SuaraBandung.id - Kisruhnya kasus perceraian Venna Melinda dan Ferry Irawan belum juga usai.
Bahkan pihak Venna Melinda dan Ferry Irawan kini semakin memanas. Dalam video yang diunggah salah satu kanal YouTube menyebutkan bahwa Venna Melinda sampai menangis histeris dan gelagapan di depan Ferry Irawan.
Video yang diunggah oleh kanal YouTube INFLUENCER ARTIS ini berjudul "TANGISAN HISTERIS!! VENNA MELINDA GELAGAPAN DIBUAT FERRY IRAWAN…” yang sudah ditonton seribu penayangan oleh warganet.
Dalam thumbnail video tersebut juga memperlihatkan potret Venna Melinda dan Ferry Irawan yang bertuliskan “TANGISAN HISTERIS VENNA MELINDA NAIF DIBALIKAN FAKTA OLEH FERRY IRAWAN.”
CEK FAKTA :
Berdasarkan penelusuran tim SuaraBandung.id (17/3/2023), apa yang dinarasikan dan ditayangkan oleh kanal YouTube INFLUENCER ARTIS ini tidaklah benar.
Dalam video berdurasi 2:51 itu berisi tentang tangisan Venna Melinda saat sidang mediasi yang dihadiri Ferry Irawan melalui video call.
Dalam video narator hanya membahas klarifikasi tangisan dari Venna Melinda saat mediasi yang disebabkan oleh kesedihan sata menceritakan rumah tangganya dari awal hingga menggugat cerai Ferry Irawan karena Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).
Tak ada pembahasan mengenai Venna Melinda yang menangis karena gelagapan di hadapan Ferry Irawan.
Baca Juga: Mario Dandy Keukeuh Amanda Sukses Bisik Dirinya untuk Aniaya David
KESIMPULAN :
Video yang diunggah oleh kanal YouTube INFLUENCER ARTIS ini berjudul "TANGISAN HISTERIS!! VENNA MELINDA GELAGAPAN DIBUAT FERRY IRAWAN…” pada Senin (17/3/2023) adalah hoax atau berita palsu.
Tidak ada pernyataan valid yang menyatakan bahwa Venna Melinda menangis histeris hingga gelagapan di hadapan Ferry Irawan.
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta bandung.suara.com (Suara Network Jabar) mitra suara.com.
Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi).
Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini.