Tubuh Siswa MTS Ini Disiksa hingga Kepala Digilas Motor, Pelakunya Geng Anak SMPN di Sumedang Tidak Ditangkap, Malah Disuruh Damai

Suara Bandung | Suara.com

Jum'at, 30 September 2022 | 16:37 WIB
Tubuh Siswa MTS Ini Disiksa hingga Kepala Digilas Motor, Pelakunya Geng Anak SMPN di Sumedang Tidak Ditangkap, Malah Disuruh Damai
Kolase foto pengeroyokan siswa SMP diduga terjadi di Sumedang, Jawa Barat. (Instagram @banjarnahor)

SuaraBandung.id – Polisi, pihak sekolah, dan orangtua memilih mendamaikan kasus penyiksaan siswa MTS oleh geng SMPN Sumedang di Sukasari, Kabupaten Sumedang.
 
Seperti diketahui, sebelumnya viral di mana siswa MTS disiksa hingga dikeroyok siswa SMP negeri di Sumedang.
 
Mereka memukuli, menendang, bahkan melindaskan ban motor ke kepala korban yang sudah tidak bisa berbuat apa-apa.
 
Tindakan beringas dan brutal para pelajar SMP pada korbannya ini akhirnya berakhir damai.
 
Kasus kekerasan sadis pada siswa MTS tersebut ternyata diselesaikan secara damai.
 
Meski banyak yang mendesak untuk diselesaikan secara hukum, akan tetapi polisi lebih memilih mengedepankan restorative justice.
 
Polres Sumedang melakukan pendampingan terhadap siswa MTS berinisial AG yang menjadi korban penyiksaan sejumlah siswa SMP negeri di Sumedang.
 
Aksi para pelajar yang pendidikannya dibiayai negara ini secara sadir menyiksa korban hingga memvideokannya, lalu viral di media sosial.
 
"Kedua pihak didampingi keluarga berada di Polsek Sukasari Polres Sumedang untuk dimintai keterangan dan diupayakan perdamaian, Jumat, 30 September 2022," kata pihak Polres Sumedang menambahkan.
 
Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang, Eka Ganjar Kurniawan mengatakan penyiksaan siswa MTS oleh pelajar SMP negeri Sumedang selesai secara damai.

Penyiksaan mengerikan Siswa MTS 
 
Video viral diduga tempat kejadian perkara di Sumedang, di mana seorang anak SMP dikeroyok banyak orang.
 
Bukan itu saja, saat korban meminta ampun, para pelaku terus memukuli dan melindas kepalanya dengan motor RX King.
 
Melihat video viral itu benar-benar miris. Dunia pendidikan di Indonesia tak ada habisnya diwarnai aksi barbar seperti itu.
 
Terekam seorang anak sudah dalam keadaan payah melindungi kepala dengan kedua tangannya.
Sambil tergeletak di tanah, korban sempat mengatakan ampun, akan tetapi tidak dihiraukan para pelaku.
 
Baik korban maupun para pelaku pengeroyokan menggunakan bahasa Sunda dengan gaya bahasa kasar.
 
Diduga, video viral tersebut adalah korban perundungan yang terjadi di Sumedang, Jawa Barat.
 
Terlihat ada belasan siswa SMP, yang hampir kebanyakan melakukan aksi pemukulan pada korban yang hanya seorang diri.
 
Dilihat dari seragam sekolah, semua yang ada dalam video tersebut adalah siswa SMP. 
 
Tampak lokasi pengeroyokan di sebuah jalan yang dikelilingi pohon bambu.
 
Siswa malang tersebut hanya bisa bertahan dari pukulan dan tendangan para pelaku.
 
Entah apa yang membuat para pelaku marah hingga tega mengeroyok, melindas kepala 
korban, bahkan menyumpahi akan dibunuh.
 
Siswa yang menjadi korban dihimpit tak berkutik di tanah lantaran tak terus dipukuli hingga ditendang-tendang. 
 
Tubuhnya tak ada yang luput dari serangan anak-anak yang terlihat marah besar kepada korban.
 
Lebih parah lagi, sambi menggeber-geber motor yang diduga RX King, seorang pelaku melindas kepala korban.
 
Semua yang ada di lokasi tampak marah dan tertawa melihat korban dihajar tak berkutik.
 
Baik korban maupun pengeroyok semua mengucapkan kata-kata kasar dengan bahasa Sunda.
 
Kemudian video yang sama, korban terlihat bangkit dan mengatakan jika berani jangan main keroyokan.
 
Kemudian ada seorang pelaku yang menghampiri korban dan langsung kembali memukuli korban.
 
Video viral tersebut satu di antaranya diunggah di akun @banjarnahor di Instagram pada Kamis, 29 September 2022.
 
“Stop perundungan, bagaimana belajar di sekolah bisa kondusif kalau sikap-sikap seperti ini masih  terus terjadi,” katanya.
Informasi yang beredar di percakapan antar netizen pada kolom komentar, mereka menduga kuat korban adalah anak MTS, sementara para pelaku anak SMPN di Sumedang,
 
“Dari info didapat korban merupakan siswa di MTS dan pelakunya dari sekolah SMP negeri di Sumedang,” katanya.
 
