Jika ingin berkuliner dengan sensasi arsitektur bangunan ala Santorini, restoran Camelian Sky View menjadi sangat layak untuk dicoba.
Sementara bagi yang hanya butuh tempat ngopi saja sambil nongkrong bareng teman-teman maka Shady Cafe menjadi pilihannya. Lokasinya berada di ketinggian sambil menikmati view kebun teh dan Situ Cileunca.
"Fasilitas lainnya ada wahana flying fox, ATV, paintball, restoran dengan sky view dan coffee shop. Perwahana bayar lagi mulai dari Rp 10.000 untuk jembatan kaca sampai Rp 175.000 untuk ATV dengan jalur jelajah sejauh 3 km," jelas Rafi.
Salah seorang pengunjung, Fadilla Resna (21) mengungkapkan, dirinya sudah tiga kali berkunjung ke Nimo Highland. Ia mengaku tertarik untuk datang lagi karena suguhan pemandangan indah yang menurutnya berbeda dengan obyek wisata lainnya.
"Aku sudah tiga kali kesini, tertarik kesini lagi karena pemandangannya indah, cocok buat healing bareng teman-teman," ujarnya.
Kabut yang menyelimuti Nimo Highland khususnya di area jembatan kaca membuat Fadilla dan temannya tak bosan untuk kembali berkunjung.
"Ada kabut justru lebih indah karena salah satu tujuan kesini memang mau lihat kabut, unik dan di kota memang jarang lihat kabut, apalagi sekarang ada konser musik juga," tuturnya.