- Kementerian Koperasi menggelar seminar Korea-Indonesia Smart Factory di BINUS Bekasi untuk melatih 30 peserta pada September 2026.
- Peserta UKM mempelajari pemanfaatan kecerdasan artifisial dan pengolahan data praktis menggunakan perangkat Orange 3 untuk efisiensi produksi.
- Program ODA Smart Factory yang bekerja sama dengan Korea memberikan pelatihan serta bantuan peralatan bagi pelaku usaha.
UKM Tak Cukup Sekadar Punya Teknologi
![Korea-Indonesia Smart Factory Seminar. [Ist]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/09/25/70630-korea-indonesia-smart-factory-seminar.jpg)
Masuknya AI ke sektor UKM membawa tantangan tersendiri. Memiliki perangkat atau teknologi belum otomatis membuat proses bisnis menjadi lebih efisien.
Kemampuan sumber daya manusia untuk memahami dan menerapkan teknologi menjadi faktor penting agar investasi digital benar-benar memberikan dampak.
“Transformasi digital tidak cukup hanya dengan pengetahuan, tetapi harus diikuti dengan kemampuan untuk menerapkan teknologi secara nyata dalam proses bisnis,” ujar Pengawas Ahli Utama, Kementerian Koperasi RI, Daniel Asnur dalam keterangan resminya, Jumat (25/9/2026).
Menurut Daniel, Program ODA Smart Factory tidak hanya memberikan pelatihan dan peningkatan kapasitas. Koperasi dan UKM juga mendapatkan dukungan peralatan yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing.
Artinya, pendekatan transformasi yang didorong dalam program ini tidak berhenti pada edukasi. Teknologi juga diarahkan untuk masuk ke proses operasional secara langsung.
Smart Factory Jadi Langkah Berikutnya
Seminar yang diikuti lebih dari 100 pelaku UKM dan perwakilan perusahaan tersebut mempertemukan pemerintah, akademisi, perusahaan teknologi, industri, serta dunia usaha.
Program ODA Smart Factory sendiri memasuki tahun terakhir pelaksanaannya pada 2026. Kementerian Koperasi berharap pengalaman dari program tersebut dapat menjadi best practice yang dikembangkan dan direplikasi untuk menjangkau lebih banyak koperasi dan UKM.
Kerja sama dengan Pemerintah Republik Korea dan INNOBIZ Association juga diarahkan untuk memperkuat ekosistem transformasi teknologi bagi koperasi dan UKM Indonesia.