Kebiasaan Kuat antar, jemput dan lainnya, diduga jadi awal adanya ikatan cinta terlarang bersama Putri Candrawathi.
Diduga atas adanya isu perselingkuhan Kuat dan Putri ini diungkap mantan pengacara Bharada E, Deolipa Yumara beberapa waktu lalu dalam tayangan siaran televisi tanah air.
Dikatakan Deolipa Yumara, Kuat sudah lebih dari 10 tahun bekerja bersama Putri Candrawathi.
Dia lantas menduga ada hubungan terlarang Istri Ferdy Sambo dan sang sopir sebagaimana kecurigaan dari Bharada E.
Disampaikan Deolipa, pengakuan dari Bharada E jika dirinya mencurigai adanya hubungan terlarang antara istri Irjen Ferdy Sambo, Putri Candrawathi dengan Kuat Ma'ruf.
"Jadi Bharada E atau Eliezer ini kan bilang. Dan dia sudah merasakan (dugaan ada perselingkuhan). Eliezer ngomong 'Saya curiga bang, itu si Kuat ada main sama Putri'. Oh pantes, jawab saya," kata Deolipa dikutip dari tayangan Youtube TV One, Senin 29 Agustus 2022 malam.
Dijelaskan Deolipa, Bharada E memiliki kecurigaan tersebut bukan tanpa dasar. Dugaan Putri Candrawathi berzina dengan Kuat Ma'ruf, lebih sangat mungkin terjadi daripada Brigadir melecehkan istri Ferdy Sambo yang daru usia jauh lebih tua 21 tahun.
"Jangan sampai nantinya (motif) pembunuhan ini karena Yosua melecehkan Putri di Magelang," kata dia.
"Gak ada itu bohong kalau itu. Yang ada Kuwat (Om Kuat) dan Putri lagi making love, lalu ketahuan Yosua. Makanya Yosua dikejar," kata Deolipa Yumara.
Baca Juga: Kekasih Sudah Meninggal di Tangan Ferdy Sambo, Vera Simanjuntak Kangen Brigadir J
Kemudian lanjut si gondrong, saat dipergoki Brigadir J, Om Kuat langsung menelepon Ferdy Sambo.
Sementara itu, Putri Candrawathi menghubungi Bripka RR atau Ricky Rizal dan Bharada E yang sedang tidak ada di rumah.
"Makanya Putri buru-buru lapor ke Ricky dan si Kuat lapor ke Sambo. Supaya ada begini-begini supaya Yosua lah pelakunya padahal dia korban," jelas Deolipa.
"Kuwat ini ikut mereka (jadi sopir dan ART) sudah 10 tahun lebih. Itu sejak Ferdy Sambo masih AKBP. Kuwat ini kan orang dari Brebes, ikut Sambo sejak AKBP di sana," katanya.
Kemudian, tentang adanya pengaduan Om Kuat ke Ferdy Sambo yang memicu kemurkaan dan marah, dinilai tidak masuk akal.
"Namanya Sambo (Ferdy Sambo) psikopat. Dengar aduan seperti itu dari Kuat (dugaan pelecehan) dan Putri, nalarnya tidak jalan dan merancang skenario. Sehingga Yosua jadi korban," katanya.