SuaraBandung.id – Beberapa waktu lalu Dedi Mulyadi sempat bagikan kabar bahagia perihal pernikahan dari pengasuh Nyi Hyang.
Dedi Mulyadi pun hadiri acara bahagia tersebut yang diadakan di Cianjur Selatan, pada Selasa (13/12) lalu.
Dalam perjalanan menuju lokasi yang dituju, Dedi Mulyadi berhenti di salah satu tempat yang ternyata hampir mirip seperti pasar.
Banyak pedagang sayuran yang menjajakan dagangannya, berjejer di lokasi tersebut.
Kehadiran Dedi Mulyadi di lokasi tersebut ternyata dikenali oleh masyarakat setempat, yang kemudian meminta foto bersama dengan mantan Bupati Purwakarta tersebut.
Dedi Mulyadi bukan hanya sekedar mendatangi lokasi tersebut, namun juga membeli sayuran yang dijual oleh pedagang setempat.
Selesai dari tempat tersebut, Dedi Mulyadi melanjutkan perjalanannya menuju lokasi tujuannya semula, yakni tempat pernikahan pengasuh Nyi Hyang, Teh Elis.
Perjalanan yang cukup jauh akhirnya mengantarkan Dedi Mulyadi bersama rombongannya sampai di Cianjur Selatan.
Kehadiran Dedi Mulyadi lagi-lagi disambut antusias oleh masyarakat setempat, yang langsung menyalami sembari mengambil potret Dedi Mulyadi.
Acara pernikahan yang digelar di halaman depan rumah Teh Elis, membuat Kang Dedi Mulyadi langsung datangi kediaman rumahnya.
Sebelum bertemu dengan sang pengantin, Dedi Mulyadi dijamu oleh Ibu-ibu yang sedang mempersiapkan jamuan makanan untuk tamu undangan.
Dedi Mulyadi pun lahap memakan makanan yang tengah disajikan, sambil sesekali bercanda dengan Ibu-ibu tersebut.
Saat disajikan satu jenis makanan, Dedi Mulyadi membicarakannya sambil bercanda dengan menyebutkan dirinya tidak butuh apa yang diberikan Ibu-ibu tersebut, namun membutuhkan seorang janda.
“Saya enggak butuh rende, butuhnya randa (janda),” ucapnya, dikutip dari kanal Youtube Kang Dedi Mulyadi Channel, Rabu (14/12/2022).
Ucapan spontan Dedi Mulyadi tersebut sukses membuat Ibu-ibu yang mengelilingi dirinya tertawa.
Melihat adik dari Teh Elis, Kang Dedi Mulyadi pun memuji kecantikannya.
Dedi Mulyadi yang masih berbincang sambil menyantap makanan, tiba-tiba diminta untuk keluar dari rumah kediaman Teh Elis.
Dimintanya Dedi Mulyadi keluar dari kediaman Teh Elis, dengan maksud untuk disambut kedatangannya secara tradisi.
Namun Dedi Mulyadi menolak hal tersebut, dengan alasan sambutan tersebut seharusnya dilakukan menyambut seorang pengantin pria.
Ia pun membawa obrolan tersebut dikaitkan dengan adik dari Teh Elis.
“Lengser itu bukan untuk menyambut saya, tapi menyambut pengantin pria. Emangnya saya mau menikah dengan adiknya Teh Elis?,” jawabnya.
Sontak saja jawaban tersebut kembali membuat gelak tawa Ibu-ibu yang mengelilinya.
Salah satu Ibu-ibu pun kembali membicarakan adik dari Teh Elis, namun Dedi Mulyadi menuturkan bahwa dirinya ingat dengan putri bungsunya, Nyi Hyang.
Ia pun menuturkan bahwa kini dirinya tak lagi memikirkan perihal wanita, karena membuatnya pusing sendiri.
“Tidak lagi berpikir tentang wanita, bikin pusing,” ucapnya lagi.
Selesai menyantap sajian yang disajikan, salah satu Ibu-ibu memberikan pertanyaan tentang dimana Dedi Mulyadi mencuci tangan setelah makan, melihat banyaknya orang yang sedang berkerumun di sekitar kediaman Teh Elis.
Mendapat perhatian semacam itu, Dedi Mulyadi pun menjawab bahwa dirinya mandiri.
“Tenang, Dedi Mulyadi tidak usah dilayani, sudah bisa melayani dirinya sendiri,”
Setelahnya, akad nikah pun berlangsung dengan Dedi Mulyadi yang menjadi salah satu saksinya.
(*)
Sumber: Kang Dedi Mulyadi Channel