Menakar Strategi Benteng Digital Indonesia di Tengah Ancaman Siber Global

Dythia Novianty

Selasa, 18 Agustus 2026 | 07:43 WIB
Menakar Strategi Benteng Digital Indonesia di Tengah Ancaman Siber Global
Sekretaris Jenderal Kemkomdigi, Ismail. [Dok. Humas Komdigi]
baca 10 detik
  • Sekjen Kemkomdigi Ismail menyatakan kedaulatan bangsa kini berada di ranah digital saat upacara di Jakarta Pusat pada 17 Agustus 2026.
  • Kemkomdigi mempercepat Pusat Data Nasional dan mengintegrasikan Portal Perlindungan Sosial Digital untuk verifikasi bantuan sosial secara otomatis serta presisi.
  • Pemerintah menindak 3,7 juta konten judi online serta membekukan 32.500 rekening bank berkat kerja sama dengan OJK dan Bank Indonesia.

Suara.com - Indonesia kini menghadapi tantangan asimetris, mulai dari serangan siber pada infrastruktur kritis, penetrasi judi online yang merusak struktur ekonomi mikro, hingga kerentanan generasi muda terhadap eksploitasi di ruang siber.

Tanpa penguasaan penuh atas teknologi dan data, kemerdekaan sebuah bangsa terancam menjadi semu di peta digital global.

Menjawab tantangan tersebut, Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) memanfaatkan momentum HUT ke-81 RI untuk mempertegas posisi Indonesia.

Bukan sekadar seremonial, Sekretaris Jenderal Kemkomdigi, Ismail, menekankan bahwa "medan perang" saat ini telah bertransformasi sepenuhnya ke ranah digital.

"Kedaulatan hari ini ditentukan oleh kemampuan bangsa untuk menguasai infrastrukturnya, melindungi datanya, mengembangkan teknologinya, menjaga ruang informasinya, dan memastikan masyarakat memperoleh manfaat dari proses transformasi digital," tegas Ismail dalam upacara peringatan HUT ke-81 RI di Jakarta Pusat, Senin (17/08/2026).

Transformasi Infrastruktur: Dari Silo Data Menuju Ekosistem Terintegrasi

Salah satu pilar utama dalam menjaga kedaulatan ini adalah percepatan Pusat Data Nasional (PDN).

Inovasi ini bukan sekadar proyek fisik, melainkan upaya menciptakan single source of truth bagi pemerintah. Melalui Sistem Penghubung Layanan Pemerintah (SPLP), Kemkomdigi berupaya memutus birokrasi data yang selama ini terfragmentasi.

Implementasi nyata dari inovasi ini terlihat pada integrasi Portal Perlindungan Sosial Digital. Dengan integrasi data lintas lembaga, verifikasi penerima bantuan sosial kini dilakukan secara otomatis dan presisi, meminimalisir human error dan manipulasi data.

baca juga

Yudisial Digital: Memutus Rantai Ekonomi Judi Online

Di sisi keamanan sosial-ekonomi, Kemkomdigi melakukan langkah agresif dalam pemberantasan judi online. Fokusnya bukan lagi sekadar pemblokiran situs (taktik kucing-kucingan), melainkan intervensi sistemik pada ekosistem keuangan.

Hingga Juli 2026, tercatat 3,7 juta konten judi telah ditumbangkan. Namun, inovasi utamanya terletak pada kolaborasi teknologi dengan OJK dan Bank Indonesia yang berhasil membekukan sekitar 32.500 rekening bank terkait.

Strategi ini merupakan upaya "stervasi" ekonomi terhadap pelaku kejahatan siber dengan memutus aliran dana di hulu.

PP TUNAS: Memaksa Akuntabilitas Platform Global

Menyoroti perlindungan generasi muda, Indonesia kini memiliki instrumen hukum tajam melalui PP Nomor 17 Tahun 2025 (PP TUNAS). Kebijakan ini memaksa penyedia platform digital untuk melakukan self-assessment terhadap risiko produk mereka bagi anak-anak.

Dampaknya signifikan adalah sebanyak 4,7 juta akun anak yang tidak sesuai standar keamanan telah dinonaktifkan oleh platform hingga Juli 2026. Ini menandai pergeseran paradigma dari pengawasan manual menuju tanggung jawab sistemik oleh penyedia teknologi.

Ilustrasi anak dengan gadget. [Shutterstock]
Ilustrasi anak dengan gadget. [Shutterstock]

"Tujuan kita bukan sekadar menutup akun, melainkan mengubah ekosistem. Kita ingin platform digital ikut bertanggung jawab terhadap ruang yang mereka bangun karena anak-anak Indonesia berhak tumbuh bersama teknologi tanpa kehilangan masa kecil yang aman," tambah Ismail.

Langkah-langkah strategis ini merupakan bagian dari Rencana Strategis (Renstra) Kemkomdigi 2025–2029. Dengan tiga pilar utama, yakni Terhubung, Tumbuh, dan Terjaga, pemerintah berupaya memastikan bahwa teknologi tidak hanya hadir sebagai alat konsumsi, tetapi sebagai pilar kedaulatan yang memperkuat posisi tawar Indonesia di kancah internasional.

