SuaraBandung.id - Bharada Eliezer atau Bharada E menabuh genderang perang terhadap Geng Ferdy Sambo.
Dia mengucap janji di depan keluarga Brigadir J, akan membuat semua terkait skenario mantan jenderal dua, Ferdy Sambo.
Di hadapan majelis hakim, Bharada E mengatakan jika semua kesaksian dari keluarga Brigadir J benar.
Bharada E bahkan mengaku dirinya tidak pernah percaya soal pengakuan Putri Candrawathi dilecehkan Brigadir J.
"Mohon izin Yang Mulia, untuk keterangan saksi benar semua,” ucap Bharada E.
![Rosti Simanjuntak, Ibu Brigadir J [Suara.com/Arga]](https://media.suara.com/suara-partners/bandung/thumbs/1200x675/2022/10/25/1-rosti-simanjuntak-ibu-brigadir-j.jpg)
Bukan itu saja di hadapan majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Bharada E secara tegas mengatakan tidak percaya jika Brigadir J melakukan pelecehan kepada Putri Candrawathi.
"Saya pribadi tidak mempercayai Bang Yos (Brigadir J) setega itu melakukan pelecehan," tuturnya.
Dengan konsekuensi yang ada atas peristiwa yang terjadi, Bharada E siap menjalani hukuman sebagaimana keputusan haki.
Berkata jujur dalam membongkar kasus Brigadir J dikatakan Bharada E adalah kesempatan dan jadi jalan satu-satunya agar dirinya bisa mendapat maaf dari keluarga Brigadir J.
"Saya cuma menyampaikan saya akan berkata jujur. Saya akan membela abang saya, Bang Yos (Brigadir J) terakhir kalinya," kata Bharada E.
"Hanya itu saja yang bisa saya sampaikan. Saya ingin mengatakan saya siap apapun yang akan terjadi, dan apapun keputusan hukum terhadap diri saya. Terima kasih," kata Bharada E.
Sementara itu, di momen awal persidangan terdakwa Bharada E pada Selasa (25/10/2022), seisi ruang sidang dikejutkan dengan apa yang dilakukan Bharada E.
Tanpa diduga, Bharada E menghampiri kedua orangtua Brigadir J yang duduk di barisan terdepan.

Saat itu, Bharada E langsung memburu kaki dari kedua orangtua Brigadir J.
Bharada E langsung sungkem dan melakukan percakapan kepada ayah dan ibu Brigadir J.