Array

VIDEO: Inilah Melanie Gaydos, Model dengan Fisik 'Aneh'

Ardi Mandiri Suara.Com
Kamis, 19 Maret 2015 | 16:09 WIB

Suara.com - Melanie Gaydos, kini 26 tahun, dilahirkan dengan kondisi genetik langka yang disebut 'ectodermal dysplasia, yang membuat rambutnya tak tumbuh, serta gigi dan kulitnya tak berkembang sempurna. Kondisi ini membuat penampilan fisiknya terlihat aneh, sehingga ia menjadi korban bullying.

"Aku tumbuh dengan tidak memiliki banyak teman. Sebagai seorang anak saya menghadapi banyak intimidasi dan banyak orang menatap saya," ujarnya.

Apa yang dialami Melanie sangat menyiksa sehingga ia pernah sangat ingin bunuh diri.

"Ketika saya masih sekitar 16 Aku benar-benar tertekan dan saya benar-benar tidak ingin hidup - saya tidak berpikir bahwa saya akan hidup melewati usia 18 tahun," ujarnya.

Tapi hidupnya berbalik ketika ia dibina sebagai model. Ia diminati karena penampilannya yang sangat tidak konvensional. Melanie memulai karirnya sebagai model dengan berpose untuk pacarnya yang berprofesi sebagai fotografer. Ini terjadi setelah ia pindah ke New York City empat tahun lalu. Di sini, ia melepas semua beban yang selama ini menghimpitnya.

"Saya akhirnya memulai karier di dunia fesyen. Ini didasarkan dari Craigslist karena ada banyak fotografer fesyen di sana yang mencari model yang memiliki tampilan yang tidak stereotip," katanya.

Ia menyebut pekerjaan profesional pertamanya adalah dengan band Jerman band heavy metal Rammstein. Dan menurutnya ini pengalaman yang menyenangkan! Meski ia sering mendapat tatapan aneh dari model lain.

"Model industri lain biasanya tidak tahu apa yang membuat saya ada di sana," ujarnya sambil terkekeh.

Ia mengatakan modeling telah membantunya belajar lebih banyak tentang dirinya. dan dia mengaku bahwa dia telah memiliki beberapa "diva" saat di set.

"Saat menjadi model, saya benar-benar tak kenal takut. Saya bebas untuk melakukan apapun saat berada di depan kamera," ujarnya.

Meskipun ia mengaku bahagia dengan kariernya sebagai model yang sukses, kadang Melanie tak mudah menangani situasi yang dihadapinya. Banyak orang, ujarnya, memperlakukan saya berbeda.

"Seolah saya mengalami cacat mental atau lebih rendah daripada mereka. Pada kenyataannya ectodermal dysplasia adalah kondisi fisik," katanya.

Namun ia punya moto untuk menangani semua itu.

"Jika seseorang memperlakukan saya dengan cara tertentu saya akan kembali kepada mereka, lakukan kepada orang lain seperti yang mereka lakukan untuk Anda, itu motto saya," cetusnya. (express.co.uk/ Barcroft TV/ Youtube)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI