SuaraBandung.id - Rangkaian upacara pernikahan dengan menerapkan budaya adat di lingkungan masyarakat Jawa dikenal dengan istilah Ngunduh Mantu.
Kabarnya, perssiapan acara ngunduh mantu dalam rangkaian pernikahan Kaesang Pangarep dan Erina Gudono telah rampung.
Acara ngunduh mantu tersebut akan digelar di Loji Gandrung Solo, pada 11 Desember 2022.
Acara ngunduh mantu Kaesang Pangarep dan Erina Gudono memiliki alasan tersendiri untuk mengusung konsep Mataram Islam.
Dekorasi dalam acara tersebut juga akan menampilkan ornamen yang menggambarkan nuansa Yogyakarta dan Solo.
"Untuk Yogyakarta, itu hadir dari flora, tanaman dan simpel. Kalau Solo, itu yang ukiran fauna lebih detail," ungkap art director, Pandji Vasco Da Gama, dikutip dari kanal YouTube Berita Surakarta, Senin (5/12/2022)..
Adapun bunga-bunga yang akan ditampilkan di acara tersebut beragam namun disatukan dengan nuansa berwarna putih.
"Bunga-bunganya nanti ada anggrek, casablanca, pikok dan baby breath,” jelas Pandji.
Selain itu, bocoran yang disebutkan oleh art director di acara tersebut adalah kereta kencana yang nantinya akan dinaiki oleh Kaesang Pangarep dan Erina Gudono.
"Ada dua kereta kencana. Satu dalam Loji Gandrung, satu lainnya ada di luar," pungkas Pandji.
Diketahui sebelumnya konsep Mataram Islam yang diusung dalam acara ngunduh mantu Kaesang Pangarep dan Erina Gudono memiliki alasan tersendiri, yaitu terkait dengan darimana keduanya berasal.
"Kenapa Mataram Islam? Karena itu adalah cikal bakal dari keraton Surakarta dan Yogyakarta," ungkap Ranu Asmoro, owner Asmoro Decoration yang mengurus pernikahan Kaesang dan Erina.
Selain itu, tim dekorasi pun akan menggunakan punden mrajak sewu untuk penerapan konsep Mataram Islam tersebut.
"Di bagian bawah punden, akan ada daun jati. Kami mengimajinasikan sebagai alas berdirinya keraton Yogyakarta dan Solo," ujar art director, Pandji.