Disebut Menyekap dan Membuat Trauma Mantan Sopir, Nindy Ayunda Siap Dilaporkan oleh Pihak Nikita Mirzani

Suara Bandung | Suara.com

Minggu, 13 November 2022 | 11:48 WIB
Disebut Menyekap dan Membuat Trauma Mantan Sopir, Nindy Ayunda Siap Dilaporkan oleh Pihak Nikita Mirzani
Kuasa Hukum Nikita Mirzani, Fahmi Bachmid saat mendampingi istri dari mantan sopir Nindy Ayunda yang diduga menjadi korban penyekapan. ((Tangkapan Layar Youtube/ Cumi-cumi))

SuaraBandung.id – Kuasa hukum Nikita Mirzani, Fahmi Bachmid, beberapa waktu lalu mendatangi Polres Jakarta Selatan untuk menindaklanjuti perihal kasus yang menyeret Nindy Ayunda dan Dito Mahendra.

Dito Mahendra sendiri telah melaporkan Nikita Mirzani atas dugaan pencemaran nama baik yang berujung pada penahanan artis sekaligus presenter tersebut.

Meskipun Nikita Mirzani masih di dalam tahanan, kini bergerak Kuasa Hukumnya yang hendak menyerang balik pihak Dito Mahendra dengan membawa kasus perihal dugaan penyekapan yang dilakukan oleh Nindy Ayunda.

Kedatangan Fahmi Bachmid beberapa waktu lalu ke Polres Jakarta Selatan tidak sendiri, ia membawa saksi kunci atas dugaan penyekapan yang dilakukan Nindy Ayunda kepada mantan sopirnya, Sulaiman.

“Kehadiran hari ini bersama saksi pelapor, Ibu Rini, yang selama ini yang kita ceritakan, hampir dua tahun mencari keadilan untuk suaminya yang sempat disekap, dirampas kemerdekaannya pada tahun 2021,” tutur Fahmi Bachmid, dikutip dari kanal Youtube Cumi-cumi, Minggu (13/11/2022).

Sebab kasus penyekapan yang membidik Nindy Ayunda tersebut dikabarkan tidak ada tindak lanjutnya setelah dua tahun berlalu.

Padahal, kondisi Sulaiman sebagai korban pasca kejadian tersebut semakin menurun.

Istri dari Sulaiman, Rini, mengungkapkan apa yang dialami suaminya pasca penyekapan.  

“Rasa takut itu selalu ada semenjak kejadian itu. Suami saya tuh jadi kayak orang takut aja. Apalagi untuk jalan ke arah yang pernah dia disekap itu, takut dia,” ungkap Rini di hadapan awak media.

Bukan hanya ketakutan, Rini juga mengungkapkan bahwa suaminya mengalami gangguan dalam menangkap respon.

Hal ini yang juga yang membuat terimbasnya perekonomian keluarga mereka.

“Dan tulalit, jadi efeknya itu ke perkejaan, ke kehidpan kami ke keluarga. Gaada yang mau mempekerjakan orang tulalit, otomatis perekonomian keluarga terimbas. Sedangkan saya punya lima orang yang harus saya perjuangkan (nafkahi),” tuturnya lagi.

Bukan tanpa alasan Fahmi Bachmid bersama istri dari Sulaiman yang menjadi saksi kunci, mendatangi Polres Jakarta Selatan, pihak mereka hanya ingin menuntut keadilan.

(*)

Sumber: Youtube/Cumi-cumi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Nikita Mirzani Disebut Bangkrut sampai Utang Beli Garam Rp 2Juta, Admin si Nyai Beri Pengakuan Mengejutkan

Nikita Mirzani Disebut Bangkrut sampai Utang Beli Garam Rp 2Juta, Admin si Nyai Beri Pengakuan Mengejutkan

| Kamis, 10 November 2022 | 21:30 WIB

Nikita Mirzani Disebut Rugikan Dito Mahendra Karena Sepasang Sepatu

Nikita Mirzani Disebut Rugikan Dito Mahendra Karena Sepasang Sepatu

| Selasa, 08 November 2022 | 08:21 WIB

Si Nyai Ngotot Ingin Bebas, Sosok Ini Sebut Nikita Mirzani Berkorban demi Perubahan Hukum Lebih Baik

Si Nyai Ngotot Ingin Bebas, Sosok Ini Sebut Nikita Mirzani Berkorban demi Perubahan Hukum Lebih Baik

| Minggu, 06 November 2022 | 19:48 WIB

Terkini

Temukan Ancaman hingga Upaya Damai, LPSK Perkuat Perlindungan Korban Kekerasan Seksual di Pati

Temukan Ancaman hingga Upaya Damai, LPSK Perkuat Perlindungan Korban Kekerasan Seksual di Pati

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:17 WIB

Fendi, Celine, hingga Valentino Diskon Besar! Semuanya Promo dari BRI

Fendi, Celine, hingga Valentino Diskon Besar! Semuanya Promo dari BRI

Bri | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:16 WIB

Revisi UU Pemilu Tertahan di Legislatif, Akademisi Sebut Sekadar Tambal Sulam

Revisi UU Pemilu Tertahan di Legislatif, Akademisi Sebut Sekadar Tambal Sulam

Jogja | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:11 WIB

Kemnaker Perkuat Dunia Kerja Inklusif Melalui Pendampingan Penyerapan Tenaga Kerja Disabilitas

Kemnaker Perkuat Dunia Kerja Inklusif Melalui Pendampingan Penyerapan Tenaga Kerja Disabilitas

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:11 WIB

Terpopuler: Subsidi Motor Listrik Jalan Lagi, Deretan Mobil Berbaterai Nikel

Terpopuler: Subsidi Motor Listrik Jalan Lagi, Deretan Mobil Berbaterai Nikel

Otomotif | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:10 WIB

Duel Klasik Persija vs Persib Pindah ke Samarinda, Paulo Ricardo Tegaskan Mentalitas Pemenang

Duel Klasik Persija vs Persib Pindah ke Samarinda, Paulo Ricardo Tegaskan Mentalitas Pemenang

Bola | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:05 WIB

Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?

Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:04 WIB

Buntut Longsor Bocimi KM 72, BPJT Instruksikan Evaluasi Total Seluruh Aset Tol

Buntut Longsor Bocimi KM 72, BPJT Instruksikan Evaluasi Total Seluruh Aset Tol

Jabar | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:03 WIB

Langkah Damai 57 Bhikkhu Menuju Borobudur Warnai Waisak 2026

Langkah Damai 57 Bhikkhu Menuju Borobudur Warnai Waisak 2026

Foto | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:02 WIB

Terungkap! Taksi Green SM yang Mogok di Rel Bekasi Timur Ternyata Terlambat Servis Hingga 9.000 KM

Terungkap! Taksi Green SM yang Mogok di Rel Bekasi Timur Ternyata Terlambat Servis Hingga 9.000 KM

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:00 WIB