"Kedaulatan berarti negara tidak membiarkan ruang digitalnya digunakan untuk merusak kehidupan rakyat," pungkas Ismail dengan nada tegas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menkomdigi Ubah Arah Infrastruktur Digital, Cloud dan Edge Computing Kini Jadi Prioritas

Menkomdigi Ubah Arah Infrastruktur Digital, Cloud dan Edge Computing Kini Jadi Prioritas

Tekno | Kamis, 30 Juli 2026 | 11:16 WIB

Menghapus Jejak "Hantu" di Cloud dan Memutus Rantai Penguntitan Siber Pasca-Hubungan

Menghapus Jejak "Hantu" di Cloud dan Memutus Rantai Penguntitan Siber Pasca-Hubungan

Tekno | Sabtu, 25 Juli 2026 | 13:48 WIB

Indonesia Kekurangan Talenta Siber, ITSEC Asia dan PT INTI Siapkan Solusinya

Indonesia Kekurangan Talenta Siber, ITSEC Asia dan PT INTI Siapkan Solusinya

Tekno | Sabtu, 25 Juli 2026 | 11:48 WIB

Sisa Kuota Wajib Aktif, Meutya Hafid Perintahkan Audit Regulasi Pasca-Putusan MK

Sisa Kuota Wajib Aktif, Meutya Hafid Perintahkan Audit Regulasi Pasca-Putusan MK

Tekno | Sabtu, 25 Juli 2026 | 08:19 WIB

Teknologi Biometrik Kemkomdigi Siap Putus Rantai Judi Online dan Mafia Scam Digital

Teknologi Biometrik Kemkomdigi Siap Putus Rantai Judi Online dan Mafia Scam Digital

Tekno | Jum'at, 24 Juli 2026 | 11:52 WIB

Registrasi SIM Biometrik Disalahgunakan, Kemkomdigi Temukan Penjual Aktivasi Pakai Wajah Sendiri

Registrasi SIM Biometrik Disalahgunakan, Kemkomdigi Temukan Penjual Aktivasi Pakai Wajah Sendiri

Tekno | Selasa, 21 Juli 2026 | 09:25 WIB

Terkini

Orang Tua Kini Bisa Atur WhatsApp Anak Remaja, Chat Tetap Privat

Orang Tua Kini Bisa Atur WhatsApp Anak Remaja, Chat Tetap Privat

Tekno | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:50 WIB

Cara Membersihkan Kompor Gas Biar Apinya Biru, Begini Langkahnya

Cara Membersihkan Kompor Gas Biar Apinya Biru, Begini Langkahnya

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:30 WIB

Tan Cheng Hoe Gerah Lihat Pemain Malaysia Larut dalam Kekecewaan: Stop Nangis

Tan Cheng Hoe Gerah Lihat Pemain Malaysia Larut dalam Kekecewaan: Stop Nangis

Bola | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:30 WIB

Perlindungan Sisa Kuota Dinilai Belum Maksimal, Komdigi Evaluasi Operator Seluler

Perlindungan Sisa Kuota Dinilai Belum Maksimal, Komdigi Evaluasi Operator Seluler

Tekno | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:27 WIB

10 Pilihan HP NFC Rp1 Jutaan Spek Terbaik, Bisa untuk QRIS dan Top Up e-Money

10 Pilihan HP NFC Rp1 Jutaan Spek Terbaik, Bisa untuk QRIS dan Top Up e-Money

Tekno | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:25 WIB

HONOR X9e Pro Resmi Rilis, Baterai 11.000 mAh Bikin HP Ini Serasa Membawa Powerbank

HONOR X9e Pro Resmi Rilis, Baterai 11.000 mAh Bikin HP Ini Serasa Membawa Powerbank

Your Say | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:20 WIB

Snapdragon X2 Series Diklaim Lebih Kencang 67 Persen, Daya Lebih Hemat 43 Persen

Snapdragon X2 Series Diklaim Lebih Kencang 67 Persen, Daya Lebih Hemat 43 Persen

Tekno | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:13 WIB

Belum Move On Gagal ke Final FIFA ASEAN Cup, Arif Aiman: Kami Lebih Baik Dibanding Indonesia

Belum Move On Gagal ke Final FIFA ASEAN Cup, Arif Aiman: Kami Lebih Baik Dibanding Indonesia

Bola | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:00 WIB

Di Balik Hiatus One Piece: Menyelamatkan Animator dari Sindrom Kejar Tayang

Di Balik Hiatus One Piece: Menyelamatkan Animator dari Sindrom Kejar Tayang

Your Say | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 18:55 WIB

Kenapa HP Samsung Sering Restart Sendiri? Ini Solusi Praktis Dari Samsung

Kenapa HP Samsung Sering Restart Sendiri? Ini Solusi Praktis Dari Samsung

Tekno | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 18:45 WIB

×