Panduan Praktis Menghitung Luas Trapesium dan Belah Ketupat Lengkap dengan Contoh Soal

Cesar Uji Tawakal

Senin, 21 September 2026 | 13:56 WIB
Panduan Praktis Menghitung Luas Trapesium dan Belah Ketupat Lengkap dengan Contoh Soal
Ilustrasi bangun datar. (Pexels/Cottonbro)
baca 10 detik
  • Bentuk-bentuk geometri dua dimensi sangat sering kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari.
  • Saat memperhatikan atap rumah, permukaan samping perahu, atau hiasan tempat tinggal, kita sedang melihat penerapan nyata dari bangun datar berbentuk trapesium dan belah ketupat.

Suara.com - Dalam ilmu matematika, bangun datar didefinisikan sebagai bentuk dua dimensi dari bangun-bangun yang memiliki permukaan datar pada ukuran luas, panjang, lebar, dan kelilingnya.

Di antara kelompok bangun segi empat, trapesium dan belah ketupat memiliki keunikan fisik dan rumus perhitungan yang sangat menarik untuk dipelajari.

Sebelum mengulas rumus perhitungannya, penting bagi kita untuk memahami beberapa istilah teknis dasar agar pembahasan ini terasa lebih sederhana.

Istilah pertama adalah sisi sejajar, yaitu dua garis berhadapan yang memiliki arah konstan sehingga tidak akan pernah berpotongan meskipun diperpanjang.

Istilah kedua adalah diagonal, yaitu garis lurus melintang yang menghubungkan dua titik sudut yang saling berhadapan.

Istilah ketiga adalah kongruen, yaitu istilah untuk menggambarkan dua bangun yang memiliki bentuk dan ukuran yang sama persis.

Menghitung Luas Trapesium

Ilustrasi rumus mencari tinggi trapesium. [Dibuat dengan AI]
Ilustrasi rumus mencari tinggi trapesium. [Dibuat dengan AI]

Trapesium secara umum didefinisikan sebagai jenis bangun segi empat yang hanya memiliki sepasang sisi sejajar yang saling berhadapan.

Bangun datar ini terbagi menjadi tiga jenis utama, yakni trapesium sama kaki, trapesium siku-siku, dan trapesium sembarang.

Komponen utama trapesium terdiri dari dua sisi sejajar yang biasanya disimbolkan dengan a dan b, serta tinggi (t) yaitu jarak berupa garis tegak lurus yang menghubungkan kedua sisi sejajar tersebut.

baca juga

Rumus untuk menghitung luas trapesium diperoleh dengan mengalikan setengah dari jumlah panjang sisi-sisi sejajarnya dengan tingginya.

Secara matematis, rumusnya dituliskan sebagai:

Luas Trapesium = 1/2 x (a + b) x t.

Contoh Soal Trapesium:

Sebuah permukaan atap rumah berbentuk trapesium memiliki panjang sisi-sisi sejajar masing-masing 10 meter dan 14 meter. Jika tinggi trapesium tersebut adalah 6 meter, berapakah luas permukaan atap rumah tersebut?

Pembahasan:

Diketahui:
- Sisi sejajar a = 10 meter
- Sisi sejajar b = 14 meter
- Tinggi t = 6 meter

Masukkan data tersebut ke dalam rumus luas trapesium:

Luas = 1/2 x (a + b) x t
Luas = 1/2 x (10 + 14) x 6
Luas = 1/2 x 24 x 6
Luas = 12 x 6 = 72 meter persegi.

Jadi, luas permukaan atap rumah berbentuk trapesium tersebut adalah 72 meter persegi.

Menghitung Luas Belah Ketupat

contoh benda jajargenjang dan belah ketupat (AI)
contoh benda jajargenjang dan belah ketupat (AI)

Berbeda dengan trapesium, belah ketupat merupakan bangun datar dua dimensi yang dibentuk oleh empat buah rusuk yang seluruhnya memiliki ukuran sama panjang.

Sisi-sisi yang saling berhadapan pada belah ketupat sejajar, dan dua pasang sudut yang saling berhadapan memiliki besar yang sama.

Belah ketupat juga dapat dibangun dari gabungan dua buah segitiga sama kaki yang kongruen pada bagian alasnya.

Belah ketupat memiliki dua garis diagonal, yaitu diagonal 1 (d1) dan diagonal 2 (d2), yang saling berpotongan tegak lurus serta membagi dua sama panjang.

Rumus untuk menghitung luas belah ketupat adalah setengah dari hasil perkalian panjang kedua diagonalnya.

Persamaan matematikanya dituliskan sebagai:

Luas Belah Ketupat = 1/2 x d1 x d2.

Contoh Soal Belah Ketupat:

Sebuah belah ketupat ABCD memiliki panjang diagonal AC sebesar 12 sentimeter dan panjang diagonal BD sebesar 16 sentimeter. Hitunglah luas dari belah ketupat tersebut!

Pembahasan:

Diketahui:
- Diagonal 1 (d1) = 12 sentimeter
- Diagonal 2 (d2) = 16 sentimeter

Gunakan rumus luas belah ketupat:

Luas = 1/2 x d1 x d2
Luas = 1/2 x 12 x 16
Luas = 6 x 16 = 96 sentimeter persegi.

Dengan demikian, luas belah ketupat tersebut adalah 96 sentimeter persegi.

Melalui pemahaman karakteristik sisi sejajar dan garis diagonal ini, Anda dapat menyelesaikan berbagai variasi persoalan luas bangun segi empat secara akurat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cara Mudah Menghitung Keliling Trapesium Sama Kaki Lengkap dengan Rumus dan Contoh Soalnya

Cara Mudah Menghitung Keliling Trapesium Sama Kaki Lengkap dengan Rumus dan Contoh Soalnya

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 13:31 WIB

Tutorial Lengkap Menguasai Rumus Keliling dan Luas Lingkaran Beserta Contoh Soalnya

Tutorial Lengkap Menguasai Rumus Keliling dan Luas Lingkaran Beserta Contoh Soalnya

Tekno | Minggu, 20 September 2026 | 14:24 WIB

15 Contoh Soal Rata-Rata, Modus, dan Median Kelas 6 SD Lengkap dengan Pembahasan

15 Contoh Soal Rata-Rata, Modus, dan Median Kelas 6 SD Lengkap dengan Pembahasan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 10:11 WIB

Mirip atau Sama Persis? Ini Syarat Lengkap Dua Segitiga Dikatakan Sebangun dan Kongruen

Mirip atau Sama Persis? Ini Syarat Lengkap Dua Segitiga Dikatakan Sebangun dan Kongruen

Tekno | Selasa, 15 September 2026 | 12:16 WIB

Cara Mudah Mencari Panjang Alas Jajar Genjang jika Luas dan Tinggi Sudah Diketahui

Cara Mudah Mencari Panjang Alas Jajar Genjang jika Luas dan Tinggi Sudah Diketahui

Tekno | Selasa, 15 September 2026 | 11:54 WIB

Terkini

Terdiri dari 15 Pasal, RUU Pengaturan Reforma Agraria Siap Disahkan Jadi UU di Paripurna

Terdiri dari 15 Pasal, RUU Pengaturan Reforma Agraria Siap Disahkan Jadi UU di Paripurna

News | Senin, 21 September 2026 | 13:54 WIB

Cegah Papua Jadi 'Sudan Kedua', Pemerintah Diminta Tarik Pendekatan Militeristik dan Buka Dialog

Cegah Papua Jadi 'Sudan Kedua', Pemerintah Diminta Tarik Pendekatan Militeristik dan Buka Dialog

News | Senin, 21 September 2026 | 13:53 WIB

Warga Batu Aji Ngeluh Krisis Air, Rawat Mertua Stroke dengan Tisu Basah

Warga Batu Aji Ngeluh Krisis Air, Rawat Mertua Stroke dengan Tisu Basah

Batam | Senin, 21 September 2026 | 13:52 WIB

KPK Geledah Kantor Summarecon Bogor Terkait Kasus ATR/BPN

KPK Geledah Kantor Summarecon Bogor Terkait Kasus ATR/BPN

News | Senin, 21 September 2026 | 13:52 WIB

Menuntut Dampak Nyata BRICS: Mampukah QRIS dan UPI India Berkolaborasi demi Pedagang Kaki Lima?

Menuntut Dampak Nyata BRICS: Mampukah QRIS dan UPI India Berkolaborasi demi Pedagang Kaki Lima?

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 13:51 WIB

Daemons of the Shadow Realm Umumkan Season 2, Kisah Yuru dan Asa Berlanjut

Daemons of the Shadow Realm Umumkan Season 2, Kisah Yuru dan Asa Berlanjut

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 13:50 WIB

Siap-siap Amerika Boncos! Iran Mau Luncurkan Rudal Lagi Kalau Ini Terjadi

Siap-siap Amerika Boncos! Iran Mau Luncurkan Rudal Lagi Kalau Ini Terjadi

News | Senin, 21 September 2026 | 13:49 WIB

KPK Geledah Kantor Summarecon Bogor, Apa yang Dicari?

KPK Geledah Kantor Summarecon Bogor, Apa yang Dicari?

News | Senin, 21 September 2026 | 13:46 WIB

5 Penyebab HP Cepat Panas, Ketahui untuk Mencegah Kerusakan Fatal

5 Penyebab HP Cepat Panas, Ketahui untuk Mencegah Kerusakan Fatal

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 13:42 WIB

Sempat Berkali-kali Hilang, Nusron Wahid Akhirnya Nongol di DPR Bahas RUU Reforma Agraria

Sempat Berkali-kali Hilang, Nusron Wahid Akhirnya Nongol di DPR Bahas RUU Reforma Agraria

News | Senin, 21 September 2026 | 13:41 WIB

×