Oknum Bobotoh Masih Terbawa Kebiasaan Lama, Akibatnya Tak Terduga

Suara Bandung

Selasa, 06 September 2022 | 10:37 WIB
Oknum Bobotoh Masih Terbawa Kebiasaan Lama, Akibatnya Tak Terduga
Bobotoh berjalan menuju Jalan Sulanja untuk menggelar unjuk rasa menuntut pelatih Persib Robert Rene (Suara.com/M Dikdik RA)

SuaraBandung.id - Oknum Bobotoh merusak loket penukaran tiket elektronik laga Persib Bandung vs Rans Nusantara FC di Lapangan Progresif, Soekarno-Hatta, Kota Bandung. Loket tersebut porak poranda usai dihancurkan oleh oknum Bobotoh pada hari Minggu (4/9/2022).

Diduga, oknum Bobotoh yang merusak loket itu adalah mereka (oknum) yang ingin mendapatkan gelang tiket laga Persib vs Rans Nusantara FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) tapi tak memiliki bukti pembelian tiket untuk ditukarkan.

Pengamat sepak bola Doni Setiabudi merespon insiden tersebut dan mengatakan bahwa adanya oknum suporter datang tanpa tiket namun bisa masuk ke stadion adalah gambaran kebiasaan lama.

Kebiasaan lama yang masih dibawa hingga saat ini yaitu adanya kultur ingin menyaksikan Persib tanpa tiket.

"Tapi kan sekarang sudah tidak bisa (tanpa tiket). Aturannya sudah bagus tinggal kesadaran suporternya saja," Ucap Doni saat dihubungi Suara.com, Senin (5/9/2022).

Mengingat saat ini sistem pembelian tiket yang diterapkan manajemen Persib Bandung sudah ketat untuk menghindari praktik percaloan, Doni meyakini kebiasaan datang ke stadion tanpa tiket akan menghilang seiring dengan meningkatnya kesadaran para Bobotoh.

Pembelian tiket laga kandang Persib Bandung saat ini hanya dilayani secara online. Lalu untuk penukaran tiket hanya dilakukan di lokasi-lokasi yang sudah ditentukan panitia.

"Lama-kelamaan (Bobotoh) akan terbiasa dengan perubahan karena agar lebih baik juga. Jadi bukan mempersulit," tandasnya.

Tempat penukaran e-tiket di Lapang Progresif yang rusak akibat aksi segelintir oknum Bobotoh itu pada akhirnya harus ditutup lebih awal.

Direktur PT Persib Bandung Bermartabat, Teddy Tjahjono sebelumnya membenarkan adanya penutupan lebih awal tempat penukaran e-tiket di Lapang Progresif. Hal tersebut untuk menghindari kondisi yang tidak kondusif.

"Untuk menghindari kondisi yang semakin tidak kondusif tersebut, sekali lagi kami sampaikan permohonan maaf, karena dengan terpaksa lokasi penukaran e-ticket di (Lapang) progresif tersebut kami tutup lebih awal," Keterangan Teddy Tjahjono, Minggu (4/9/2022).

Teddy juga kecewa dengan adanya kelompok supporter yang memaksa untuk mendapatkan tiket gelang penanda tanpa ada pembelian tiket terlebih dahulu (e-tiket).

"Semoga pada pertandingan di stadion GBLA (Gelora Bandung Lautan Api) yang selanjutnya, Bobotoh bisa memahami dan menghormati semua regulasi dan aturan terkait mekanisme pembelian tiket yang telah kami tentukan, agar terciptanya iklim menonton pertandingan yang nyaman dan juga aman," ungkapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tak Sampai 1 Jam, Ini Jalur Tol Baru Rute Jakarta-Bandung Tak Sampai 1 Jam, Cek Tarif di Sini

Tak Sampai 1 Jam, Ini Jalur Tol Baru Rute Jakarta-Bandung Tak Sampai 1 Jam, Cek Tarif di Sini

