- HP Android murah mengalami penurunan performa drastis setelah satu tahun penggunaan karena kombinasi keterbatasan perangkat keras dan perangkat lunak.
- Faktor utama penyebabnya meliputi penggunaan memori eMMC yang lambat, kapasitas RAM terbatas, serta penurunan performa chipset kelas bawah.
- Penumpukan file sampah dan pembaruan sistem operasi yang terlalu berat turut memperlambat kinerja keseluruhan perangkat secara signifikan.
Android dikenal sebagai sistem operasi yang menghasilkan banyak file sampah atau cache. Jika tidak dibersihkan secara rutin, file-file ini akan menumpuk dan membebani sistem indeks penyimpanan.
Pada ponsel dengan spesifikasi tinggi, hal ini mungkin tidak terasa. Namun, pada ponsel murah, tumpukan cache yang mencapai gigabyte akan membuat sistem bekerja ekstra keras hanya untuk membaca data yang diperlukan.
5. Update OS yang Tidak Sebanding dengan Hardware
Mendapatkan pembaruan versi Android memang terdengar bagus, namun bagi HP murah, ini bisa menjadi bumerang. Versi Android terbaru seringkali membutuhkan sumber daya hardware yang lebih tinggi.
Ketika HP murah dipaksa menjalankan sistem operasi yang lebih berat tanpa adanya peningkatan hardware, maka performa yang patah-patah atau stuttering menjadi konsekuensi yang tidak terelakkan.