagai distributor resmi Shokz di Indonesia, Erajaya Active Lifestyle berkomitmen menghadirkan inovasi global yang mampu menjawab kebutuhan konsumen yang terus berkembang,” ujar Djohan Sutanto, CEO Erajaya Active Lifestyle di Jakarta, Selasa (11/8/2026).
Menurutnya, OpenDots 2 tidak hanya menawarkan pendekatan desain berbeda, tetapi juga menggabungkan teknologi audio dengan aspek kenyamanan dan personalisasi.
![Peluncuran Shokz OpenDots 2 di Jakarta, Selasa (11/8/2026). [Suara.com]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/08/11/39250-shokz-opendots-2.jpg)
“Kehadiran Shokz OpenDots 2 tidak hanya memperkuat portofolio premium lifestyle audio kami, tetapi juga menawarkan kombinasi desain clip-on open-ear yang nyaman, teknologi Shokz Bassphere™ 2.0 dan Dolby Audio untuk kualitas suara yang semakin kaya dan imersif,” katanya.
Pengalaman Produk Dibawa ke Toko Fisik
Peluncuran OpenDots 2 juga memperlihatkan perubahan cara perangkat wearable diperkenalkan kepada konsumen.
Shokz menggelar OpenDots 2 Pop Up Store di Mall Kota Kasablanka, Jakarta, pada 10–16 Agustus 2026.
Pengunjung dapat mencoba langsung perangkat tersebut melalui aktivitas product experience. Ada pula interactive photobooth dan aktivitas DIY Shokz Keychain.
Pendekatan semacam ini cukup relevan untuk produk open-ear karena kenyamanan merupakan aspek yang sulit dinilai hanya melalui spesifikasi.
Harga Shokz OpenDots 2 di Indonesia
Shokz OpenDots 2 resmi tersedia di Indonesia mulai 10 Agustus 2026 dengan harga Rp3.999.000.
Produk ini tersedia melalui Shokz Monobrand Store, Urban Republic, erafone, dan iBox, serta kanal online Eraspace dan Shokz Official Store di Shopee, Tokopedia, dan TikTok Shop.
Selama periode peluncuran 10 Agustus–10 September 2026, konsumen juga dapat memperoleh potongan harga Rp250.000 serta opsi cicilan 0 persen hingga 24 bulan melalui layanan pembayaran yang memenuhi syarat.