- Fitur E2EE WhatsApp amankan transmisi pesan dari ancaman penyadapan digital.
- Cadangan chat komputasi awan butuh aktivasi manual fitur E2EE WhatsApp.
- Kenali celah malware perangkat yang tidak terjangkau fitur E2EE WhatsApp.
Cadangan data ini memerlukan aktivasi manual agar turut terenkripsi penuh dari ujung ke ujung.
Cara Mengaktifkan Enkripsi E2EE pada Cadangan Chat (Chat Backup)
Agar riwayat obrolan yang tersimpan di komputasi awan (cloud) tidak mudah diintip atau disusupi, ikuti Langkah langkah berikut:
- Buka aplikasi WhatsApp di ponsel Anda.
- Masuk ke menu Pengaturan/Setelan (ikon titik tiga di kanan atas untuk pengguna Android, atau menu di sudut kanan bawah untuk iPhone).
- Pilih menu Chat.
- Ketuk opsi Cadangan Chat (Chat Backup).
- Pilih Cadangan terenkripsi end-to-end (End-to-end Encrypted Backup).
- Ketuk Nyalakan (Turn On).
- Buat kata sandi keamanan (minimal 8 karakter kombinasi huruf, angka, dan simbol) atau buat kunci enkripsi perangkat.
- Ikuti petunjuk di layar hingga proses pencadangan selesai.
Pastikan Anda mengingat atau mencatat kata sandi tersebut. Pihak WhatsApp tidak dapat membantu memulihkan cadangan data jika kata sandi atau kunci enkripsi Anda hilang.
Cara Memverifikasi Chat Terenkripsi Aman dari Penyadapan
Untuk memastikan obrolan dengan kontak tertentu benar-benar terlindungi dan tidak disusupi pihak ketiga, Anda bisa melakukan verifikasi keamanan secara manual:
- Buka ruang obrolan dengan kontak yang dituju.
- Ketuk nama kontak di bagian atas untuk membuka layar info kontak.
- Pilih menu Enkripsi.
- Di layar akan muncul kode keamanan unik berupa kode QR dan deretan 60 digit angka.
Jika sedang berdekatan secara fisik, lakukan pemindaian kode QR di antara kedua ponsel. Jika jarak jauh, Anda bisa mencocokkan deretan 60 angka tersebut melalui saluran komunikasi lain.
Apabila kode cocok, tanda centang verifikasi akan muncul, menandakan sambungan komunikasi Anda bersih dari pengawasan pihak luar.
Tingkat Keamanan Fitur E2EE WhatsApp
Kendati memberikan perlindungan level tinggi terhadap upaya pengintaian jaringan dan manipulasi data transmisi, fitur E2EE tidak menjamin keamanan 100 persen dari segala bentuk pembobolan.
Ada beberapa hal yang tetap berada di luar jangkauan proteksi E2EE:
1. Perangkat Terinfeksi Malware/Spyware
E2EE hanya mengamankan data saat dalam proses perjalanan transmisi.
Jika perangkat pengirim atau penerima sudah tersusupi virus atau malware, peretas tetap dapat membaca data sebelum dienkripsi atau sesudah didekripsi di layar ponsel.
2. Jejak Metadata
Informasi tambahan seperti jam pengiriman pesan, lokasi, serta identitas nomor pengirim dan penerima (metadata) tetap dapat terpantau.
3. Komunikasi Akun WhatsApp Business
Percakapan dengan akun bisnis bisa saja diproses oleh pihak ketiga, sistem kecerdasan buatan (Meta AI), atau disimpan untuk kebutuhan pemasaran/iklan internal bisnis tersebut sesuai kebijakan privasi masing-masing.
Menerapkan enkripsi pada cadangan pesan serta rutin memverifikasi kode keamanan merupakan langkah preventif terbaik untuk mempertebal lapisan pertahanan privasi digital Anda di tengah maraknya ancaman intersepsi komunikasi modern.