Bagaimana Cara Lembaga Meteorologi Membuat Prakiraan Cuaca Esok Hari?

Agung Pratnyawan

Kamis, 17 September 2026 | 11:09 WIB
Bagaimana Cara Lembaga Meteorologi Membuat Prakiraan Cuaca Esok Hari?
Sejumlah warga beraktivitas saat turun hujan di kawasan Bundaran HI, Jakarta, Selasa (13/1/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • BMKG menyusun prakiraan cuaca menggunakan jaringan data atmosfer global.
  • Perangkat superkomputer bernama SMONG mengolah data cuaca secara cepat.
  • Integrasi teknologi canggih meningkatkan tingkat akurasi prakiraan cuaca.

Suara.com - Lembaga meteorologi seperti BMKG mengandalkan teknologi canggih dan analisis sains untuk menghasilkan prakiraan cuaca harian yang presisi. Proses ini melibatkan pemrosesan miliaran data atmosfer secara riil menggunakan perangkat superkomputer modern.

Informasi prakiraan cuaca kini menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat urban dalam merencanakan aktivitas luar ruang sehari-hari. Selain membantu menghindari cuaca buruk, sistem ini meminimalkan risiko bencana akibat fenomena alam yang ekstrem.

BMKG menggunakan superkomputer modern dengan model matematika kompleks yang memperhitungkan riwayat cuaca serta kondisi geografis suatu wilayah

Meskipun teknologi terkadang memiliki batas presisi, proses ilmiah di balik pembuatan prediksi cuaca sangat menarik untuk dipelajari.

Mengumpulkan Data dari Berbagai Sumber

Proses pembuatan prakiraan cuaca pada dasarnya mengandalkan gabungan data dari pengamatan langsung, rumus matematika, dan sistem komputasi. Setiap instrumen di bumi dan atmosfer bekerja tanpa henti untuk mencatat perubahan kondisi cuaca secara riil.

Data cuaca dikumpulkan secara global dari berbagai instrumen canggih di darat, laut, hingga udara. Stasiun meteorologi, satelit atmosfer, pelampung laut, kapal dagang, hingga penerbangan komersial turut berkontribusi dalam pengumpulan ini.

Setiap harinya, ada miliaran unit data atmosfer dari berbagai belahan dunia yang berhasil dihimpun oleh jaringan meteorologi. Informasi ini mencakup parameter penting seperti suhu udara, kelembapan, tekanan atmosfer, serta kecepatan angin.

Seluruh informasi mentah tersebut kemudian disalurkan ke pusat pengolahan data utama untuk diproses lebih lanjut. Tanpa pasokan data observasi yang komprehensif, penyusunan analisis cuaca yang presisi tidak akan mungkin terwujud.

baca juga
Sejumlah warga beraktivitas saat turun hujan di kawasan Bundaran HI, Jakarta, Selasa (13/1/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
Sejumlah warga beraktivitas saat turun hujan di kawasan Bundaran HI, Jakarta, Selasa (13/1/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]

Data yang Diperoleh Dikumpulkan di Dalam Perangkat Superkomputer

Komputer biasa atau laptop harian tidak akan sanggup mengolah volume data cuaca raksasa dari berbagai instrumen tersebut. Oleh karena itu, lembaga riset dan BMKG mengandalkan superkomputer dengan kapasitas pemrosesan yang sangat tinggi.

Perangkat superkomputer ini bekerja memanfaatkan model matematika kompleks yang memperhitungkan riwayat cuaca serta kondisi geografis suatu wilayah.

Berbagai rumus fisika di dalamnya menggambarkan fenomena alam seperti arah angin, tingkat penguapan, dan intensitas curah hujan.

Saat data dari berbagai instrumen dimasukkan, sistem superkomputer akan menghitung persamaan numerik tersebut untuk memprediksi kondisi atmosfer ke depan. Pemrosesan simultan ini memungkinkan hasil analisis keluar dalam waktu yang sangat singkat.

Dikutip dari portal resmi BMKG, lembaga ini telah menerapkan sistem Multi-Hazard Early Warning System (MHEWS). Sistem MHEWS ini mendukung pengolahan data serta model kebencanaan secara jauh lebih cepat dan akurat.

Teknologi superkomputer milik BMKG tersebut dikenal dengan nama SMONG (Supercomputer for Multi-hazards Operations and Numerical Modelling). Kehadiran SMONG memperkuat kapasitas prediksi dan mitigasi bencana iklim di seluruh wilayah Indonesia.

