Tank Bekas PD II untuk Rumpon Ditaruh Dekat Pulau Pramuka

Siswanto | Dwi Bowo Raharjo | Suara.com

Kamis, 16 Juli 2015 | 11:40 WIB
Tank Bekas PD II untuk Rumpon Ditaruh Dekat Pulau Pramuka
Kepulauan Seribu (suara.com/Bowo Raharjo)

Suara.com - Lokasi yang akan ditaruh tank bekas peninggalan Perang Dunia II berada di dekat Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu. Tank tersebut nanti dijadikan rumpon atau rumah buatan untuk ikan. Tujuannya untuk menambah nilai keindahan wisata bawah laut.

"Pulaunya mungkin dekat-dekat Pulau Pramuka atau dekat Pulau Karya yang akan ditaruh tank Leopard untuk spot diving," ujar pelaksana tugas Bupati Kepulauan Seribu Budi Utomo kepada suara.com.

Lokasi yang akan dijadikan arena bagi pecinta diving itu, kata Budi, sudah diperiksa oleh tim dari Kopassus.

Tim tersebut berhasil menemukan tiga spot di bawah laut yang dinilai cocok untuk menaruh tank bersejarah.

"Sudah dicek waktu itu spotnya ada tiga titik, cuma kemarin terkahir tiga hari yang lalu, beliau komandan Kopassus sudah cek, dia bilang titiknya terlalu dalam," kata Budi.

Setelah melihat keadaan bawah laut, kata Budi, tim Kopassus minta agar tank mereka diletakkan di kedalaman 10 meter.

Jadi, katanya, yang bisa menikmati tank bukan hanya penyelam, melainkan juga orang yang naik kapal.

"Dia mintanya yang kedalamannya sekitar 10 meter, jadi jika kalau air lagi bening kelihatan dari kapal. Tapi tiga titik itu ada memenuhi syarat," kata Budi.

Dalam kunjungan kerja ke Kepulauan Seribu, Jumat (10/7/2015), Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat berharap warga setempat membantu menjadikan daerah mereka menjadi destinasi wisata.

"Khusus warga Kepulauan Seribu ke depan, diharapkan bisa menjadikan wilayahnya sebagai daerah tujuan wisata, dengan begitu apabila ada masyarakat yang ke sini bisa meningkatkan (perekonomian) dan kesejahteraan warga Kepulauan Seribu," ujar Djarot di hadapan warga Pulau Harapan.

Agar wisatawan senang datang ke Kepulauan Seribu, Djarot berharap warga menyambut mereka dengan ramah.

"Persiapkan diri kita, warga Kepulauan Seribu yang bisa menerima tamu dengan baik, dan ramah, dan kita memberikan suasana yang nyaman bagi masyarakat yang datang," ujarnya.

Yang lebih penting lagi, Ahok mengajak warga Kepulauan Seribu untuk menjaga kebersihan lingkungan dengan tak membuang sampah sembarangan.

"Kalau kita pengin orang datang ke Pulau Seribu, harusnya Pulau Seribu jernih-jernih lautnya, bebas dari sampah. Makanya kita betul-betul dijaga dalam membuang sampah, ini kalau bisa bebas dari sampah pulaunya di Kepulauan Seribu biar bagus dan nyaman," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tahukah Anda Makanan 'Pler Berdebu' di Kepulauan Seribu ?

Tahukah Anda Makanan 'Pler Berdebu' di Kepulauan Seribu ?

Lifestyle | Minggu, 12 Juli 2015 | 10:54 WIB

Mungkinkah Kepulauan Seribu Jadi Wisata Kelas Dunia?

Mungkinkah Kepulauan Seribu Jadi Wisata Kelas Dunia?

News | Sabtu, 11 Juli 2015 | 08:47 WIB

Terkini

Di Balik Ledakan Belanja Online, Mengapa Transisi Kemasan Ramah Lingkungan Masih Berliku?

Di Balik Ledakan Belanja Online, Mengapa Transisi Kemasan Ramah Lingkungan Masih Berliku?

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:23 WIB

Gus Ipul Wanti-wanti Pengelola Sekolah Rakyat: Jangan Sampai Aset Negara Jadi Masalah

Gus Ipul Wanti-wanti Pengelola Sekolah Rakyat: Jangan Sampai Aset Negara Jadi Masalah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:14 WIB

Harga Minyak Dunia Anjlok 6 Persen Usai Ketegangan AS-Iran di Selat Hormuz Mereda

Harga Minyak Dunia Anjlok 6 Persen Usai Ketegangan AS-Iran di Selat Hormuz Mereda

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 10:46 WIB

Studi Ungkap Gunung Berapi yang Tidur Ribuan Tahun Ternyata Bisa Tetap Aktif: Mengapa?

Studi Ungkap Gunung Berapi yang Tidur Ribuan Tahun Ternyata Bisa Tetap Aktif: Mengapa?

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 10:39 WIB

Menaker: Sertifikasi Kompetensi Jadi Bukti Formal Penting Bagi Lulusan Magang

Menaker: Sertifikasi Kompetensi Jadi Bukti Formal Penting Bagi Lulusan Magang

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 10:26 WIB

6 Fakta di Balik Bebasnya Piche Kota Indonesian Idol dari Tahanan Kasus Dugaan Pemerkosaan

6 Fakta di Balik Bebasnya Piche Kota Indonesian Idol dari Tahanan Kasus Dugaan Pemerkosaan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 10:20 WIB

Wabah Hantavirus di Kapal MV Hondius Memaksa Spanyol Ambil Tindakan Darurat Evakuasi Penumpang

Wabah Hantavirus di Kapal MV Hondius Memaksa Spanyol Ambil Tindakan Darurat Evakuasi Penumpang

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 10:15 WIB

Muatan Penumpang Disorot! Bus ALS Maut yang Tewaskan 16 Orang Angkut Tabung Gas hinga Sepeda Motor

Muatan Penumpang Disorot! Bus ALS Maut yang Tewaskan 16 Orang Angkut Tabung Gas hinga Sepeda Motor

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 10:03 WIB

Tragedi Bus ALS vs Truk Tangki di Sumsel: 16 Jenazah Tiba di RS Bhayangkara, Mayoritas Luka Bakar!

Tragedi Bus ALS vs Truk Tangki di Sumsel: 16 Jenazah Tiba di RS Bhayangkara, Mayoritas Luka Bakar!

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 09:43 WIB

Komandan Elite Hizbullah Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel di Beirut Selatan

Komandan Elite Hizbullah Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel di Beirut Selatan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 09:38 WIB