Ekonomi Digital RI Tembus 99 Miliar Dolar AS, Komdigi Andalkan Bali Tech Week Tarik Investasi

Dythia Novianty

Rabu, 14 Oktober 2026 | 07:49 WIB
Ekonomi Digital RI Tembus 99 Miliar Dolar AS, Komdigi Andalkan Bali Tech Week Tarik Investasi
Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid (tengah) dalam pembukaan Bali Tech Week 2026 di Jakarta, Selasa (13/10/2026). [Suara.com/Dythia]
baca 10 detik
  • Kementerian Komunikasi dan Digital menyelenggarakan Bali Tech Week 2026 di Bali Beach Convention Center pada 19–23 Oktober 2026.
  • Ajang ini bertujuan mengatasi tantangan investasi teknologi nasional di tengah proyeksi nilai ekonomi digital Indonesia mencapai 99 miliar dolar AS pada 2025.
  • Penyelenggaraan acara tersebut menghimpun 13 kegiatan teknologi untuk mempertemukan perusahaan rintisan, investor global, dan pembuat kebijakan guna memperkuat kemitraan.

Suara.com - Nilai ekonomi digital Indonesia diperkirakan mencapai 99 miliar dolar AS atau sekitar Rp1.771,2 triliun pada 2025. Namun, besarnya pasar belum otomatis membuat investasi dan industri teknologi nasional tumbuh sepadan.

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) kini mencoba mempertemukan investor, perusahaan teknologi, startup, dan pembuat kebijakan lewat Bali Tech Week 2026.

Mengusung tema “Archipelago Ascending — Advance Together, Innovate Further”, Bali Tech Week 2026 akan berlangsung pada 19–23 Oktober 2026 di Bali Beach Convention Center, Sanur, Bali.

Ajang ini dirancang untuk menyatukan 13 kegiatan teknologi dalam satu rangkaian, dengan target lebih dari 4.000 peserta dan 1.000 delegasi internasional dari lebih dari 30 negara.

Langkah ini diambil ketika Indonesia memiliki pasar digital yang besar, tetapi masih menghadapi pekerjaan rumah dalam menarik investasi dan memperkuat kemampuan perusahaan teknologi lokal.

Komdigi ingin menjadikan Bali Tech Week bukan hanya tempat bertukar gagasan, melainkan juga ruang untuk membuka peluang bisnis, mempertemukan perusahaan dengan investor, dan membangun kemitraan lintas negara.

Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid mengatakan, potensi pasar Indonesia belum sepenuhnya diikuti investasi dan pengembangan industri teknologi nasional.

Mengacu pada laporan e-Conomy SEA 2025 yang disusun Google, Temasek, dan Bain & Company, nilai transaksi bruto atau gross merchandise value (GMV) ekonomi digital Indonesia diperkirakan mencapai 99 miliar dolar AS pada 2025, tumbuh 14 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

“Namun, besarnya pasar belum sepenuhnya diikuti oleh investasi dan pengembangan industri teknologi nasional,” kata Meutya dalam paparan Bali Tech Week 2026 di Jakarta, Selasa (13/10/2026).

baca juga

Menurut Meutya, ajang ini diharapkan dapat memperkuat kepercayaan investor, pelaku industri, dan komunitas teknologi global terhadap prospek Indonesia sebagai tempat untuk membangun usaha dan berinvestasi dalam jangka panjang.

Pemerintah juga ingin memastikan pertumbuhan ekonomi digital menghasilkan dampak yang lebih nyata, mulai dari inovasi dan investasi hingga penciptaan lapangan kerja.

13 Agenda Teknologi, dari AI hingga Investasi Startup

Bali Tech Week 2026 akan menghimpun 13 kegiatan yang mencakup berbagai sektor, mulai dari kecerdasan artifisial (AI), pengembangan startup, industri gim, keamanan siber, aset digital, hingga infrastruktur dan kebijakan ekonomi digital.

Sejumlah agenda yang masuk dalam rangkaian tersebut antara lain BTW Con, Telkom Sovereign Tech Summit, HUB.ID Summit, IGDX 2026, KORIKA AIIS 2026, ITSEC AICX 2026, Tokocrypto Digital Summit, Digital Economy Policy Forum, dan Endeavor Global Forum.

Rangkaian lainnya meliputi Bali Capital Circle, Foundry Collective Incubator Launch, Sira Village Excursion Trip, serta UDImpact.

Direktur Jenderal Ekosistem Digital Komdigi, Edwin Hidayat Abdullah menjelaskan, penyatuan berbagai kegiatan tersebut bertujuan menghubungkan kebutuhan konektivitas dan infrastruktur dengan pengembangan pasar, pemanfaatan AI, kebijakan, serta investasi.

Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid (tengah) dalam pembukaan Bali Tech Week 2026 di Jakarta, Selasa (13/10/2026). [Suara.com/Dythia]
Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid (tengah) dalam pembukaan Bali Tech Week 2026 di Jakarta, Selasa (13/10/2026). [Suara.com/Dythia]

Berdasarkan data panitia yang disampaikan Edwin, sebanyak 1.785 peserta telah terdaftar dan 1.762 di antaranya terkonfirmasi. Sebanyak 135 peserta berasal dari luar negeri, dengan keterwakilan lebih dari 30 negara, termasuk Amerika Serikat, China, Australia, dan India.

Komdigi juga menyiapkan business matchmaking, dialog kebijakan, dan pertemuan investor untuk membantu perusahaan menemukan mitra teknologi, calon pelanggan, serta sumber pendanaan yang relevan.

Bagi pelaku usaha teknologi, pertemuan semacam ini menjadi salah satu peluang untuk membawa diskusi di forum ke tahap yang lebih konkret, seperti penjajakan kerja sama komersial maupun investasi.

Pendanaan Startup Mulai Menunjukkan Sinyal Positif

Penyelenggaraan Bali Tech Week 2026 juga berlangsung di tengah pergerakan pendanaan startup Indonesia yang menunjukkan kenaikan dari sisi nilai investasi.

Berdasarkan kompilasi DS Group per 5 Oktober 2026, pendanaan startup yang diumumkan sepanjang tahun berjalan mencapai 392 juta dolar AS atau sekira Rp7,02 triliun. Angka tersebut melampaui total 358 juta dolar AS atau senilai Rp6,41 triliun sepanjang 2025 dalam seri data yang sama, atau naik sekitar 9,5 persen.

Meski demikian, nilai pendanaan yang meningkat belum berarti akses modal membaik bagi seluruh startup. Jumlah transaksi yang tercatat justru baru mencapai 24 sepanjang 2026 berjalan, dibandingkan 97 transaksi selama 2025.

Data tersebut memperlihatkan bahwa kenaikan nilai pendanaan perlu dibaca secara hati-hati.

Nilai investasi yang lebih besar belum tentu mencerminkan pemerataan akses modal, terutama bagi perusahaan rintisan yang masih membutuhkan pendanaan untuk mengembangkan produk dan memperluas pasar.

Dalam konteks ini, Bali Tech Week 2026 diharapkan dapat membuka lebih banyak jalur pertemuan antara startup, investor, dan mitra industri.

Namun, dampaknya terhadap investasi akan bergantung pada tindak lanjut setelah acara, bukan hanya jumlah peserta yang hadir.

Infrastruktur dan AI Jadi Bagian dari Taruhan

Selain pendanaan, pengembangan ekonomi digital juga membutuhkan infrastruktur yang mampu menopang pertumbuhan bisnis.

Konektivitas saja tidak cukup tanpa dukungan pusat data, komputasi, layanan cloud, dan pemanfaatan AI yang sesuai dengan kebutuhan industri.

Direktur Network Telkom Indonesia, Budi Satria Dharma Purba menilai, penguatan infrastruktur digital perlu berjalan seiring dengan pengembangan teknologi yang dapat menjawab kebutuhan dunia usaha.

Telkom mendukung Bali Tech Week 2026 sebagai wadah kolaborasi pemerintah, industri, inovator, dan investor untuk memperkuat kapabilitas teknologi nasional serta membuka peluang kemitraan.

Sementara itu, Direktur Utama Telkomsel, Nugroho menyoroti, pentingnya memastikan manfaat teknologi, termasuk AI, dapat dirasakan oleh UMKM, industri, dan masyarakat.

Menurutnya, pengembangan ekosistem digital perlu didukung pengalaman pelanggan yang lebih baik, kolaborasi bisnis, dan solusi di luar konektivitas.

Dari sisi perusahaan teknologi, CEO GoTo, Hans Patuwo, juga menekankan pentingnya membangun ekosistem yang memberi manfaat bagi pelanggan, mitra pengemudi, dan mitra merchant, sekaligus menjaga fundamental bisnis tetap sehat.

Komdigi menempatkan inisiatif ini dalam tiga arah transformasi digital, yakni Terhubung, Tumbuh, dan Terjaga.

Direktur Jenderal Ekosistem Digital Komdigi, Edwin Hidayat Abdullah dalam pembukaan Bali Tech Week 2026 di Jakarta, Selasa (13/10/2026). [Suara.com/Dythia]
Direktur Jenderal Ekosistem Digital Komdigi, Edwin Hidayat Abdullah dalam pembukaan Bali Tech Week 2026 di Jakarta, Selasa (13/10/2026). [Suara.com/Dythia]

Ketiganya mencakup perluasan jejaring global, penciptaan peluang bagi startup dan pelaku usaha lokal, serta penguatan ekosistem digital yang aman dan memiliki kepastian regulasi.

