- Benjamin Joe menyatakan bahwa pelaku usaha di Asia Pasifik kini menggunakan kecerdasan buatan untuk operasional bisnis.
- Sebanyak lima puluh persen konsumen di Asia Pasifik melakukan aktivitas belanja langsung melalui platform media sosial.
- Lebih dari sepuluh juta kreator menghubungkan akun Facebook dengan program afiliasi untuk memperoleh komisi penjualan produk.
Dalam sebulan terakhir, kreator memperoleh lebih dari 24 juta dolar AS komisi melalui unggahan affiliate, termasuk Reels di Facebook.

Meta juga menghadirkan fitur tag produk, sehingga kreator dapat menampilkan produk langsung di unggahan tanpa harus mengandalkan metode “link di bio”.
Chatbot AI Mulai Layani Pelanggan
AI juga mulai mengambil peran setelah konsumen tertarik membeli.
Meta Business Agent memungkinkan bisnis menggunakan agen AI untuk menjawab pertanyaan, melakukan tindak lanjut, hingga membantu menangani pesanan pelanggan selama 24 jam.
Teknologi ini telah digunakan sekitar 1 juta bisnis secara global melalui WhatsApp dan Messenger dan akan diperluas ke Instagram.
Bagi pelaku usaha kecil, perkembangan ini dapat memangkas pekerjaan layanan pelanggan yang selama ini membutuhkan tenaga manusia secara terus-menerus.
Meta kini melihat masa depan bisnis digital bukan lagi sekadar soal memasang iklan di media sosial. AI mulai menghubungkan seluruh perjalanan konsumen, dari menemukan produk, melihat rekomendasi kreator, bertanya, hingga membeli.
“Mulai dari seorang wirausahawan, pelaku usaha kecil, agensi, hingga tim marketing di dalam perusahaan bisa memiliki akses ke tools berbasis AI yang sama untuk menemukan pelanggan, mendorong penjualan, dan mengembangkan bisnis,” ujar Joe.