Bandung | Senin, 05 September 2022 | 13:54 WIB

Beda Kualitas Arema dan RANS Nusantara, Persib Bandung Dilarang Terlena

Beda Kualitas Arema dan RANS Nusantara, Persib Bandung Dilarang Terlena

Bandung | Senin, 05 September 2022 | 13:34 WIB

Tampilan Dalam Kereta Cepat Jakarta-Bandung untuk Kelas Satu dan Dua

Tampilan Dalam Kereta Cepat Jakarta-Bandung untuk Kelas Satu dan Dua

Bandung | Senin, 05 September 2022 | 12:16 WIB

Hasil Persib vs RANS Nusantara FC: Debut Luis Milla Bikin Gregetan, Tim Sultan Masih Betah di Dasar Klasemen

Hasil Persib vs RANS Nusantara FC: Debut Luis Milla Bikin Gregetan, Tim Sultan Masih Betah di Dasar Klasemen

Bandung | Minggu, 04 September 2022 | 18:25 WIB

Terkini

FIFA Bisa Apa? Dua Pemain Iran DItahan di Bandara, Diusir Usai Lawan Selandia Baru

FIFA Bisa Apa? Dua Pemain Iran DItahan di Bandara, Diusir Usai Lawan Selandia Baru

Bola | Selasa, 16 Juni 2026 | 18:34 WIB

Menkes Budi dan Direksi BTN Jadi Guide Runner Pelari Disabilitas di 5K BTN JAKIM 2026

Menkes Budi dan Direksi BTN Jadi Guide Runner Pelari Disabilitas di 5K BTN JAKIM 2026

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 18:33 WIB

Lawatan Prabowo Jadi Sorotan: Investasi Asing Lesu, Beban Ekonomi Rakyat Malah Naik

Lawatan Prabowo Jadi Sorotan: Investasi Asing Lesu, Beban Ekonomi Rakyat Malah Naik

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 18:28 WIB

Jakarta Core: Ketika Anak Muda Belajar Jatuh Cinta pada Kotanya Sendiri

Jakarta Core: Ketika Anak Muda Belajar Jatuh Cinta pada Kotanya Sendiri

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 18:26 WIB

Dana Rp12 Miliar untuk Menata Taman Gurindam 12 Tanjungpinang

Dana Rp12 Miliar untuk Menata Taman Gurindam 12 Tanjungpinang

Batam | Selasa, 16 Juni 2026 | 18:25 WIB

Pesona WAGs Piala Dunia 2026, Ada Pasangan Lionel Messi, Cristiano Ronaldo, hingga Kylian Mbappe

Pesona WAGs Piala Dunia 2026, Ada Pasangan Lionel Messi, Cristiano Ronaldo, hingga Kylian Mbappe

Your Say | Selasa, 16 Juni 2026 | 18:25 WIB

Invasi Pemain Keturunan: 23% Pemain di Piala Dunia 2026 Bukan Lahir di Negaranya

Invasi Pemain Keturunan: 23% Pemain di Piala Dunia 2026 Bukan Lahir di Negaranya

Bola | Selasa, 16 Juni 2026 | 18:23 WIB

Beruang Kutub Dulu Putih Kini Kelabu: Tanda Alam yang Terabaikan dari Krisis Iklim Global

Beruang Kutub Dulu Putih Kini Kelabu: Tanda Alam yang Terabaikan dari Krisis Iklim Global

Your Say | Selasa, 16 Juni 2026 | 18:17 WIB

Lagu Kebangsaan Dicemooh, Pemain Iran Ramin Rezaeian Meledak

Lagu Kebangsaan Dicemooh, Pemain Iran Ramin Rezaeian Meledak

Bola | Selasa, 16 Juni 2026 | 18:12 WIB

Parigi Moutong Diguncang Gempa Magnitudo 6,7, Empat Desa Laporkan Kerusakan Bangunan

Parigi Moutong Diguncang Gempa Magnitudo 6,7, Empat Desa Laporkan Kerusakan Bangunan

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 18:11 WIB