Tips Parkir Paralel Hyundai Ioniq 5 dan Ioniq 6: Trik Rahasia agar Mobil Bisa Didorong Bebas

Cesar Uji Tawakal

Senin, 31 Agustus 2026 | 18:46 WIB
Tips Parkir Paralel Hyundai Ioniq 5 dan Ioniq 6: Trik Rahasia agar Mobil Bisa Didorong Bebas
Hyundai Ioniq 5 (hyundai.com)
baca 10 detik
  • Hyundai Ioniq 5 dan Ioniq 6 mengalami kendala rem otomatis saat melakukan parkir paralel di Indonesia.
  • PT Hyundai Mobil Indonesia merilis panduan resmi agar pemilik dapat memindahkan gigi ke posisi netral.
  • Pengemudi harus mematikan mesin secara bersamaan dengan memindahkan gigi ke netral untuk menghindari penguncian roda.

Suara.com - Mobil listrik Hyundai Ioniq 5 dan Ioniq 6 saat ini menjadi salah satu kendaraan ramah lingkungan yang paling canggih di pasaran Indonesia.

Desainnya yang sangat futuristik dipadukan dengan berbagai fitur modern menjadikannya daya tarik tersendiri bagi para pecinta otomotif.

Namun, kecanggihan teknologi ini terkadang menyisakan sedikit kebingungan bagi para pemiliknya, terutama saat harus menghadapi situasi parkir paralel di area pusat perbelanjaan atau gedung perkantoran yang padat.

Secara umum, kendaraan listrik modern dilengkapi dengan sistem pengamanan otomatis yang sangat ketat.

Pada Hyundai Ioniq 5 dan Ioniq 6, pabrikan menyematkan model tuas shifter elektrik yang memberikan ruang lebih luas di area konsol tengah.

Shifter elektrik sendiri merupakan komponen modern pengganti tuas transmisi manual atau matik konvensional yang bekerja menggunakan sinyal elektronik untuk memindahkan gigi mobil.

Selain itu, rem tangan atau rem parkir juga akan aktif secara otomatis ketika mobil selesai diparkir demi keamanan.

Kecanggihan rem otomatis ini justru sering memicu dilema tersendiri saat pengendara ingin melakukan parkir paralel.

Di Indonesia, aturan tidak tertulis parkir paralel mengharuskan mobil dalam kondisi gigi netral (N) agar bisa didorong oleh petugas parkir atau pengendara lain yang jalannya terhalang.

baca juga

Jika Anda mematikan mobil listrik ini seperti mematikan mobil biasa, sistem komputer secara otomatis akan langsung mengunci transmisi di posisi P (Park) dan mengaktifkan rem tangan elektriknya.

Akibatnya, roda mobil akan terkunci dan sama sekali tidak bisa digeser dari luar.

Menjawab keresahan para pemilik mobil listrik premium ini, pihak pabrikan melalui situs resmi PT Hyundai Mobil Indonesia memberikan solusi praktis.

Di dalam artikel panduan resminya, mereka menjelaskan bahwa sistem penguncian otomatis tersebut "seringkali menimbulkan polemik ketika hendak parkir paralel dan mobil harus dinetralkan".

Untungnya, ada trik khusus yang bisa diterapkan agar transmisi Hyundai Ioniq 5 dan Ioniq 6 tetap berada di posisi netral (N) saat mesin mobil dinonaktifkan.

Cara Parkir Paralel Hyundai Ioniq 5

mobil listrik Hyundai Ioniq 5 (hyundai.com)
mobil listrik Hyundai Ioniq 5 (hyundai.com)

Berikut adalah langkah-langkah mudah yang wajib dipahami oleh setiap pemilik kendaraan listrik ini:

1. Langkah Pertama

Pastikan mobil Anda berada dalam kondisi menyala.

Menyalakan mobil ini sangat krusial di awal agar Anda bisa mengakses berbagai fungsi kelistrikan mobil, seperti melepaskan rem tangan otomatis serta mengoperasikan tuas transmisi elektrik.

2. Langkah Kedua

Nonaktifkan fitur rem tangan elektrik. Anda harus memastikan bahwa rem tangan tidak sedang aktif atau posisinya sudah dilepas.

Cara mengetahuinya cukup mudah, yaitu dengan melihat ke bagian cluster, yang merupakan layar panel instrumen digital di balik kemudi.

Pastikan tidak ada simbol atau tanda peringatan rem tangan yang menyala pada layar tersebut. Jika indikator sudah padam, Anda bisa segera lanjut ke tahap yang paling menentukan.

3. Langkah Ketiga

Matikan mesin sekaligus memindahkan posisi gigi transmisi ke N secara bersamaan.

Ini merupakan bagian paling penting yang memerlukan ketepatan waktu. Ketika Anda bersiap untuk mematikan mobil, tekan tombol power dan pada saat yang bersamaan pindahkan atau putar tuas gigi ke posisi N (Netral).

Sinergi gerakan antara menekan tombol power dan memindahkan tuas gigi ini akan memberikan instruksi khusus kepada komputer mobil untuk menonaktifkan daya tanpa mengunci transmisi ke posisi P.

Setelah semua langkah di atas dilakukan, Anda perlu memverifikasi apakah prosedur tersebut sudah berhasil.

Apabila Anda sukses melakukannya, mobil akan mati sepenuhnya namun indikator posisi gigi pada layar instrumen tetap menunjukkan huruf N, bukan huruf P.

Sebagai langkah pembuktian akhir untuk memastikan kenyamanan bersama di area parkir, Anda bisa mencoba turun sejenak lalu mendorong bodi mobil beberapa sentimeter.

Jika mobil terasa ringan dan bisa didorong dengan mudah tanpa ada hambatan mekanis, artinya mobil listrik Anda sudah aman untuk diparkir secara paralel.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Seperempat Penjualan Mobil di Eropa Kini Didominasi Kendaraan Listrik

Seperempat Penjualan Mobil di Eropa Kini Didominasi Kendaraan Listrik

Otomotif | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 15:15 WIB

Pilihan Mobil Listrik Harga di Bawah Rp 200 Juta yang Dipasarkan di Indonesia

Pilihan Mobil Listrik Harga di Bawah Rp 200 Juta yang Dipasarkan di Indonesia

Otomotif | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 18:18 WIB

Merawat Baterai LFP Ternyata Ada Triknya Agar Performa Mobil Listrik Tak Cepat Menurun

Merawat Baterai LFP Ternyata Ada Triknya Agar Performa Mobil Listrik Tak Cepat Menurun

Otomotif | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 15:30 WIB

Panduan Parkir Paralel Mobil Hybrid Toyota Agar Aman dan Mudah Didorong

Panduan Parkir Paralel Mobil Hybrid Toyota Agar Aman dan Mudah Didorong

Otomotif | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 14:15 WIB

Terkini

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 01:36 WIB

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 23:24 WIB

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 20:25 WIB

×