- Sumbu simetri adalah garis yang membagi bangun datar menjadi dua bagian serupa seperti bayangan cermin jika dilipat.
- Siswa menentukan sumbu simetri melalui pengamatan bentuk serta pembayangan garis vertikal, horizontal, atau diagonal pada tengah bangun.
- Persegi memiliki empat sumbu simetri sedangkan jajar genjang biasa tidak memiliki sumbu simetri sama sekali.
Suara.com - Sumbu simetri adalah garis yang membagi sebuah bangun menjadi dua bagian yang sama dan saling berhadapan seperti bayangan cermin.
Jika bangun datar dilipat tepat pada garis tersebut, kedua bagiannya akan bertumpuk dengan sempurna.
Namun, tidak semua bangun datar memiliki sumbu simetri, dan jumlahnya juga berbeda-beda.
Untuk menentukannya, perlu melihat apakah suatu garis dapat membagi bangun menjadi dua bagian yang memiliki bentuk dan ukuran sama.
Lalu, bagaimana cara menentukan sumbu simetri pada berbagai bangun datar? Berikut penjelasan sederhananya.
Pengertian Sumbu Simetri
Sumbu simetri merupakan garis yang membagi bangun datar menjadi dua bagian yang sama besar dan memiliki bentuk yang sama.
Garis ini dapat berada secara vertikal, horizontal, atau diagonal, tergantung bentuk bangunnya.
Cara sederhana untuk mengetahuinya adalah membayangkan bangun tersebut dilipat tepat pada sebuah garis.
Apabila kedua bagian bertemu dan saling menutupi dengan tepat, garis tersebut merupakan sumbu simetri.
Cara Menentukan Sumbu Simetri
Berikut langkah-langkah yang dapat dilakukan:
1. Amati Bentuk Bangun Datar
Perhatikan sisi, sudut, dan pola yang dimiliki bangun. Cari bagian yang tampak memiliki pasangan dengan posisi berlawanan.
2. Bayangkan Garis Pembagi
Tarik garis secara vertikal, horizontal, atau diagonal yang melewati bagian tengah bangun. Pastikan garis tersebut membagi bangun menjadi dua bagian.
3. Bandingkan Kedua Bagian
Periksa apakah sisi dan sudut pada kedua bagian memiliki ukuran serta bentuk yang sama. Jika keduanya seperti bayangan cermin, garis tersebut merupakan sumbu simetri.
4. Hitung Jumlah Sumbi
Sebuah bangun dapat memiliki satu, beberapa, atau bahkan tidak memiliki sumbu simetri. Jumlahnya bergantung pada bentuk dan keteraturan bangun tersebut.
Contoh Sumbu Simetri pada Bangun Datar

Persegi memiliki 4 sumbu simetri, yaitu dua garis yang menghubungkan titik tengah sisi berhadapan dan dua garis diagonal.
Persegi panjang memiliki 2 sumbu simetri, yaitu garis vertikal dan horizontal yang melewati bagian tengahnya.
Segitiga sama sisi mempunyai 3 sumbu simetri yang masing-masing melewati satu titik sudut dan titik tengah sisi di depannya.
Segitiga sama kaki memiliki 1 sumbu simetri, yaitu garis yang membagi segitiga menjadi dua bagian sama besar.
Lingkaran mempunyai sumbu simetri tak terhingga karena setiap garis yang melewati titik pusat dapat membaginya menjadi dua bagian yang sama.
Sementara itu, jajar genjang biasa tidak mempunyai sumbu simetri karena tidak ada garis yang dapat membaginya menjadi dua bagian yang saling bercermin.