SuaraBandung.id - Isra Miraj adalah peristiwa penting dalam sejarah Islam. Sebab, dalam peristiwa inilah awal Nabi Muhammad SAW mendapat perintah untuk menunaikan salat sebanyak lima waktu.
Isra Miraj menjadi bagian perjalanan yang dilakukan oleh Nabi Muhammad dari Masjidil Haram, Mekah ke Masjidil Aqsha, Palestina. Untuk kemudian diangkat ke langit ketujuh atau Sidratul Muntaha untuk menghadap Allah SWT.
Perlu diketahui bahwa semua perjalanan tersebut dilakukan Nabi Muhammad hanya dalam satu malam. Tentu hal tersebut terdengar mustahil, tapi Inilah salah satu mukjizat yang diberikan Allah SWT kepada Nabi Muhammad.
Peristiwa Isra Miraj termasuk mukjizat yang diberikan kepada Nabi Muhammad. Hal ini karena semua perjalanan tersebut dilakukan Rasulullah hanya dalam satu malam.
Tidak hanya itu, peristiwa penuh sejarah bagi umat muslim ini juga memiliki keutamaan yang perlu diketahui, berikut beberapa di antaranya.
1. Pentingnya Salat
Isra Miraj menjadi awal Nabi Muhammad menerima wahyu tentang jumlah salat yang dilaksanakan dalam sehari. Nabi Muhammad bersabda:
“Tatkala perintah Allah memenuhi Sidratul Muntaha, maka Sidratul Muntaha berubah dan tidak ada seorang pun dari makhluk Allah yang bisa menjelaskan sifat-sifat Sidratul Muntaha karena keindahannya. Maka, Allah SWT memberiku wahyu dan mewajibkan kepadaku salat 50 kali dalam sehari semalam," (HR. Muslim no. 162).
Dari hadis itu disebutkan, mulanya jumlah salat yang harus dilaksanakan dalam sehari adalah 50 kali. Namun, setelah Nabi Muhammad beberapa kali bertemu dengan Allah SWT, jumlah tersebut akhirnya berkurang menjadi lima kali dalam sehari.
Baca Juga: Suka Duka Agnez Mo Tinggal di Amerika, Bawa Ulekan Sampai Masak Sambal Sendiri
Ini menunjukkan bahwa salat menjadi hal yang utama dan wajib dilaksanakan, sebab merupakan tiang agama bagi umat muslim.
2. Penegasan kebesaran Allah SWT
Isra Miraj menegaskan kebesaran Allah SWT atas segala sesuatu. Perjalanan Nabi Muhammad SAW ke Sidratul Muntaha menunjukkan kebesaran Allah SWT dan pengaruh-Nya yang tidak terbatas.
Al-Quran menyebutkan peristiwa ini dalam Surah Al-Isra ayat 1:
"Maha Suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Al Masjidil Haram ke Al Masjidil Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia adalah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui."
3. Kemuliaan Nabi Muhammad SAW