SuaraBandung.id - Kang Dedi Mulyadi telah dikenal sebagai sosok yang ringan tangan. Ia senang menolong dan mengasihi rakyat kecil.
Mulai dari supir angkot hingga penjual sapu, rakyat kecil yang dibantu oleh kang Dedi Mulyadi sangatlah beragam.
Ada satu cerita yang menarik ketika kang Dedi Mulyadi membantu seroang kakek penjual sapu. Sebelum memberikan uang sebagai hadiah, Kang Dedi Mulyadi berpura-pura ingin membeli sapu untuk dijadikan modal bagi anak yatim.
Mulanya, kang Dedi Mulyadi menanyakan kakek itu berasal dari mana. Lalu, kang Dedi Mulyadi bertanya tentang keluarga kakek tadi.
Dilansir SuaraBandung.id dari video dalam kanal YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL yang diunggah pada 29 Oktober 2022, berikut ulasannya.
"Aki masih punya Nini ngga?" tanya kang Dedi Mulyadi.
"Teu gaduh (tidak punya)," jawab kakek penjual sapu.
"Iyeu dagang jeung naon? (Ini dagang buat apa?)" tanya kang Dedi Mulyadi.
"Dahar, Jajan (makan)" jawab kakek penjual sapu.
Kakek penjual sapu itu kemudian mengaku memiliki anak, kang Dedi Mulyadi pun bertanya kembali.
"Anaknya banyak, ngurus bapak satu, masa nggak bisa?" tanya kang Dedi Mulyadi.
"Mere (ngasih) sih bisa, ala kadarnya" jawab kakek penjual sapu.
Kang Dedi Mulyadi lalu mengatakan bahwa ia ingin membeli semua sapu yang ada untuk dijadikan modal bagi anak yatim.
"Kan ini teh sapu na teh nanti teh kan buat orang-orang yang susah. Bukan dibagikan, nanti mau dikasihin ke anak-anak yatim, untuk modal," kata kang Dedi Mulyadi.
Harga sapu yang dijual oleh kakek tadi senilai Rp. 5000, namun kakek tadi bisa juga menjualnya ke warung dengan harga satuan Rp. 4000.
Kang Dedi Mulyadi pun menawar harga sapu itu sehingga menjadi Rp. 3.500 dengan alasan untuk dijadikan modal bagi anak yatim. Namun, kakek penjual sapu itu sempat keberatan.
Setelah terjadi tawar-menawar, akhirnya kakek itu sepakat untuk menjual sapu dengan harga satuan Rp. 3.750.
Kang Dedi Mulyadi kemudian memberikan uang kepada kakek penjual sapu tadi dan bertanya ke mana kakek itu akan pulang.
"Aki nya mau pulang lagi sekarang? Pulang ke mana?" tanya kang Dedi Mulyadi.
"Babakan Bandung," jawab kakek penjual sapu.
Kang Dedi Mulyadi lalu menyampaikan kepada kakek itu agar nanti bisa menaiki sepeda yang layak. Kang Dedi Mulyadi pun memberikan lagi sejumlah uang kepada kakek penjual sapu.
"Iyeu jang beli sepeda (Ini untuk beli sepeda)" ucap kang Dedi Mulyadi.