Sekjen PDIP Berani 'Tampar' Petugas Partai Jokowi Gara-Gara Percaya Diri Sebut Jabatan Presiden 2024 Jatah Prabowo, Relawan: untuk Apa Ada KPU

Suara Bandung

Kamis, 10 November 2022 | 10:01 WIB
Sekjen PDIP Berani 'Tampar' Petugas Partai Jokowi Gara-Gara Percaya Diri Sebut Jabatan Presiden 2024 Jatah Prabowo, Relawan: untuk Apa Ada KPU
Momen Jokowi terbahak menyaksikan stand up Cak Lontong di HUT Partai Perindo. Entah apa maksud dari ungkapan Jokowi yang mengatakan jika selanjutnya jatah Prabowo. (Youtube/ Miftah's TV)

SuaraBandung.id - Dengan rasa percaya dirinya Presiden Joko Widodo alias Jokowi mengatakan bahwa Pilpres 2024 merupakan jatah Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo dalam acara HUT ke-8 Partai Perindo, Jakarta pada Senin (7/11/2022).

Awalnya Jokowi pamer kekuasaan dengan mengatakan jika dirinya terjun ke dunia politik selalu dinaungi kemenangan, belum pernah kalah.

Secara jelas, Jokowi pamer kemenangan dua kali di Solo. Kemudian menang di Jakarta meski meninggalkan janji kampanyenya sebagai gubernur.

"Saya ini dua kali Wali Kota di Solo menang, kemudian ditarik ke Jakarta, Gubernur sekali menang. Kemudian dua kali di pemilu Presiden juga menang," ucap Jokowi.

Entah apa maksud dari ungkapan Jokowi yang mengatakan jika selanjutnya jatah Prabowo.

Sebagaimana diketahui jika Prabowo selalu gagal saat terjun ke dunia politik. Prabowo gagal bersama Megawati sebagai capres dan cawapres.

Kemudian Prabowo juga gagal dalam pemilu selanjutnya bersama Hatta Rajasa. Setelah itu Prabowo gagal lagi bersama Sandiaga Uno.

"Mohon maaf Pak Prabowo. Kelihatannya setelah ini jatahnya Pak Prabowo," tambah sang presiden.

Atas pernyataan Jokowi yang disampaikan di hadapan petinggi partai memancing reaksi Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto.

baca juga

Anak buah Megawathi ini seperti 'menampar' Jokowi, jika pemilihan presiden dilakukan dengan cara pemilu bukan jatah-jatahan.

Hasto menegaskan jika menjadi pemimpin Indonesia itu bukan karena mendapatkan jatah menjatah, melainkan melalui Pemilu.

"Akan tetapi, semua kan tahu kalau pemimpin itu presiden bukan jatah menjatah. (Menjadi presiden) itu melalui proses Pemilu," tegas Hasto.

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengaku bahwa dirinya berada di acara peringatan HUT Partai Perindo dan mendengar langsung pernyataan Presiden Jokowi tersebut.

Ucapan Jokowi yang saat ini masih berkuasa dinilai telah melanggar konstitusi Undang Undang Dasar 1945. 

Jokowi sebagai presiden tidak pantai mengatakan jika jabatan negara diucapkan sebagai jatah Prabowo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ucapan Unik Jokowi Di Hari Pahlawan 10 November, Posting Karikatur Kucing Oyen

Ucapan Unik Jokowi Di Hari Pahlawan 10 November, Posting Karikatur Kucing Oyen

News | Kamis, 10 November 2022 | 09:26 WIB

Jokowi Sebut Pilpres 2024 Jatahnya Prabowo, PDIP: Presiden Itu Bukan Jatah Menjatah

Jokowi Sebut Pilpres 2024 Jatahnya Prabowo, PDIP: Presiden Itu Bukan Jatah Menjatah

News | Kamis, 10 November 2022 | 09:16 WIB

Perempuan Amanat Nasional Usung Erick Thohir Jadi Cawapres

Perempuan Amanat Nasional Usung Erick Thohir Jadi Cawapres

Tantrum | Kamis, 10 November 2022 | 09:03 WIB

Sibuknya Jokowi Di Kamboja, Bakal Hadiri 24 Pertemuan Bilateral Dalam 4 Hari

Sibuknya Jokowi Di Kamboja, Bakal Hadiri 24 Pertemuan Bilateral Dalam 4 Hari

News | Kamis, 10 November 2022 | 08:58 WIB

Terkini

Kenapa Pintu Rumah Tidak Boleh Sejajar dengan Pintu Belakang? Ini Penjelasan Feng Shui dan Arsitek

Kenapa Pintu Rumah Tidak Boleh Sejajar dengan Pintu Belakang? Ini Penjelasan Feng Shui dan Arsitek

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 14:02 WIB

Pelatih Spanyol Kesal Rodri Dikritik: Sangat Menghina Saya, Dia Pemain Terbaik Dunia!

Pelatih Spanyol Kesal Rodri Dikritik: Sangat Menghina Saya, Dia Pemain Terbaik Dunia!

Bola | Jum'at, 19 Juni 2026 | 14:02 WIB

Persija Jakarta Bongkar Kesepakatan Transfer dengan Shin Tae-yong, Pelatih Dapat Kuasa Penuh!

Persija Jakarta Bongkar Kesepakatan Transfer dengan Shin Tae-yong, Pelatih Dapat Kuasa Penuh!

Bola | Jum'at, 19 Juni 2026 | 13:58 WIB

5 Cara Cuci Muka yang Benar untuk Kulit Acne Prone Menurut Dokter

5 Cara Cuci Muka yang Benar untuk Kulit Acne Prone Menurut Dokter

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 13:58 WIB

6 Tips Memilih HP Rp1 Jutaan Terbaik agar Tak Salah Beli di 2026

6 Tips Memilih HP Rp1 Jutaan Terbaik agar Tak Salah Beli di 2026

Tekno | Jum'at, 19 Juni 2026 | 13:55 WIB

Ketum TMI Klaim Program MBG Bikin Anak Sekolah Lebih Percaya Diri, Bentuk Satgas Awasi SPPG

Ketum TMI Klaim Program MBG Bikin Anak Sekolah Lebih Percaya Diri, Bentuk Satgas Awasi SPPG

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 13:55 WIB

Aksi Fans Timnas Jepang Bersih-bersih Stadion Dihujani Kritik, Kenapa?

Aksi Fans Timnas Jepang Bersih-bersih Stadion Dihujani Kritik, Kenapa?

Bola | Jum'at, 19 Juni 2026 | 13:55 WIB

PSSI-nya Palestina Bantah Rencana Duel Lawan Israel, Sebut Agenda FIFA Sebagai Upaya Sportswashing

PSSI-nya Palestina Bantah Rencana Duel Lawan Israel, Sebut Agenda FIFA Sebagai Upaya Sportswashing

Bola | Jum'at, 19 Juni 2026 | 13:52 WIB

Sadis! Rampok Menteng Gasak Setengah Kilo Emas, Tamu Rumah Disekap Hingga Pingsan

Sadis! Rampok Menteng Gasak Setengah Kilo Emas, Tamu Rumah Disekap Hingga Pingsan

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 13:52 WIB

Bertahun-tahun Dikeluhkan, Jalan Rusak Parah di Sragen Akhirnya Diperbaiki hingga Rp38,2 Miliar

Bertahun-tahun Dikeluhkan, Jalan Rusak Parah di Sragen Akhirnya Diperbaiki hingga Rp38,2 Miliar

Surakarta | Jum'at, 19 Juni 2026 | 13:49 WIB