Pada akhirnya, tantangan Bali Tech Week 2026 bukan sekadar mendatangkan ribuan peserta ke Bali.

Ukuran yang lebih penting adalah apakah pertemuan tersebut menghasilkan investasi baru, kemitraan bisnis yang berjalan, serta peluang pertumbuhan bagi perusahaan teknologi Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Paket Internet Naik, Komdigi Evaluasi Penerapan Tarif Operator Seluler

Harga Paket Internet Naik, Komdigi Evaluasi Penerapan Tarif Operator Seluler

Tekno | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 20:54 WIB

Perlindungan Sisa Kuota Dinilai Belum Maksimal, Komdigi Evaluasi Operator Seluler

Perlindungan Sisa Kuota Dinilai Belum Maksimal, Komdigi Evaluasi Operator Seluler

Tekno | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:27 WIB

Untung Besar dalam Waktu Singkat, OJK Minta Mahasiswa Waspadai Modus Investasi Bodong

Untung Besar dalam Waktu Singkat, OJK Minta Mahasiswa Waspadai Modus Investasi Bodong

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Kuota Hangus Belum Tuntas, Komdigi Soroti Paket Telkomsel, Indosat, dan XL

Kuota Hangus Belum Tuntas, Komdigi Soroti Paket Telkomsel, Indosat, dan XL

Tekno | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 13:15 WIB

Literasi Keuangan Mulai Digaungkan lewat Medium Seni

Literasi Keuangan Mulai Digaungkan lewat Medium Seni

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 06:25 WIB

KISI Bidik Rp2 Triliun dari Obligasi hingga Akhir 2026

KISI Bidik Rp2 Triliun dari Obligasi hingga Akhir 2026

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:55 WIB

Terkini

Ekonomi Digital RI Tembus 99 Miliar Dolar AS, Komdigi Andalkan Bali Tech Week Tarik Investasi

Ekonomi Digital RI Tembus 99 Miliar Dolar AS, Komdigi Andalkan Bali Tech Week Tarik Investasi

Tekno | Rabu, 14 Oktober 2026 | 07:49 WIB

Asap Karhutla Ganggu Negara Tetangga, Kenapa Indonesia Belum Tetapkan Status Bencana Nasional?

Asap Karhutla Ganggu Negara Tetangga, Kenapa Indonesia Belum Tetapkan Status Bencana Nasional?

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 07:35 WIB

Bom Perang Dunia Ditemukan di Pinrang

Bom Perang Dunia Ditemukan di Pinrang

Sulsel | Rabu, 14 Oktober 2026 | 07:28 WIB

Klaim Asuransi Properti Tembus Rp5,78 Triliun pada Kuartal II 2026, Pelaku Usaha Perlu Lindungi Aset

Klaim Asuransi Properti Tembus Rp5,78 Triliun pada Kuartal II 2026, Pelaku Usaha Perlu Lindungi Aset

Bisnis | Rabu, 14 Oktober 2026 | 07:28 WIB

Urutan Skincare Pagi Wardah untuk Wajah Cerah Bebas Flek Hitam Usia 40 Tahun

Urutan Skincare Pagi Wardah untuk Wajah Cerah Bebas Flek Hitam Usia 40 Tahun

Lifestyle | Rabu, 14 Oktober 2026 | 07:23 WIB

Menengok Progres Embung Kebagusan, Penahan Banjir Baru Jakarta

Menengok Progres Embung Kebagusan, Penahan Banjir Baru Jakarta

Foto | Rabu, 14 Oktober 2026 | 07:00 WIB

Kupas Tuntas Kurikulum IB vs Cambridge: Mana yang Lebih Jaminan Lolos Kuliah di Luar Negeri?

Kupas Tuntas Kurikulum IB vs Cambridge: Mana yang Lebih Jaminan Lolos Kuliah di Luar Negeri?

Lifestyle | Rabu, 14 Oktober 2026 | 06:56 WIB

Viva Hair Tonic Manfaatnya Apa Saja untuk Rambut? Ini 3 Varian dan Harganya

Viva Hair Tonic Manfaatnya Apa Saja untuk Rambut? Ini 3 Varian dan Harganya

Lifestyle | Rabu, 14 Oktober 2026 | 06:45 WIB

Bank Jakarta Siapkan Pembiayaan Rp5,87 Triliun untuk Perumahan hingga Transportasi Publik

Bank Jakarta Siapkan Pembiayaan Rp5,87 Triliun untuk Perumahan hingga Transportasi Publik

Jakarta | Rabu, 14 Oktober 2026 | 06:42 WIB

Adu Jotos Satpol-PP dan Pekerja di Jaksel, Polisi Turun Tangan

Adu Jotos Satpol-PP dan Pekerja di Jaksel, Polisi Turun Tangan

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 06:17 WIB

×