SuaraBandung.id – Sejak kemarin (12/1/2023) publik disibukkan untuk ikut membaca sinyal-sinyal tersembunyi yang disampaikan Ketua Umum PDI-Perjuangan, Megawati Soekarnoputri.
Megawati menyampaikan pidato di hadapan para kadernya pada HUT PDI-Perjuangan ke-50, dan dinilai publik bahwa pembahasannya banyak menyinggung tentang isu kepemimpinan.
Dalam beberapa kesempatan, hal yang paling ditunggu publik adalah jawaban atas pertanyaan siapa yang akan menjadi bakal calon presiden dari Partai PDIP untuk pemilihan presiden (Pilpres) 2024 mendatang.
Sebagaimana yang disampaikan oleh Karni Ilyas di Kanal YouTube Indonesia Lawyers Club (ILC).
“Saya kira nggak akan ada yang mengalahkan berita yaitu pidato ulang tahun PDIP dari ketua umumnya Megawati Soekarnoputri.”
“Kenapa? Karena pidato itu banyak ditunggu-tunggu oleh publik. Apalagi Ibu Mega udah 3 tahun tidak pernah ngomong di publik.”
“Dia muncul dan publik juga lagi berharap siapa yang jadi calon dari PDIP untuk Pilpres pada 2024 yang akan datang,” ucap Karni Ilyas di menit awal diskusi Indonesia Lawyers Club (ILC) dan dikutip pada Jumat (13/01/2023).
Namun, hal yang ditunggu-tunggu oleh publik tentang siapa sosok yang akan diusung PDI-Perjuangan sebagai bakal calon presiden Republik Indonesia untuk Pilpres 2024.
Ternyata tidak pernah keluar sebuah nama pun dari ketua partai PDI-Perjuangan itu hingga akhir pidato Megawati yang cukup panjang.
“Tapi yang ditunggu-tunggu publik itu tidak keluar. Walaupun dia sempat mencandai bahwa yang di ditunggu-tunggu Itu dia tidak akan sebutkan.”
“Dia bilang itu urusan gue bukan urusan lo, urusan gue,” pungkas Karni Ilyas di diskusi Indonesia Lawyers Club (ILC) dan dikutip pada Jumat (13/01/2023). (*)
Sumber: YouTube Indonesia Lawyers Club