Hingga berita ini dipublis belum ada informasi jelas mengenai TKP dan kondisi korban.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Viral Video Bullying Siswa Hampir Dilindas Motor, Warganet : Kemendikbud Malah Asik Dengan Teknologi

Viral Video Bullying Siswa Hampir Dilindas Motor, Warganet : Kemendikbud Malah Asik Dengan Teknologi

| Jum'at, 30 September 2022 | 14:09 WIB

Kasus Wanita Dikeroyok Oknum Polwan, 8 Anggota BNN Diperiksa Polda Riau

Kasus Wanita Dikeroyok Oknum Polwan, 8 Anggota BNN Diperiksa Polda Riau

Riau | Jum'at, 30 September 2022 | 10:15 WIB

Sorotan Kemarin, Wanita di Pasuruan Dikeroyok Pamannya Sendiri sampai Prancis Tutup Masjid

Sorotan Kemarin, Wanita di Pasuruan Dikeroyok Pamannya Sendiri sampai Prancis Tutup Masjid

Jatim | Jum'at, 30 September 2022 | 09:05 WIB

Viral Siswa SMP Dikeroyok hingga Kepala Dilindas Motor RX King, TKP Diduga di Sumedang: Jor Rek Bebeja ka Bapa Sia, Modar Siah

Viral Siswa SMP Dikeroyok hingga Kepala Dilindas Motor RX King, TKP Diduga di Sumedang: Jor Rek Bebeja ka Bapa Sia, Modar Siah

| Kamis, 29 September 2022 | 17:08 WIB

Kasus Pengeroyokan Mahasiswa UIN Sunan Gunung Djati Bandung Masih Diusut, 4 Saksi Sudah Diperiksa

Kasus Pengeroyokan Mahasiswa UIN Sunan Gunung Djati Bandung Masih Diusut, 4 Saksi Sudah Diperiksa

| Kamis, 15 September 2022 | 13:06 WIB

Terkini

PHK di Industri Kendaraan Niaga Indonesia Segera Terjadi Jika Impor Truk China Tak Dibatasi

PHK di Industri Kendaraan Niaga Indonesia Segera Terjadi Jika Impor Truk China Tak Dibatasi

Otomotif | Sabtu, 11 April 2026 | 00:36 WIB

Importir Sepakat Jaga Harga Kedelai Rp11.500/Kg untuk Pengrajin Tahu Tempe

Importir Sepakat Jaga Harga Kedelai Rp11.500/Kg untuk Pengrajin Tahu Tempe

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 22:53 WIB

Ajudan Gubernur Riau Nonaktif Abdul Wahid Gugat KPK Rp11 Miliar

Ajudan Gubernur Riau Nonaktif Abdul Wahid Gugat KPK Rp11 Miliar

Riau | Jum'at, 10 April 2026 | 22:47 WIB

Siswa di Siak Meninggal saat Praktik Sains, Polisi Selidiki Bubuk Hitam-Potongan Besi

Siswa di Siak Meninggal saat Praktik Sains, Polisi Selidiki Bubuk Hitam-Potongan Besi

Riau | Jum'at, 10 April 2026 | 22:13 WIB

3 Dekade Berkarya, ADA Band Rilis 'Selalu Ada': Refleksi tentang Kehadiran dan Perpisahan

3 Dekade Berkarya, ADA Band Rilis 'Selalu Ada': Refleksi tentang Kehadiran dan Perpisahan

Entertainment | Jum'at, 10 April 2026 | 22:00 WIB

Internet Ngebut di Palembang, Jaringan 5G Telkomsel Makin Luas dan Ini Dampaknya bagi Pengguna

Internet Ngebut di Palembang, Jaringan 5G Telkomsel Makin Luas dan Ini Dampaknya bagi Pengguna

Sumsel | Jum'at, 10 April 2026 | 21:57 WIB

Santai Jelang Lawan Persija Jakarta, Bernardo Tavares: Tekanan Menang di Mereka!

Santai Jelang Lawan Persija Jakarta, Bernardo Tavares: Tekanan Menang di Mereka!

Bola | Jum'at, 10 April 2026 | 21:43 WIB

KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan

KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:42 WIB

Anggota DPR Soroti Tragedi Siswa SMP di Siak Meninggal saat Praktik: Saya Tak Habis Pikir

Anggota DPR Soroti Tragedi Siswa SMP di Siak Meninggal saat Praktik: Saya Tak Habis Pikir

Riau | Jum'at, 10 April 2026 | 21:41 WIB

HUT ke-45 PTBA Lebih Bermakna, Aksi Donor Darah Libatkan Banyak Pihak

HUT ke-45 PTBA Lebih Bermakna, Aksi Donor Darah Libatkan Banyak Pihak

Sumsel | Jum'at, 10 April 2026 | 21:40 WIB