- Hyundai Ioniq 5 dan Ioniq 6 mengalami kendala rem otomatis saat melakukan parkir paralel di Indonesia.
- PT Hyundai Mobil Indonesia merilis panduan resmi agar pemilik dapat memindahkan gigi ke posisi netral.
- Pengemudi harus mematikan mesin secara bersamaan dengan memindahkan gigi ke netral untuk menghindari penguncian roda.
Suara.com - Mobil listrik Hyundai Ioniq 5 dan Ioniq 6 saat ini menjadi salah satu kendaraan ramah lingkungan yang paling canggih di pasaran Indonesia.
Desainnya yang sangat futuristik dipadukan dengan berbagai fitur modern menjadikannya daya tarik tersendiri bagi para pecinta otomotif.
Namun, kecanggihan teknologi ini terkadang menyisakan sedikit kebingungan bagi para pemiliknya, terutama saat harus menghadapi situasi parkir paralel di area pusat perbelanjaan atau gedung perkantoran yang padat.
Secara umum, kendaraan listrik modern dilengkapi dengan sistem pengamanan otomatis yang sangat ketat.
Pada Hyundai Ioniq 5 dan Ioniq 6, pabrikan menyematkan model tuas shifter elektrik yang memberikan ruang lebih luas di area konsol tengah.
Shifter elektrik sendiri merupakan komponen modern pengganti tuas transmisi manual atau matik konvensional yang bekerja menggunakan sinyal elektronik untuk memindahkan gigi mobil.
Selain itu, rem tangan atau rem parkir juga akan aktif secara otomatis ketika mobil selesai diparkir demi keamanan.
Kecanggihan rem otomatis ini justru sering memicu dilema tersendiri saat pengendara ingin melakukan parkir paralel.
Di Indonesia, aturan tidak tertulis parkir paralel mengharuskan mobil dalam kondisi gigi netral (N) agar bisa didorong oleh petugas parkir atau pengendara lain yang jalannya terhalang.
Jika Anda mematikan mobil listrik ini seperti mematikan mobil biasa, sistem komputer secara otomatis akan langsung mengunci transmisi di posisi P (Park) dan mengaktifkan rem tangan elektriknya.
Akibatnya, roda mobil akan terkunci dan sama sekali tidak bisa digeser dari luar.
Menjawab keresahan para pemilik mobil listrik premium ini, pihak pabrikan melalui situs resmi PT Hyundai Mobil Indonesia memberikan solusi praktis.
Di dalam artikel panduan resminya, mereka menjelaskan bahwa sistem penguncian otomatis tersebut "seringkali menimbulkan polemik ketika hendak parkir paralel dan mobil harus dinetralkan".
Untungnya, ada trik khusus yang bisa diterapkan agar transmisi Hyundai Ioniq 5 dan Ioniq 6 tetap berada di posisi netral (N) saat mesin mobil dinonaktifkan.
Cara Parkir Paralel Hyundai Ioniq 5

Berikut adalah langkah-langkah mudah yang wajib dipahami oleh setiap pemilik kendaraan listrik ini:
1. Langkah Pertama
Pastikan mobil Anda berada dalam kondisi menyala.
Menyalakan mobil ini sangat krusial di awal agar Anda bisa mengakses berbagai fungsi kelistrikan mobil, seperti melepaskan rem tangan otomatis serta mengoperasikan tuas transmisi elektrik.
2. Langkah Kedua
Nonaktifkan fitur rem tangan elektrik. Anda harus memastikan bahwa rem tangan tidak sedang aktif atau posisinya sudah dilepas.
Cara mengetahuinya cukup mudah, yaitu dengan melihat ke bagian cluster, yang merupakan layar panel instrumen digital di balik kemudi.
Pastikan tidak ada simbol atau tanda peringatan rem tangan yang menyala pada layar tersebut. Jika indikator sudah padam, Anda bisa segera lanjut ke tahap yang paling menentukan.
3. Langkah Ketiga
Matikan mesin sekaligus memindahkan posisi gigi transmisi ke N secara bersamaan.
Ini merupakan bagian paling penting yang memerlukan ketepatan waktu. Ketika Anda bersiap untuk mematikan mobil, tekan tombol power dan pada saat yang bersamaan pindahkan atau putar tuas gigi ke posisi N (Netral).
Sinergi gerakan antara menekan tombol power dan memindahkan tuas gigi ini akan memberikan instruksi khusus kepada komputer mobil untuk menonaktifkan daya tanpa mengunci transmisi ke posisi P.
Setelah semua langkah di atas dilakukan, Anda perlu memverifikasi apakah prosedur tersebut sudah berhasil.
Apabila Anda sukses melakukannya, mobil akan mati sepenuhnya namun indikator posisi gigi pada layar instrumen tetap menunjukkan huruf N, bukan huruf P.
Sebagai langkah pembuktian akhir untuk memastikan kenyamanan bersama di area parkir, Anda bisa mencoba turun sejenak lalu mendorong bodi mobil beberapa sentimeter.
Jika mobil terasa ringan dan bisa didorong dengan mudah tanpa ada hambatan mekanis, artinya mobil listrik Anda sudah aman untuk diparkir secara paralel.