SuaraBandung.id - Di tengah permasalahan pribadinya, Dedi Mulyadi masih terus mengurusi kebutuhan warga Purwakarta.
Salam salah satu videonya, terlihat jika Dedi Mulyadi mengunjungi sebuah tempat pertanian yang beberapa lahannya tengah digarap untuk sesuatu.
Disambut hangat oleh warga, seperti biasa Dedi Mulyadi menyalami dan menyapa semua warga disana.
Saat menghimpiri salah satu petinggi karyawan disana, Dedi Mulyadi menanyakan batas tanah yang digunakan oleh perusahaan tersebut.
“Ini batasnya sampe mana, ini batasannya ngambil tanah saya sebagian,” kata Dedi Mulyadi.
Mendengar pernyataan yang dilontarkan oleh mantan bupati Purwakarta dua periode itu, sang petinggi setempat menjawab bahawasannya ia sama sekali tidak mengetahuinya.
“Terus terang aja pak saya gatau,” kata kayawan tersebut.
Mendengar jawaban tersebut, Dedi Mulyadi semakin marah dan menuntut jika benar bahwa pembangunan lahan disana menggunakan tanahnya.
“Mana yang punya tanah, Bu kadesnya suruh sini, jadi kalau garap itu liat dulu dong batasan tanahnya dimana, jangan tanah orang diambil” suruh Dedi Mulyadi.
Baca Juga: Zona Merah Banjir di Solok Selatan Mulai Berkurang
Melihat sang ibu kades akhirnya datang, Kang Dedi menyeletuk jika kades tersebut seorang yang single atau janda.
“Ini kadesnya single apa janda, jangan ketawa kita seirus ini,” kata Dedi Mulyadi.
Sambil marah-marah, Dedi Mulyadi masih terus menjelaskan jika garapan tersebut mengambil tanahnya tanpa seijin dia hampir seperempat hektar.
“Seperempat hektar dipake buat kawin, cukup tau gak,” jelas Dedi Mulyadi.
Namun ketika ditanya siapa calonnya, Dedi Mulyadi hanya menjelaskan jika pertanyaan nya sangat serius.
Bahkan ketika mengetahui kepada desa tersebut tidak tahu siapa pemilik tanah disana, Dedi Mulyadi langsung geram dan menyindirnya.