SuaraBandung.id – Dalam salah satu kajian, Ustadz Adi Hidayat pernah mengungkapkan bahwa untuk berhati-hati apabila memotong kuku.
Ustadz Adi Hidayat menyampaikan bahwa jika salah memotong kuku bisa berakibat fatal.
Jangan sampai salah memotong kuku, bisa berakibat kena guna-guna.
Dilansir SuaraBandung.id dari kanal YouTube Adi Hidayat Official, Senin (19/9/2022), berikut ulasannya.
Memotong kuku merupakan salah satu fitrah manusia, yaitu bersuci. Dengan membersihkan kuku, menjadi cara untuk kembali ke fitrah.
Ustadz Adi Hidayat memberikan anjuran potong kuku agar tidak terkena guna-guna, sesuai dengan sunnah Rasulullah SAW.
“Para ulama telah memberikan contoh kepada umat Islam tentang tata cara memotong kuku yang baik dan sesuai dengan sunnah,” kata Ustadz Adi Hidayat.
Berdasarkan riwayat Imam Al-Nawawi, begini adalah tata cara memotong kuku yang sesuai sunnah nabi:
Mulailah dengan mengucapkan basmalah, agar kegiatan Anda mendapat nilai ibadah.
1. Mulai dari jari telunjuk kanan terlebih dahulu.
2. Kedua jari kelingking.
3. Ketiga jari manis.
4. Keempat jari tengah.
5. Kelima jari jempol.
6. Lalu ketika memotong kuku tangan kiri, urutannya jari kelingking terlebih dahulu.
7. Kedua jari manis.
8. Ketiga jari tengah.
9. Keempat jari telunjuk.
10. Kelima ibu jari.
Penting untuk diingat kalau potong kuku kita mesti alasi dengan kertas atau dengan tisu.
“Jangan lupa ketika memotong kuku, beri alas atau ditadahi dengan tisu atau kertas, kemudian ketika sudah selesai, dikumpulkan semua potongan kuku tadi, dilipat rapi,” ungkap Ustadz Adi Hidayat.
Kemudian ketika selesai memotong kuku, maka kuburlah jauh-jauh sisa potongan kuku tersebut.
Karena dengan menguburkan anggota tubuh tersebut, artinya kita menghormati bagian tubuh yang telah Allah titipkan kepada kita, dan menjauhkan dari guna-guna atau sihir.
Terakhir, Akhiri dengan hamdallah dan niatkan menjadi ibadah, tegas Ustadz Adi Hidayat.