2. Amalan lewat jalan harta
Lanjut UAH mengungkapkan amalan lain yang bisa kita kerjakan
"pun demikian kita meningkatkan amalan lewat jalan harta" ungkapnya, kemudian UAH sebutkan amalan itu seperti:
- harta dengan sedekah, infaq atau dengan pengetahuan
- kita share ilmu pengetahuan ditengah era media sosial seperti ini, bisa dengan membuat status berisi hadist yang bermanfaat dan ayat-ayat yang dapat memotivasi
3. UAH juga mengajak kita untuk mulai kebiasaan meninggalkan perbuatan kontra produktif yang disebut dengan maksiat.
Kebiasaan tersebut seperti berikut:
- mulailah menanggalkan pikiran-pikiran negatif, lalu menjaga lisan, pandangan, pendengaran, seluruh raga sampai ke ujung kaki dari keinginan melakukan maksiat.
-jadikan momentum untuk menghindari perbuatan seperti hoax, serta jika ada perselisihan hendaknya segera disudahi.
4. Serta yang terakhir, UAH menyampaikan bahwa
"Nabi Saw pernah mengisyaratkan satu amalan yang menghimpun semua amalan tersebut, yaitu meningkatkan puasa di bulan haram." ungkap Ustad Adi
"Karena puasa hakikatnya meningkatkan ketaqwaan, ibadah, sekaligus berlatih mencegah kita dari larangan Allah dan Rasulnya." lanjutnya.
Baca Juga: Ganjar Menang Banyak di Survei Capres LSI
Itulah amalan-amalan yang disampaikan UAH untuk dapat kita lakukan dengan konsisten di bulan mulia ini.
UAH mengharapkan, setelah kita terus menerus mengamalkan amalan tersebut maka muncul lah peningkatan dari diri kita ke arah yang lebih baik.
"Sehingga peningkatan kekhusyuan dalam jiwa kita, kekuatan dan semangat taqarub kepada Allah sampai saat tiba Ramadhan nanti, kita lebih siap membiasakan diri dengan ibadah.
"dan hikmah dari bulan Rajab ini menjadi pelatihan awal menuju puncak peribadatan yakni bulan Ramadhan." Pungkas Ustad Adi Hidayat
Ustad Adi kembali mengingatkan "ingat! Rajab pembuka, Syaban penguat,Ramadhan hakikat perjuangan dari persiapan-persiapan sebelumnya" ucapnya,
"Tingkatkan tahajud memohon kepada Allah dan perbanyak Tilawatil qur'an" tandas kata Ustad Adi