Begini Cara Kerja Drone MQ-9 Reaper AS yang Ditembak Jatuh Militer Iran

Arief Apriadi | Suara.com

Selasa, 10 Maret 2026 | 13:39 WIB
Begini Cara Kerja Drone MQ-9 Reaper AS yang Ditembak Jatuh Militer Iran
Begini Cara Kerja Drone MQ-9 Reaper AS yang Ditembak Jatuh Militer Iran. [Dok. YouTube/AiTelly]
  • Militer Amerika Serikat kehilangan total sebelas drone canggih jenis MQ-9 Reaper setelah serangan terjadi akhir pekan lalu.
  • Drone MQ-9 Reaper adalah sistem senjata berteknologi tinggi yang mampu melakukan pengintaian serta serangan presisi dari jarak jauh.
  • Total kerugian aset militer tersebut ditaksir mencapai lebih dari USD330 juta, mendorong penyesuaian strategi operasi AS.

Suara.com - Militer Amerika Serikat (AS) telah kehilangan 11 drone MQ-9 Reaper sejak serangan ke Iran pada akhir pekan lalu.

Pejabat Washington mengatakan kepada CBS News bahwa dua drone terbaru juga berhasil ditembak jatuh pasukan Teheran, menambah jumlah total drone yang hilang menjadi 11 unit.

“Kami terus memantau situasi dan menyesuaikan operasi untuk mengurangi risiko kehilangan aset strategis,” ujar seorang pejabat yang tidak ingin disebutkan namanya.

Setiap unit drone canggih ini diperkirakan bernilai lebih dari USD30 juta, sehingga total kerugian mencapai lebih dari USD330 juta atau sekitar Rp5,5 triliun.

Bagaimana Cara Kerja Drone MQ-9 Reaper AS

Drone MQ-9 Reaper dianggap ujung tombak teknologi drone tempur Amerika Serikat.

“Reaper bukan sekadar pesawat tanpa awak, tapi sistem senjata yang mampu melakukan pengintaian sekaligus serangan presisi,” kata juru bicara Angkatan Udara AS seperti dilansir dari Air Fore.mil

Sejarah pesawat tanpa awak militer dimulai sejak Perang Dunia II, ketika Presiden Franklin D. Roosevelt menyetujui eksperimen bat bomb yang gagal.

“Meski eksperimen itu kontroversial, ia memberikan wawasan tentang kendala operasi udara tanpa awak.” Kini, MQ-9 Reaper jauh lebih canggih dan aman," kata Tom Scheve di National Geographic.

Drone ini dikendalikan oleh dua orang, pilot untuk menerbangkan pesawat dan operator sensor untuk mengontrol kamera dan sistem senjata.

“Tim kami bisa mengoperasikan Reaper dari jauh, termasuk dari Nevada, AS, sementara drone terbang di Irak atau Afghanistan,” jelas perwakilan U.S. Air Force.

MQ-9 Reaper dilengkapi Multi-Spectral Targeting System (MTS-B) dengan sensor inframerah, kamera siang hari, laser designator, dan radar sintetis.

Drone ini mampu membawa delapan rudal AGM-114 Hellfire dan bom laser GBU-12 Paveway II, menjadikannya presisi dalam menyerang target bergerak.

Sistem Reaper juga bisa dipindahkan dalam kontainer untuk dikerahkan ke seluruh dunia.

Modifikasi terbaru menambahkan tangki bahan bakar eksternal hingga 903 liter, baling-baling ekstra, dan sistem injeksi alkohol-air untuk meningkatkan performa lepas landas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Media Luar Ungkap Perang AS-Iran Terus Memanas, Ini Penyebabnya

Media Luar Ungkap Perang AS-Iran Terus Memanas, Ini Penyebabnya

News | Selasa, 10 Maret 2026 | 13:17 WIB

Viral Video Rudal Tomahawk Serang Kawasan Dekat Sekolah, Ratusan Anak Diklaim Tewas

Viral Video Rudal Tomahawk Serang Kawasan Dekat Sekolah, Ratusan Anak Diklaim Tewas