Seberapa Akurat Prakiraan Cuaca

Akurasi prakiraan cuaca modern saat ini memang sudah jauh lebih tinggi dan presisi dibandingkan dekade sebelumnya. Meski demikian, para ahli meteorologi tetap menghadapi tantangan saat prediksi yang dihasilkan sesekali mengalami penyimpangan.

Para ahli paham betul bahwa memprediksi perilaku atmosfer bukanlah sebuah perhitungan yang serba pasti. Ada begitu banyak variabel alam yang dinamis sehingga superkomputer paling canggih sekalipun masih terus disempurnakan.

Integrasi teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence) kini semakin meningkatkan tingkat presisi prakiraan cuaca di berbagai negara. Sistem pemelajaran mesin membantu mengenali pola iklim yang rumit dengan efisiensi yang lebih tinggi.

Para ilmuwan terus berambisi agar estimasi cuaca untuk satu hingga dua hari ke depan memiliki akurasi yang mendekati sempurna. Hal ini diharapkan semakin memudahkan masyarakat dalam mengatur jadwal harian tanpa perlu khawatir terkendala cuaca.

Kontributor : Muhammad Ikhwan Nur Ariyansyah

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengenal Efek Fotovoltaik, Cara Kerja Panel Surya Mengubah Sinar Matahari Jadi Listrik

Mengenal Efek Fotovoltaik, Cara Kerja Panel Surya Mengubah Sinar Matahari Jadi Listrik

Tekno | Kamis, 10 September 2026 | 12:47 WIB

Bagaimana Cara Kerja Magnet dan Sifat-sifatnya? Ini Penjelasannya

Bagaimana Cara Kerja Magnet dan Sifat-sifatnya? Ini Penjelasannya

Tekno | Kamis, 20 Agustus 2026 | 19:20 WIB

Begini Cara Kerja Drone MQ-9 Reaper AS yang Ditembak Jatuh Militer Iran

Begini Cara Kerja Drone MQ-9 Reaper AS yang Ditembak Jatuh Militer Iran

News | Selasa, 10 Maret 2026 | 13:39 WIB

Terkini

Perluas Penghijauan di Tujuh Wilayah, PNM Tanam 5.850 Bibit Pohon Endemik

Perluas Penghijauan di Tujuh Wilayah, PNM Tanam 5.850 Bibit Pohon Endemik

Riau | Selasa, 03 November 2026 | 07:30 WIB

Transfer Uang dan Remitansi Kena Pajak? DJP Klarifikasi Ungkap Rincian 'Pajak Digital'

Transfer Uang dan Remitansi Kena Pajak? DJP Klarifikasi Ungkap Rincian 'Pajak Digital'

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 07:25 WIB

Cara Memilih Pelembap untuk Kulit Kering pada Usia 40 Tahun ke Atas

Cara Memilih Pelembap untuk Kulit Kering pada Usia 40 Tahun ke Atas

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 07:25 WIB

Imigrasi Tangkap 3 WNA di Bali Diduga PSK Tarif Belasan Juta

Imigrasi Tangkap 3 WNA di Bali Diduga PSK Tarif Belasan Juta

Bali | Selasa, 03 November 2026 | 07:22 WIB

Dari Perjuangan Jilbab ke Reformasi: Kebebasan Tidak Lahir dari Sikap Diam

Dari Perjuangan Jilbab ke Reformasi: Kebebasan Tidak Lahir dari Sikap Diam

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 07:20 WIB

Febrie Adriansyah Bantah Peras Tan Kian Rp55 Miliar: Saya Asing dengan Istilah 'Dinginkan'

Febrie Adriansyah Bantah Peras Tan Kian Rp55 Miliar: Saya Asing dengan Istilah 'Dinginkan'

News | Selasa, 03 November 2026 | 07:19 WIB

Semarak Peringatan Hari Pahlawan di Kota Tua Jakarta

Semarak Peringatan Hari Pahlawan di Kota Tua Jakarta

Foto | Selasa, 03 November 2026 | 07:15 WIB

Cara Mengetahui WhatsApp Kita Disadap Orang Lain, Cek 7 Tanda Ini

Cara Mengetahui WhatsApp Kita Disadap Orang Lain, Cek 7 Tanda Ini

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 07:05 WIB

Comeback dengan Call My Name, TWS Temukan Keberanian Diri di Segala Situasi

Comeback dengan Call My Name, TWS Temukan Keberanian Diri di Segala Situasi

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 06:50 WIB

4 Shio Paling Beruntung 3 November 2026, Semua Urusan Lebih Mudah Mulai Hari Ini

4 Shio Paling Beruntung 3 November 2026, Semua Urusan Lebih Mudah Mulai Hari Ini

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 06:41 WIB

×