SuaraBandung.id - Perselingkuhan dalam rumah tangga tentunya sangat menyakitkan, terlebih perselingkuhan itu sampai pada berzinah.
Berzinah adalah perbuatan dosa di dalam islam. Dosa yang paling berat untuk diampuni.
Lalu bagaimana jika pasangan kita berzinah? Pasti ada rasa bimbang untuk mempertahankan hubungan itu.
Berikut tanggapan Buya Yahya saat menjawab pertanyaan dari salah satu jamaahnya terkait hal tersebut.
“Kalau ada orang punya pasangan berzinah, bisa jadi dia kepeleset. Jika hati masih kuat untuk mendidik dia, maka itu jauh lebih bagus daripada di lepas tanpa didikkan," jawab Buya Yahya pada awalnya, Sabtu (28/1/2023).
Terkait kebimbangan, Buya Yahya kemudian menjelaskan lebih lanjut, karena menyangkut dengan ikatan rumah tangga.
"Sakit hati, iya sakit hati. Bagaimana tidak? Ada cinta, ada hati. Makanya harus ada komitmen dan kesepakatan baru. Mendidik jauh lebih bagus tentu disaat ada tanda pasangan ada penyesalan. Sambutlah kerinduannya untuk tobat," kata Buya Yahya.
Namun jika si pasangan tetap tidak bisa, maka lebih baik diceraikan secara baik-baik. Namun, pilihan tersebut adalah pilihan terakhir.
"Makanya bantu dia untuk bertobat, diterima lagi jika dia mampu. Bisa menyimpan rasa sakit hati dan marahnya, kalau tidak mampu, lebih baik bercerai tanpa disebutkan penyebabnya,” katanya.
Baca Juga: Temuan Pergerakan Uang Mencurigakan Rp300 Triliun, Mahfud MD: Itu Sejak 2009, Melibatkan 460 Orang
Buya Yahya menambahkan, jika berpisah tidak perlu menyebutkan penyebabnya kepada orang lain, bahkan ke anak-anaknya.
Hal itu ditakutkan merusak mental anaknya dan mengakibatkan permusuhan antara anak dan orang tua.
Menurutnya, broken home diakibatkan perpisahan yang seperti itu. Jadi jika kamu sedang bimbang dengan pasanganmu dengan persoalan yang sama, coba renungi sejenak sesuai arahan Buya Yahya. (*)
Sumber: Youtube Al-Bahjah TV