SuaraBandung.id – Persib Bandung telah mendatangkan rekrutan terakhir mereka di detik-detik akhir jendela transfer putaran dua BRI Liga 1 musim 2022/2023, pada Selasa (31/1/2023) malam tadi.
Guna menjaga asa kans juara, tentu perlu tindakan antisipasi dari segala kemungkinan yang akan terjadi pada tim, termasuk potensi cedera yang kini tengah menghantui pos penjaga gawang Persib.
Manajemen Persib Bandung mengambil langkah cepat, dengan resmi mengumumkan rekrutan baru penjaga gawang berusia 25 tahun, Mario Fabiyo Londok dari klub liga 2 Persipura Jayapura.
Pemain kelahiran Kotamobagu, Sulawesi Utara ini lahir pada 14 November 1997. Mengawali karier di klub profesional pertamanya yaitu Persma Manado pada tahun 2014.
Ternyata, Mario sempat melanglangbuana di berbagai klub divisi dua liga Indonesia, atau kini bernama Liga 2.
Namanya mulai dikenal saat membela klub kebanggan asal Kalimantan Selatan, Martapura FC.
Sempat hijrah ke klub Celebest FC untuk satu musim 2015-2016, lalu memutuskan kembali bersama Martapura FC pada tahun 2016 selama satu musim sampai tahun 2017. Kemudian direkrut Persidago Gorontalo pada tahun 2018-2019.
Barulah setelah itu, dirinya bergabung dengan Persipura sejak tahun 2019 sampai 2022. Serta menjadi pilihan utama penjaga gawang klub berjuluk Mutiara Hitam tersebut.
Sebelum bergabung dengan Persib, Mario bermain dalam tiga pertandingan dari enam laga yang dilakoni Persipura, sebelum kompetisi resmi dihentikan PSSI. Mencatatkan dua kali cleansheet, satu kali kebobolan, dan satu kartu kuning.
Baca Juga: Berhasil Bawa Persib Bandung ke Puncak, Warganet Minta Perpanjang Kontrak Luis Milla 50 Tahun!
Mario diharapkan dapat lebih mengoptimalkan potensinya lewat polesan pelatih kipper Luizinho Passos
Setelah resmi diumumkan lewat akun resmi Persib, berbagai tanggapan muncul dari Bobotoh
“Jelang Kepulangan tim dari Semarang, ada yang ikut rombongan menuju (puncak)” tulis Persib, dengan menyertakan poster “wilujeng sumping Mario!”
Namun sebagian bobotoh malah ‘salfok’ (Salah fokus) menyoroti keunikan nama pemain anyar tersebut
“aya sato, buaya & londok bahaya kieu” cuit akun @IlhaamAG
yang jika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia “ada binatang, buaya dan bunglon, ini bahaya”
“tinggal maung na wkwk” timbal @nazr***
yang jika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia “tinggal harimaunya”
Bobotoh mengkonotasikan nama pendek pemain tersebut berartikan nama hewan dalam bahasa sunda. Untuk diketahui ‘Londok’ dalam bahasa sunda berarti bunglon.
Ada-ada saja bentuk dukungan kepada tim kebanggannya tersebut, tak jarang bobotoh sering lontarkan canda dan gurauan dengan para pemain Persib. (*)