SuaraBandung.id - Pimpinan PDIP mulai 'menggerogoti' Anies Bawedan yang resmi diusung Partai NasDem sebagai bakal calon presiden 2024.
Sepeti yang diungkapkan Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto yang bicara di hadapan wali kota dan bupati dari PDIP.
Pentolan PDIP ini kemudian mengingatkan para kepala daerah yang belum berprestasi.
Dari sana Hasto mulai menyenggol Jakarta yang dipimpin Anies Baswedan selama lima tahun terakhir ini.
Hasti membandingkan DKI Jakarta dengan Kota Surabaya, terkait soal anggaran.
Menurut Hasto, DKI Jakarta dan Kota Surabaya memiliki anggaran yang berbeda.
Kota Surabaya yang dikuasai kader PDIP ini dikatakanntnya, anggaran lebih kecil.
Dia merinci APBD DKI Jakarta bisa tembus Rp 313 triliun, sedangkan APBD Surabaya hanya 50 triliun untuk lima tahun.
Gara-gara Anies Baswedan disenggol PDIP, Politisi Golkar, Andi Sinulingga langsung menanggapi apa yang dikatakan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto.
Dikatakan Andi, Hasto yang menyinggung pembangunan di DKI Jakarta dan membandingkan pembangunan antara Kota Jakarta dan Kota Surabaya, tidak layak.
Bahkan Aktivis Kolaborasi Warga Jakarta (KWJ) ini malah memberi pernyataan menohok pada pentolan PDIP tersebut.
Andi menilai jika Hasto Kristiyanto biasanya langsung cengeng jika yang dibanding-bandingkan itu, Jokowi.
Bukan itu saja, Andi Sinulingga bahkan menyebut Sekjen PDIP itu kerap menuding sana-sini berbicara soal etika.
Hal itu kata dia sepertinya dialah yang paling beretika.
"Entar kalau dibanding-bandingkan dengan Jokowi, langsung cengeng dia (Hasti)," katanya.