SuaraBandung.id - Buya Yahya pernah mengungkapkan dalam satu ceramahnya bahwa mata dan telinga yang tidak dijaga akan dapat mengundang syahwat.
Dilansir SuaraBandung.id dari video short dalam kanal YouTube Al-Bahjah TV yang diunggah pada 27 Desember 2021, berikut ulasannya.
Buya Yahya mengatakan bahwa apabila mata dan telinga kita tidak dijaga, maka kita akan mudah terpesona dengan yang haram.
"Bagaimana panggil syahwat, mata tidak terjaga. Bagaimana panggil syahwat, telinga tidak terjaga. Bagaimana terpesona dengan yang haram kalau mata tidak dijaga," ungkap Buya Yahya.
Buya Yahya kemudian menyampaikan agar kita menjaga hati kita dari syahwat dengan cara-cara yang diajarkan nabi.
"Ada cara untuk meredam syahwat, dengan cara berpuasa, dan seterusnya, dan seterusnya. Ada yang mengatakan, mengapa saya melakukan itu kok masih saja syahwat saya bergejolak. Jawabannya sederhana, resep dari nabi nggak akan pernah salah, akan tetapi kita yang salah di dalam menelan obat tersebut," kata Buya Yahya.
Buya Yahya juga mengatakan bahwa kita dapat dengan mudah menghilangkan syahwat yang datang begitu saja kepada kita.
"Ketahuilah bahwasanya jika syahwat yang datang pada kita serta merta, maka begitu mudah diusir dengan yang disampaikan nabi," kata Buya Yahya.
Lalu Buya Yahya mengatakan bahwa masalah yang terjadi saat ini adalah karena kita mengundang syahwat secara sengaja.
Baca Juga: Respect! Para Pemain Persib Bandung Gunakan Pita Hitam saat Latihan Usai Tragedi Kanjuruhan Malang
"Tapi yang masalah sekarang bukan syahwat yang tiba-tiba datang, wong kita yang ngundang syahwat, bagaimana akan kita usir. Itu yang jadi masalah, wong kita yang ngundang syahwat, bagaimana kita akan mengusirnya," ungkap Buya Yahya.
Buya Yahya juga menegaskan bahwa syahwat yang datang bisa melalui apa yang kita masukkan ke dalam handphone kita.
"Tapi syahwat yang diundang, kita masukkan ke handphone kita. Internet , bagaimana ngomong puasa saya ndak berguna, hei resep nabi nggak akan salah. makanya mata dijaga, ini mengundang syahwat dari apa yang kita lihat," pungkas Buya Yahya.