Membahas Hukum Rokok Bersama Keluarga, Gus Baha: Saya Nggak Pernah Menang

Suara Bandung

Kamis, 08 September 2022 | 15:46 WIB
Membahas Hukum Rokok Bersama Keluarga, Gus Baha: Saya Nggak Pernah Menang
Potret ulama kharismatik K.H. Ahmad Bahauddin alias Gus Baha. (Foto: Nu Online)

SuaraBandung.id - KH Ahmad Bahauddin, Gus Baha mengatakan kalau seorang perokok mempunyai alasannya sendiri untuk merkokok. Ulama asal Rembang ini mengatakan jika rokok tidaklah haram.

Berbeda dengan Gus Baha, banyak ulama seperti Ustaz Abdul Somad (UAS), Ustaz Khalid Basalamah dan Ustaz Adi Hidayat yang mengharamkan rokok.

Hukum merokok itu sendiri masih menjadi perdebatan antar ulama.

Perdebatan seputar rokok itu pun pernah dialami oleh Gus Baha. Ia menceritakan pengalamannya saat berdebat soal hukum rokok.

Gus Baha mengaku kalau dirinya selalu kalah saat berdebat soal hukum rokok di kalangan keluarganya.

"Kalau (dengan) mbah Nafi, masih eyang saya. (Beliau) pernah bertanya Ha, rokok itu haram atau tidak. Kalau saya bilang (rokok) haram bagaimana mbah? Terus mbah saya menjawab, lah iya, kalau haram benar saya. Makanya saya bakar, barang haram baiknya dibakar," unkap Gus Baha.

Selain itu, Gus Baha menyampaikan pengalaman lainnya saat berdebat soal hukum rokok.

"Ada satu kyai lagi, (beliau) masih sepupu mbah Nafi bilang. Ini ada rokok dua (batang/ bungkus). Bagi yang nggak merokok, berarti dia membiarkan dua barang haram. Bagi (mereka) yang merokok, berarti dia menghilangkan barang haram," ujar Gus Baha.

Gus Baha kemudian melanjutkan kata-katanya.

baca juga

"Jadi saya dengan orang-orang tua itu nggak pernah menang," ucap Gus Baha

Pengalaman Gus Baha yang ia ceritakan itu ada dalam sebuah unggahan video. Warganet banyak mendukung perkataan Gus Baha soal perdebatan hukum rokok tersebut.

Sementara itu, dalam sebuah unggahan akun tiktok, Ustaz Abdul Somad (UAS) yang mengharamkan rokok bahkan mengharamkan juga mereka yang bekerja di perusahaan rokok.

Sedangkan Gus Baha sendiri mengatakan bahwa orang yang merkokok itu memiliki logikanya sendiri.

"Orang (yang) merokok itu memang punya logikanya sendiri," kata Gus Baha dikutip Hops.ID-jaringan Suara.com dari unggahan akun TikTok @shootingsembrono, Minggu 1 Mei 2022.

Gus Baha pun mengatakan bahwa rokok itu sendiri masih sulit dikategorikan sebagai makanan atau minuman dan ia belum berani memutuskan hukumnya haram atau tidak.

Warganet mengomentari video Gus baha itu. Ada yang mengatakan kalau ilmu Allah dan ilmu makhluk memang berbeda dan belum tentu orang yang merokok itu tidak dicintai Allah.

"Betul gus, soalnya ilmu (milik) Allah sama ilmu mahluk beda jauh. Belum tentu kyai atau ustad yang merokok gak dicintai sama Allah, boleh jadi Allah lebih cinta dan sayang sama ustaz dan orang yang merokok," ucap warganet.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Inilah Cara Cepat Lewati Jembatan Shiratal Mustaqim Tanpa Melihat Neraka Ungkap Gus Baha

Inilah Cara Cepat Lewati Jembatan Shiratal Mustaqim Tanpa Melihat Neraka Ungkap Gus Baha

Bandung | Kamis, 08 September 2022 | 15:17 WIB

Gus Baha: Jangan Berdoa Menolak Bencana Alam, Akibatnya Fatal!

Gus Baha: Jangan Berdoa Menolak Bencana Alam, Akibatnya Fatal!

Bandung | Kamis, 08 September 2022 | 14:42 WIB

Ternyata, Banyak Berdoa Malah Bahaya! Ini Penjelasan Gus Baha

Ternyata, Banyak Berdoa Malah Bahaya! Ini Penjelasan Gus Baha

Bandung | Kamis, 08 September 2022 | 14:09 WIB

Wajib Tahu! Inilah Tidur yang Dianggap Ibadah dan Berpahala Kata Gus Baha

Wajib Tahu! Inilah Tidur yang Dianggap Ibadah dan Berpahala Kata Gus Baha

Bandung | Kamis, 08 September 2022 | 13:31 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×