"Pernyataan Presiden Jokowi 'setelah ini jatah Prabowo' jelas bertentangan dengan konstitusi," relawan Pro Pemilu Cerdas, Rizki Jayashee Persada, Rabu (9/11/2022).
"Presiden RI dipilih langsung oleh rakyat yang dilakukan KPU," kata dia.
Dia lantas mengingatkan jika Indonesia menganut asa demokrasi Pancasila bukan monarki di mana jabatan bisa diturunkan, diwariskan sehingga menjadi jatah siapa.
"Saya yakin, mayoritas pendukung Presiden Jokowi, termasuk saya, sama sekali tidak mendukung pernyataan presiden terkait penggantinya nanti dalam Pilpres 2024 jatah Prabowo," sambungnya. (*)