News | Selasa, 10 Maret 2026 | 13:09 WIB

Presiden Prancis Ingatkan Donald Trump, Menggulingkan Rezim Iran Tak Semudah Menjatuhkan Bom

Presiden Prancis Ingatkan Donald Trump, Menggulingkan Rezim Iran Tak Semudah Menjatuhkan Bom

News | Selasa, 10 Maret 2026 | 11:53 WIB

Demi Jaga Hukum Internasional, Puan Desak PBB Segera Bertindak Atasi Konflik AS-Israel Vs Iran

Demi Jaga Hukum Internasional, Puan Desak PBB Segera Bertindak Atasi Konflik AS-Israel Vs Iran

News | Selasa, 10 Maret 2026 | 11:49 WIB

Dampak Harga Minyak Dunia Naik Mulai Terasa, di Sini BBM Sudah Batasi, SPBU Antre, dan Kampus Libur

Dampak Harga Minyak Dunia Naik Mulai Terasa, di Sini BBM Sudah Batasi, SPBU Antre, dan Kampus Libur

News | Selasa, 10 Maret 2026 | 11:48 WIB

Terkini

Rumitnya Hidup Warga Iran saat Perang: Ngumpet di Kamar Mandi Hingga Berburu Obat Anti Kecemasan

Rumitnya Hidup Warga Iran saat Perang: Ngumpet di Kamar Mandi Hingga Berburu Obat Anti Kecemasan

News | Jum'at, 24 April 2026 | 09:30 WIB

Heboh Usulan Purbaya Pungut Tarif di Selat Malaka, Malaysia Singgung 'Titipan' AS

Heboh Usulan Purbaya Pungut Tarif di Selat Malaka, Malaysia Singgung 'Titipan' AS

News | Jum'at, 24 April 2026 | 09:21 WIB

Tragis! Bayi Kembar Jadi Korban Kekejaman Pemukim Israel di Tepi Barat Palestina

Tragis! Bayi Kembar Jadi Korban Kekejaman Pemukim Israel di Tepi Barat Palestina

News | Jum'at, 24 April 2026 | 08:43 WIB

PKB: Usul KPK Soal Capres-Cawapres Wajib Kader Partai 'Pikiran Menarik'

PKB: Usul KPK Soal Capres-Cawapres Wajib Kader Partai 'Pikiran Menarik'

News | Jum'at, 24 April 2026 | 08:42 WIB

Mengenal Amal Khalil, Jurnalis Pemberani yang Dibunuh Israel di Lebanon

Mengenal Amal Khalil, Jurnalis Pemberani yang Dibunuh Israel di Lebanon

News | Jum'at, 24 April 2026 | 08:18 WIB

Pungli Berjamaah di Dinas ESDM Jatim: 19 Pegawai Kembalikan Duit 'Panas' Rp707 Juta ke Jaksa

Pungli Berjamaah di Dinas ESDM Jatim: 19 Pegawai Kembalikan Duit 'Panas' Rp707 Juta ke Jaksa

News | Jum'at, 24 April 2026 | 08:12 WIB

Pria Yahudi Ditangkap karena Pakai Kippah Bergambar Bendera Israel dan Palestina

Pria Yahudi Ditangkap karena Pakai Kippah Bergambar Bendera Israel dan Palestina

News | Jum'at, 24 April 2026 | 07:57 WIB

Berlabel Pupuk! Polisi Sita 1,9 Ton Sianida Asal Filipina dari Kapal yang Kandas di Gorontalo

Berlabel Pupuk! Polisi Sita 1,9 Ton Sianida Asal Filipina dari Kapal yang Kandas di Gorontalo

News | Jum'at, 24 April 2026 | 07:47 WIB

Tentara Khusus AS Ditangkap Usai Skandal Tahuran Rp 6,9 Miliar dalam Penangkapan Presiden Maduro

Tentara Khusus AS Ditangkap Usai Skandal Tahuran Rp 6,9 Miliar dalam Penangkapan Presiden Maduro

News | Jum'at, 24 April 2026 | 07:33 WIB

Italia Respon Usulan Gantikan Iran di Piala Dunia 2026

Italia Respon Usulan Gantikan Iran di Piala Dunia 2026

News | Jum'at, 24 April 2026 | 07:21 WIB