Ata adanya temuan itu, anak buah Jokowi tersebut meminta pemerintah China bisa memaklumi kondisi di Indonesia.
Meskipun pada awalnya, Dia memastikan, pemerintah China tidak menerima hitungan dari BPKP.
"Saya yakin pembahasan berikutnya ada titik temu. Sekali lagi ini proyek investasi bersama antara pemerintah China dan Indonesia," pungkas dia. (*)
Artikel ini juga tayang di suara.com berjudul Proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung Bengkak Rp 21 Triliun, China Lebih Rendah!